
Keesokan paginya, Li Han terbangun karena dia merasa ada yang sedang merangkulnya, dan ternyata itu benar orang yang sedang merangkulnya adalah pelayannya yang ketiduran setelah makan malam dadakan kemarin.
Li Han hanya menggelengkan kepalanya saat melihat hal itu, dia lalu menyentuh kepalanya dengan jarinya dan dalam sekejap pelayan itu langsung terbangun.
Dia menjadi sangat terkejut karena dia tidur satu ruangan dengan tuannya.
"Maaf, maaf tuan muda, saya benar-benar minta maaf, saya ketiduran setelah makan ayam kemarin malam, maafkan saya tuan muda"
"Cukup! Sekarang pergilah untuk membersihkan diri agar tidak ada yang salah paham tentang hal ini!"
"Ba-baik tuan muda"
Dia lalu dengan cepat pergi dari sana, dan dia sama sekali tidak menyadari bahwa dari kejauhan ada orang yang sedang mengawasinya, orang itu tersenyum jahat setelah melihatnya pergi.
"Hehe, jadi bagaimana cara kamu untuk mengatasinya kali ini adik kecilku yang malang, hahahaha"
Sring...
Dia lalu menghilang dari sana, dan Li Han hanya menunjukkan senyum kecil setelah kepergiannya.
"Urusan kecil seperti ini tidak akan menjadi masalah, toh kalau aku mau sekarang juga bisa kubantai keluarga ini, yang penting sekarang adalah saatnya untuk membuat sebuah array"
"Darah ayam sudah cukup untuk bahannya, jadi sekarang"
Li Han lalu menggabungkan kedua telapak tangannya, "Array Kecil-Kecilan Pengumpul Qi"
Darah ayam yang kemarin malam ia sebarkan keseluruh ruangan mulai membentuk sebuah kubah, dan kemudian itu menghilang secara sekejap.
"Arraynya sudah jadi, batas penggunaannya adalah 3 hari, namun aku persingkat menjadi 1 detik, jadi saatnya bersiap untuk hantaman Qi"
Whuushh...
Angin mulai berhembus kencang, dan sebuah cahaya menyambar dari langit tepat diarah Li Han.
"Hahahaha, ini dia rasanya"
"SERAP SEMUANYA, TEKNIK TUBUH TANPA NAMA"
Bussh...
Dalam hitungan detik saja seluruh cahaya yang ada dilangit itu menghilang dan angin mulai berhembus normal.
__ADS_1
"Meridian dan Dantianku meningkat 3 kali lipat, jadi aku pasti sudah berada di ranah pertama tingkat ketiga, dan ditambah dengan Teknik Tubuh Tanpa Nama yang meningkat 2 kali, kekuatanku sekarang sudah meningkat pesat"
"Oh iya aku juga harus berterimakasih kepada bukit kecil dibelakang karena memberikan aku hadiah yang sangat memuaskan"
Li Han lalu menangkupkan tangannya dan dia juga membungkukkan badannya, dia juga melihat bahwa ada banyak cairan hitam dibawahnya.
"Seluruh kotoran ditubuh sudah dihilangkan, banyak orang mengira bahwa sebenarnya kotoran ini bisa dimanfaatkan menjadi sebuah hal yang luar biasa"
Li Han lalu menyentuh cairan itu dan cairan hitam itu langsung menutupi seluruh tangannya.
"Jadilah pelindung!"
Lalu cairan hitam itu berubah menjadi sebuah perisai, Li Han lalu menjentikkan jarinya dan cairan hitam itu menyatu dengan bayangannya.
"Walaupun tak seberapa namun jika ingin mempunyai perlindungan double bisa menggunakan ini"
Disisi lain ada puluhan orang yang datang ketempat Li Han berada mereka juga membawa pelayan Li Han.
Sesampainya disana mereka lalu mulai berteriak menyuruh Li Han untuk keluar dari sana.
