Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi
23. Melawan Beast King (2)


__ADS_3

Setelah bepergian selama beberapa jam, mereka berdua lalu sampai disebuah desa kecil.


"Kamu disini terlebih dahulu, aku ingin melihat desa itu!"


"Baik tuan"


Li Han lalu melompat turun dari punggungnya, dan setelah itu Li Han mulai berjalan perlahan mendekati pintu masuk desa itu.


Baru sampai didepan pintu, sebuah anak panah melesat tepat disamping Li Han, setelah itu muncul beberapa orang yang keluar dari pintu masuk desa itu.


"Siapa kamu, dan darimana kamu berasal?"


Li Han lalu menjawab, "Tenang, tenanglah aku tidak bermaksud buruk, aku cuma ingin bertanya apakah ada salah satu Dewa Monster yang berada disekitar sini?"


Mereka semua terkejut mendengar perkataan Li Han, mereka semua lalu mulai berbicara satu sama lain, setelah itu salah satu dari mereka menunjuk kearah sebuah bukit yang terletak tak jauh dari sana.


"Disana, jika kamu pergi kesana kamu bisa menemukan Dewa Kelelawar"


Li Han menganggukkan kepalanya, setelah itu kembali menuju ke si ular.


"Ayo pergi!"


"Baik tuan"


Mereka berdua lalu pergi dari desa itu dan hendak menuju kearah bukit yang ditunjukkan oleh salah satu warga desa.


Sesampainya di lereng bukit itu, Li Han dan si ular dihadang oleh seekor kelelawar raksasa, dan kelelawar itu langsung menyerang mereka berdua.


"Python karena kamu berani datang kemari, aku akan mengambil nyawamu!"


"Humph, kelelawar rendahan berani sekali kamu mengatakan akan mengambil nyawaku, terima ini!"


Si ular lalu mengayunkan ekornya kearah Kelelawar itu, namun dengan cepat dia menghindari ayunan ekor milik si ular.


"Hahahaha, kamu masih memiliki beberapa kekuatan setelah bertarung melawan si sapi itu ya"

__ADS_1


"Huhh, bagaimana kamu bisa mengetahui hal itu?"


"Hahahaha, tentu saja aku mengetahuinya, karena sebelumnya kami berempat sudah bekerja sama untuk menjatuhkanmu, tapi karena kamu telah membunuh si sapi itu duluan, maka kami bertiga yang akan membunuhmu!"


"Bertiga? Kamu kan sendirian"


"Hehehehe, Landak, Elang keluarlah!"


Lalu dari bawah tanah muncul seekor landak raksasa yang langsung menyerang si ular, dan dari atas langit muncul seekor elang raksasa yang juga ikut menyerangnya.


Karena serangan dadakan itu membuat si ular menerima beberapa luka, dan setelah itu dia dikepung oleh mereka bertiga.


"Hahahaha, bagaimana caramu untuk bertahan hidup sekarang hahh!" ujar Kelelawar.


"Huff...huff, kalian bertiga akan kubunuh kalian, dengan cara yang sama seperti yang kulakukan pada sapi itu!"


"Terima ini, Python Breath!"


"Hahahaha, kamu mengira hanya ada aku yang menjadi lawanmu"


"Baiklah!"


"Thunder Eagle Claw"


"Thousand Poison Thorn"


Boommm...


Si ular mendapatkan serangan langsung dari mereka berdua, akibat dari serangan itu membuat sebuah luka cakar dan sekujur tubuhnya ditancapi oleh duri-duri.


Namun si ular mencoba untuk bangkit lagi, setelah mencoba dengan sangat keras akhirnya dia bisa bangkit kembali.


"KALIAN MEMBUATKU MARAH!"


"PYTHON DOMAIN!"

__ADS_1


Lalu sebuah lingkaran muncul dan menekan mereka bertiga, namun karena kekuatannya yang sudah melemah, mereka bertiga hanya merasakan sedikit tekanan saja.


"Hahahaha, ular apa kamu sudah melemah?"


"GRRR, ROARRRRRRRR"


"PYTHON TRANSFORMATION"


Tubuh si ular lalu membesar menjadi seukuran sebuah bukit, dan dia lalu mengayunkan lagi ekornya, karena dengan ukurannya jelas ayunan ekornya menjadi lebih kuat lagi, dan ketiga Beast King itu hanya bisa menerima serangan itu.


Boommm...


Ketiga Beast King itu terlempar sangat jauh hanya dengan ayunan ekornya, tapi mereka semua tidak menerima luka yang parah, melihat hal itu si ular langsung mengayunkan ekornya lagi, dan mereka bertiga yang belum siap menerima serangan langsung terkena serangan telak.


"KALIAN BILANG APA TADI? AKU MELEMAH, BAIKLAH AKAN KUTUNJUKKAN BAGAIMANA KEKUATAN MILIK SESEORANG YANG SUDAH MELEMAH"


Boom...Boom


Si ular mengayunkan lagi ekornya, dan setelah beberapa ayunan ketiga Beast King itu akhirnya tidak sadarkan diri.


Lalu si ular kembali berubah kebentuk asalnya, dan setelah itu dia juga ikut tidak sadarkan diri, Li Han yang melihat hal itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Haishh, kekuatan miliknya ini masih terlalu lemah jika dibandingkan dengan Heaven-Swalloing Python, apakah karena dia hanyalah ras cabang maka dari itu kekuatannya sangat lemah?, Hmm entahlah itu bukan urusanku, nampaknya makan malam hari ini adalah paha Elang"


Li Han lalu memasukkan ketiga Beast King itu kedalam ruang penyimpanan, dan setelah itu dia menyeret tubuh si ular entah kemana.


Keesokan paginya.


Si ular terbangun karena mencium bau yang sangat lezat, setelah benar-benar sadar dia melihat Li Han sedang memanggang seekor Landak raksasa.


"Tu-tuan, ya-yang ka-kamu pa-panggang i-itu?"


Li Han lalu menjawab, "Benar, aku ingin mencoba daging seekor landak, ayo ikut makan bersamaku kamu harus memulihkan kondisimu karena beberapa hari kamu harus melawan beberapa Beast King lagi!"


"Ehh? Ehhhhhhh?"

__ADS_1


•*Bersambung*•


__ADS_2