
Setelah itu Li Han memutuskan untuk berhenti disuatu tempat, kemudian dia menurunkan pagoda yang dibawanya, dan setelah itu Li Han mulai memasuki pagoda.
Didalam lantai pertama pagoda itu, terdapat banyak sekali rak buku yang tersusun rapi mengelilingi seluruh ruangan di lantai satu, Li Han mengabaikan hal itu dan melanjutkan lagi menuju kelantai dua.
Di lantai dua, terdapat banyak aksesoris pakaian baik untuk laki-laki maupun untuk perempuan, Li Han yang melihat itu malah kesal dan membakar habis seluruh aksesoris itu, dan kemudian dia pergi menuju kelantai tiga.
Sesampainya dilantai tiga, membuat Li Han menjadi sangat senang karena apa yang dia butuhkan terdapat disana, Li Han lalu mulai melelehkan seluruh barang yang ada disana, dan setelah itu Li Han mengangkat semua barang yang sudah meleleh itu menjadi sebuah bola raksasa.
"Hmm, warna putih terlalu biasa, hehe bagaimana kalau warnanya hitam putih"
Lalu dari bayangan Li Han muncul sebuah cairan hitam, dan cairan itu langsung menyatu dengan bola raksasa itu, dan warna dari bola raksasa itu menjadi setengah hitam dan setengah putih, Li Han menganggukkan kepalanya dan setelah itu bola raksasa itu mulai menyatu dengan tubuh Li Han.
Boommm...
Suara ledakan terdengar sangat keras setelah bola raksasa itu menyatu dengan tubuh Li Han, dan sekarang warna armor ditubuh Li Han menjadi hitam dan putih, namun ditambah dengan sebuah kepala naga dibagian bahu.
Lalu 2 buah petir datang dan hendak menyambar Li Han, namun kepala naga yang berada dibagian bahunya langsung melahap kedua petir itu.
__ADS_1
"Hahahaha, lumayan-lumayan sekarang pertahanannya sudah meningkat sebanyak 20 kali lipat, dan juga ada tambahan aksesoris dibagian bahu, dan sekarang saatnya untuk naik kelantai empat, oh iya sebelum itu bagaimana kalau aku mengecek beberapa cincin yang sudah aku dapatkan"
Li Han lalu mengeluarkan puluhan cincin yang sudah ia simpan dikantong bajunya, Li Han lalu dengan santainya menghancurkan seluruh cincin itu dan ribuan isi didalam cincin itu langsung memenuhi ruangan tempat Li Han berada.
"Hahahahahahahahaha, banyak sekali senjatanya, sekarang saatnya untuk meningkatkannya lagi"
Kemudian Li Han memasukkan barang-barang yang sudah tidak ia butuhkan lagi kedalam ruang penyimpanannya, dan setelah itu dia memulai lagi proses peningkatan armornya.
Seperti proses yang sebelumnya, Li Han lalu mulai melelehkan seluruh senjata yang ia dapatkan dari cincin-cincin itu, dan setelah membentuk sebuah bola raksasa Li Han lalu menggabungkannya dengan tubuhnya.
Saat sampai dilantai empat, Li Han melihat bahwa ada beberapa rak yang berisi sebuah botol-botol kecil dan ribuan tanaman yang tersusun dengan sangat rapi, dan ditengah-tengah ruangan itu juga terdapat sebuah tungku perunggu dengan corak naga disetiap bagiannya.
"Hoo, ada ruangan untuk membuat pil juga ya disekte ini, nampaknya seorang alkemis sangatlah langka sampai-sampai ada puluhan jebakan disekitar tungku itu, hahahahahaha"
"Bagaimana kalau aku naik tingkat saja ya? Mending Kapten Besar atau Jenderal, hmm"
"Ahh, lebih rendah lebih baik"
__ADS_1
Li Han lalu mengangkat jari telunjuknya dan secara bersamaan seluruh botol-botol kecil itu beserta dengan seluruh tanaman disana berkumpul diatas jari telunjuk Li Han, setelah itu Li Han pergi keluar dari sana.
Sesampainya diluar Li Han lalu mengumpulkan barang-barang yang ia dapat menjadi satu, tak lupa juga dia mengeluarkan seluruh botol pil yang dia simpan di ruang penyimpanan, dan setelah itu Li Han mengumpulkan mereka semua menjadi satu dengan barang-barang lainnya.
"Kalau dengan bahan yang segini banyaknya pasti itu akan membuat orang-orang di alam atas itu tertarik, dan setelah itu aku akan mempunyai banyak musuh saat aku sampai diatas sana, hahahahahaha sangat bagus, banyak musuh banyak juga manfaatnya"
Li Han lalu mulai membakar seluruh bahan-bahan itu, dan hanya dalam kedipan mata seluruh bahan-bahan itu sudah menjadi abu, kemudian Li Han mengarahkan tangannya kearah abu itu, dan setelah itu muncul sebuah pusaran angin yang tiba-tiba keluar di ditengah-tengah abu itu.
Dan setelah itu beberapa sambaran petir menyambar kearah pusaran angin itu, Kemudian disusul dengan munculnya sebuah cahaya emas yang bersinar dengan sangat terang, dan ditengah-tengah cahaya itu terdapat sebuah pil yang juga berwarna emas.
"Hehehehe sudah jadi"
Li Han lalu mengambil pil itu, dan setelah pil itu ia ambil, cahaya emas yang menyinari pil itu sirna seketika.
"Lumayanlah, karena aku membuat ini hanya untuk meningkatkan teknik Tubuh Tanpa Nama saja dan bukan untuk meningkatkan tingkat kuktivasiku"
•*Bersambung*•
__ADS_1