"Sampah Keluarga keluar kau!"
"Li Han keluar sekarang, kau harus bertanggungjawab atas hal ini"
Li Han lalu keluar dari ruangannya, dan orang-orang itu berhenti berteriak, lalu pemimpin mereka semua dengan sikap soknya berkata kepada Li Han, "Li Han bisakah kamu menjelaskan kenapa pelayan Yu tidur bersamamu semalam?"
Li Han lalu mengeluarkan tatapan mengejek dan ia lalu berkata, "Lihatlah kesamping kanan kalian!"
Mereka semua lalu melihat kearah kanan mereka, karena tidak ada apa-apa mereka kembali menengok kearah Li Han dengan ekspresi marah, namun yang ada malahan mereka semua menjadi sangat ketakutan saat melihat kearah Li Han.
"Kenapa? Takut?"
Mereka melihat bahwa Li Han membawa potongan kepala pimpinan mereka, dan sama sekali tidak ada darah yang mengucur dari kepala itu.
"Asalkan ditebas dengan benar maka hal ini bisa terjadi, jadi sekarang apa kalian masih ingin membuat MASALAH!!"
Mereka semua mengucurkan keringat dingin, mereka hendak pergi dari sana namun kaki mereka sama sekali tidak bisa digerakkan karena rasa takut yang begitu besar.
"Kalau kalian tidak pergi dari sini dalam hitungan ke 3 maka kalian akan bernasib sama dengannya!"
"1"
__ADS_1
"2"
"La-LARIII"
"Ahhhh, ada pembunuhan!"
Mereka semua langsung lari tunggang langgang meninggalkan Li Han dan pelayan Yu, mereka sangat ketakutan dengan apa yang mereka lihat.
"Nah beberapa tikus sudah dibersihkan, jadi sekarang kenapa ada tikus yang masih bersembunyi?"
Li Han lalu menengok kearah sebuah pohon yang berada agak jauh dari tempatnya, dia lalu mengacungkan jarinya kearah pohon itu.
"ENYAHLAH SEKARANG!"
Mata Li Han berubah menjadi merah dan setelah itu ada sebuah gerakan dari pohon itu, mata Li Han berubah menjadi normal lagi setelah melihat gerakan itu.
Disisi lain orang yang berada di pohon itu tak lain adalah orang yang mengawasi pelayan Yu, dia sangat ketakutan saat melihat mata Li Han.
"Hahh, hahh, apa-apaan itu tadi, mustahil dia bisa membunuh seorang prajurit tingkat 2 bahkan aku saja tidak melihat saat dia memenggalnya, apa mungkin kekuatannya sudah dipulihkan, tapi bagaimana caranya?"
"Cihh, sialan aku harus melaporkan ini kepada ibu, dan selir lainnya"
Sringg...
Dia lalu menghilang dari sana dan disisi Li Han sekarang dia pergi menuju kesuatu tempat bersama dengan pelayan Yu.
"Tu-tuan muda kita akan pergi kemana"
"Kemana kau bilang? Tentu saja pergi makanlah"
Mendengar itu pelayan Yu sontak terkejut, dia lalu berkata kepada Li Han, "Ta-tapi tuan muda telah membunuh salah satu dari 11 kepala pelayan luar, pa-pasti kita akan terkena masalah saat berada disana"
Li Han lalu berkata kepada pelayan Yu, "Hahahahahaha, tenang saja tidak perlu takut, lagipula jika aku mau aku bisa saja membunuh seluruh keluarga ini, hahahahahaha"
Pelayan Yu hanya bisa menghela nafas, dia sangat khawatir dengan apa yang akan terjadi kedepannya, lalu mereka berdua sampai disebuah tempat dimana disana ada banyak orang yang sedang makan.
"Akhirnya sampai juga di Kantin Keluarga, ayo masuk!"
"Ba-baiklah tuan muda"
Mereka berdua lalu memasuki tempat itu.
__ADS_1
•*Bersambung*•