
Li Han lalu mengayunkan pelan tangannya, dan kepala dari rusa itu perlahan-lahan terlepas dari tubuhnya, setelah itu Li Han membawa kepala dari rusa itu dan memasukkan tubuhnya kedalam ruang penyimpanan.
Setelah itu Li Han membawa mereka kembali dari puncak gunung itu, dan setelah sampai dibawah Li Han menyuruh si ular untuk mengumpulkan beberapa batang kayu untuk dibakar.
Lalu si ular kembali tanpa membawa batang kayu yang disuruh oleh Li Han, tapi dia membawa batang beserta dengan pohon-pohonnya.
Li Han lalu menyuruh keempat naga kecil untuk membakar pohon yang sudah dibawa oleh si ular, namun keempat naga kecil itu awalnya enggan untuk melakukannya, namun setelah Li Han menatap tajam kearah mereka berempat akhirnya mereka mau melakukannya.
Asap yang sangat tebal membumbung tinggi keatas langit, namun disusul juga dengan bau yang sangat enak.
"Lumayan juga rasanya, hei kalian bagaimana rasanya?"
"Enak, ini enak sekali tuan, jadi begini rasanya sebuah tanduk" jawab si ular, namun keempat naga kecil itu masih sibuk memakan tanduk rusa itu tanpa memperhatikan perkataan Li Han.
Lalu setelah selesai menghabiskan seluruh tanduk rusa itu, Li Han lalu kembali naik kepunggung si ular dan hendak pergi menuju target selanjutnya.
"Pegangan erat-erat!"
__ADS_1
Sriingg...
Mereka lalu sampai lagi disebuah tempat, tempat yang mereka kunjungi saat ini hanya memiliki hutan bambu dimana-mana, dan tepat ditengah-tengah hutan bambu itu terdapat seekor panda yang sedang tidur dengan pulasnya.
"Hmm, Battle Emperor Panda ya, kekuatannya saat ini sebanding dengan seseorang ranah Kaisar jika dia keluar dari alam kecil ini, namun tampaknya dia menyembunyikan kekuatan miliknya agar tidak memancing masalah"
"Akan kuakhiri dengan amat sangat cepat"
Slashh...
Dengan sekejap mata Li Han memotong kepala, tangan, dan kaki milik panda itu, kemudian Li Han memasukkannya kedalam ruang penyimpanannya, sebelum pergi Li Han juga memasukkan seluruh hutan bambu itu kedalam ruang penyimpanannya, dan setelah itu dia kembali kepunggung si ular dan hendak pergi ke target selanjutnya.
Sriingg...
"Hei kalian berlima apakah kalian sudah siap untuk pertempuran terakhir?" tanya Li Han kepada si ular dan keempat naga kecil itu.
Mereka berlima lalu menganggukkan kepala mereka, setelah melihat hal itu Li Han lalu berpindah tempat menuju tempat perburuan terakhir.
__ADS_1
Setelah sampai disana, terlihat 5 pilar batu raksasa yang membumbung tinggi keatas langit, awan gelap dan badai petir menyelimuti kelima pilar itu, lalu mereka berenam diserang oleh sekawanan monster yang berada didekat kelima pilar itu, tentu saja hanya dalam sekejap saja Li Han langsung melenyapkan seluruh monster yang menyerangnya.
"Naga, bahan terakhir sudah kutemukan, dan kelima naga itu berasal dari ras yang berbeda, hehehehe sekarang saatnya untuk menghancurkan Naga"
Li Han lalu turun dari punggung si ular, kemudian Li Han berkata kepadanya, "Kamu pergilah menjauh dari sini jika masih ingin pulang hidup-hidup, kalau begitu aku pergi dulu"
Sriingg...
Li Han menghilang dari pandangan mereka, dan saat mereka menengok kearah langit mereka melihat bahwa Li Han sudah berada ditengah-tengah kelima pilar itu, kemudian si ular bergegas pergi dari sana karena dia masih ingin bertahan hidup.
Sementara itu disisi lain, Li Han melihat kearah kelima pilar itu, setelah itu dia merentangkan kedua tangannya lebar-lebar dan kemudian menepukkan tangannya.
Boommm...
Sebuah ledakan muncul setelah Li Han menepukkan tangannya, dan akibat dari ledakan itu menghancurkan kelima pilar itu, kemudian kelima naga yang menghuni pilar-pilar itu muncul.
"Dan sekarang saatnya untuk"
__ADS_1
"MENCINCANG-CINCANG KADAL!!"
•*Bersambung*•