
Dalam sekejap Li Han sudah berada didepan dipintu masuk Sekte Gunung Wudang, dan baru saja sampai Li Han langsung ditodong senjata oleh para penjaga dari pintu masuk, mereka semua benar-benar terkejut saat Li Han secara mendadak sudah muncul dihadapan mereka.
"Tenang, tenang aku datang kemari dengan damai"
Para penjaga itu malah semakin mendekatkan senjata mereka kearah Li Han, salah satu dari mereka lalu bertanya kepada Li Han, "Siapa kamu, jika kamu ingin mendaftar menjadi murid tunggu 3 bulan lagi, dan jika kamu ingin bertemu dengan seorang murid atau tetua kamu harus membuat janji terlebih dahulu!"
Li Han lalu mulai menggaruk kepala belakangnya, dia lalu berkata kepada mereka, "Aku tidak membuat janji dengan siapapun, sudah kubilang aku datang dengan damai, hehehe"
"Tinju Macan Api"
"Pengendalian Penuh Tinju Macan Api"
"Tingkat 2 Cakar Macan Api"
Boomm...
Pintu masuk dihancurkan, dan para penjaga itu diterbangkan kesana-kemari akibat perbuatan Li Han, dan saat Li Han baru menginjakkan kakinya didalam sekte itu dia melihat beberapa orang yang sedang membeku ditempat.
Li Han hanya tersenyum kecil saat melihat hal itu, kemudian Li Han mulai berjalan melewati mereka, dan tepat saat Li Han baru saja melewati mereka, secara tiba-tiba mereka terbangun dari keterkejutannya masing-masing.
"Siapa kamu? Kenapa kamu membuat onar di Sekte Gunung Wudang hahh"
Li Han mengabaikan mereka dan terus melanjutkan langkahnya, melihat hal itu membuat mereka menjadi sangat geram, dan masing-masing dari mereka mengeluarkan pedang mereka, dan langsung mengarahkannya kepada Li Han.
"Junior-junior, gunakan teknik Aliran Pedang Wudang!"
"Baik senior!!"
Mereka semua lalu langsung mengelilingi Li Han, dan melihat hal itu membuat Li Han menghentikan langkahnya.
"Sekarang!"
"Aliran Pedang Wudang!"
__ADS_1
Slashh..Slashh..Slashh
Mereka semua menebaskan pedangnya kearah Li Han, dan saat mereka berharap bahwa Li Han akan terluka dengan serangan gabungan mereka, harapan itu harus mereka pupuk dalam-dalam, karena Li Han sama sekali tidak terluka bahkan bajunya tidak terkena goresan sama sekali.
"Lumayan, lumayan, teknik milik kalian membuatku sedikit sejuk karena cuaca hari ini sedikit panas, maka dari itu aku berterimakasih kepada kalian"
Dan setelah Li Han menyelesaikan perkataannya itu, terdengar sebuah suara yang dari atas langit.
"Formasi Penjara Pedang Wudang"
Empat buah pedang muncul dari atas langit, lalu keempat pedang itu langsung jatuh tepat kearah Li Han, dan Li Han sama sekali tidak punya tempat untuk bergerak bebas.
"Hmm, aura keempat pedang ini, kenapa sedikit mirip dengan pedang yang pertama kali aku buat?"
Li Han lalu memejamkan matanya, dan setelah beberapa saat Li Han membuka matanya kembali.
"Ternyata dia berada disini ya"
Li Han lalu mengangkat tangan kanannya keatas, dan dia lalu berkata, "Kemarilah!"
"Kalian tenanglah! Mungkin itu hanya akal-akalannya saja untuk membuat kita panik"
Orang yang berbicara itu adalah satu dari empat orang yang mengurung Li Han, namun setelah dia mengucapkan hal itu kepalanya langsung terpenggal dan seluruh orang yang berada diarea Sekte Gunung Wudang juga ikut terpenggal.
Lalu sebuah pilar cahaya muncul dan membubung tinggi keatas langit, setelah kemunculan pilar cahaya itu muncul juga sebuah pedang patah yang langsung melesat dengan cepat kearah Li Han berada, setelah pedang itu sampai disana keempat pedang yang mengurung Li Han langsung hancur menjadi butiran debu, dan pedang itu lalu ditangkap oleh tangan kanan Li Han.
Li Han lalu tersenyum saat melihat pedang yang berada didalam genggaman tangannya itu, "Ternyata selama ini kamu ada disini ya, sudah berapa lama kita tidak bertemu"
Pedang itu mulai bergetar hebat, seakan dia sangat bahagia saat mendengar suara Li Han, setelah itu Li Han mengangkat pedang itu keatas langit.
"Kamu sudah terlalu lama menyamar, pedang yang pertama kali kutempa, pedang yang kutempa dengan kemarahan, pedang yang tidak akan patah, pedang yang tidak akan berkarat, pedang yang bisa menebas apapun"
"Bangkitlah!"
__ADS_1
"Zhan Jian"
Cahaya emas muncul dan melambung tinggi menembus langit, pedang patah itu mulai menumbuhkan lagi ujungnya, gagangnya mulai berubah bentuk dan ukurannya sedikit membesar, setelah ujungnya sudah benar-benar terbentuk cahaya emas itu mulai menghilang secara perlahan.
Li Han lalu menurunkan lagi tangannya, dan ia mulai melihat-lihat pedang itu, "Bentukmu tetap sama seperti dulu, namun kekuatanmu sudah meningkat jutaan kali lipat, kamu memang layak menjadi salah satu dari 100.000 pedang terkuat milikku"
"Dulu aku membuatmu saat masih berusia 100 ribu tahun, dan sekarang entah berapa tahun usiaku, jadi bagaimana kalau aku mencoba tebasan biasa milikmu"
Li Han lalu menengok kearah langit, lalu Li Han sedikit menyeringai, "Hehehehe"
Slashh...
Li Han menebaskan Zhan Jian menuju keatas langit, dan akibat dari tebasannya itu membelah langit, dan juga ikut membelah daratan yang ada disana, langit yang terbelah itu disaksikan oleh seluruh makhluk yang berada dikedua benua, dan Li Han hanya tersenyum saat melihat itu.
"Hooh, lumayan juga, bahkan sampai kelantai tiga Truth Realm, hahahaha nampaknya kekuatanmu benar-benar sudah melampaui batasan yang pernah aku berikan kepadamu, hahahahaha"
"Dan sekarang saatnya untuk pemberhentian terakhir"
Sriingg...
Li Han lalu menghilang dari sana, namun.
Sriingg...
"Sebentar ada yang tertinggal"
Li Han lalu mengambil seluruh hal yang ia perlukan disana, setelah selesai dia kembali menghilang, dan setelah kepergian Li Han muncul seorang bocah laki-laki yang baru saja datang kesana, saat melihat apa yang terjadi dihadapan matanya, dia menjadi sangat sedih bercampur marah, lalu aura kegelapan mulai menyelimuti seluruh tubuhnya, dan bocah itu lalu menghilang dari sana.
"Ternyata Supreme Ancient Grand Demon, aku ingin melihat bagaimana jika dia bertemu dengan sigendut itu, hahahahaha"
Ditempat lain.
"Hachuu, siapa yang sedang membicarakan tentang saya"
__ADS_1
•*Bersambung*•