Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi
15. Masalah Di Hari Pertama


__ADS_3

Keesokan paginya.


Li Han bangun dari tidurnya karena terkena cahaya matahari, setelah terbangun dia bersiap-siap untuk mandi pagi, namun dia mendengar suara ricuh didepan rumahnya.


Saat membuka pintu, dia melihat bahwa ada banyak orang yang sedang berkumpul didepan rumahnya.


"Ahhh, pagi-pagi buta begini, mau apa kalian sebenarnya?" ujar Li Han.


Mendengar perkataan Li Han itu, membuat mereka menjadi sedikit terkejut.


Lalu salah satu dari mereka berkata kepada Li Han, "Apa maksudmu pagi-pagi buta? Sekarang itu sudah tengah hari, dan kamu juga melewatkan seluruh kelas, maka dari itu kami kemari untuk membawamu kehadapan guru-guru"


"Apaa?"


"Kalian pergilah, kembali lagi saja nanti"


Li Han mengayunkan tangannya menyuruh mereka pergi, setelah itu dia kembali masuk kedalam untuk melanjutkan mandinya yang tertunda.


Mendengar pernyataan Li Han itu membuat beberapa dari mereka menjadi sedikit marah, lalu Wen Su yang juga berada disana langsung menyerang kepintu masuk rumah Li Han.


Boomm...


Setengah rumah Li Han hancur akibat serangannya, dan saat hal itu terjadi Li Han sudah berendam didalam sumur.


"Huff..., Benar-benar ingin kubunuh rupanya bocah-bocah itu"


Sriingg...


Li Han menghilang dari dalam sumur, dan dia sudah berada dibelakangnya.


Saat melihat kondisi rumahnya, Li Han hanya menggelengkan kepalanya, lalu dia melihat kearah orang yang membuat rumahnya seperti itu.


"Jadi apakah kamu sudah menghitung biaya perbaikannya?"


"Humph, aku kesini untuk membayar atas perlakuan mu kemarin"


Li Han lalu berkata kepadanya, "Nampaknya membuatmu cacat adalah satu-satunya hal yang bisa kulakukan"

__ADS_1


"Huhh, apa maksudm-"


Bukk...


Li Han memukulnya tepat sebelum dia menyelesaikan kata-katanya, dia lalu terpental keluar dan jatuh tepat diatas murid-murid yang lain.


Dan saat mereka melihat tubuhnya, rasa takut langsung menyelimuti tubuh mereka.


"A-apa, apa-apaan di-dia itu, sebenarnya orang macam apa yang sudah kita buat marah?"


Li Han lalu berjalan keluar, dan saat mereka melihat kedatangan Li Han mereka semua langsung lari dari sana sambil membawa tubuh Wen Su.


"Kenapa kalian lari? Aku hanya ingin bertanya siapa yang bisa membenarkan rumah ini"


"Haishh, kalau begitu aku pergi dulu ke Balai misi"


Disisi lain, tubuh Wen Su diantar ke salah satu dari 3 pagoda itu, dan orang-orang yang berada didalam pagoda itu menjadi sangat terkejut saat melihat tubuh Wen Su.


"Te-tetua, cepat panggil tetua Wen!"


Lalu beberapa orang pergi menuju kesalah satu lantai di pagoda, dan setelah itu mereka kembali dengan seorang pria tua yang mengikuti mereka.


"SIAPA YANG MELAKUKAN HAL INII!!"


Seluruh pagoda itu bergetar hebat saat dia berteriak marah, orang-orang yang berada disana menjadi sangat ketakutan.


"Te-tetua, ya-yang me-membuat ju-junior We-wen be-begini, a-adalah mu-murid ba-baru"


"SIAPA, SEBUTKAN SIAPA NAMANYA!!"


"Ha-Han L-Li te-tetua"


"RAGHHHHHH, HAN LI AKU AKAN MEMBUAT MU MEMBAYAR ATAS APA YANG KAU LAKUKAN TERHADAP CUCUKU, CEPAT PANGGIL TIM PENEGAK HUKUM!"


"Ba-baik, te-tetua"


Lalu beberapa dari mereka pergi dari sana, setelah itu kakek Wen Su itu membawa tubuh Wen Su kelantai atas pagoda, ditengah perjalanannya ada 2 dua orang pria tua lain yang sedang melihatnya.

__ADS_1


"Hahahaha, bagaimana cucumu itu bisa menjadi seperti itu, hahahaha" ujar salah satu dari mereka.


"Hmm, saudara Wen cucumu itu sudah sangat sulit untuk disembuhkan, tangan dan kakinya seperti dipelintir , dan seluruh organ dalamnya terdapat beberapa bekas sayatan, kecuali puluhan pil penyembuhan tingkat Di, cucumu akan cacat seumur hidupnya"


"APAAA!"


Mendengar perkataan itu membuat kakek Wen Su menjadi sangat marah, dia lalu melewati mereka berdua dan menuju keruangannya.


"Awas saja kau Han Li, kau akan menerima siksaan lebih dari apa yang kau lakukan terhadap cucuku!"


Disisi lain Li Han ternyata sudah sampai di pagoda tempat kakek Wen Su berada, dia lalu berjalan menuju kesalah satu papan yang ada disana, "Ohh, jadi ini pagoda misi sekte ini, ada banyak varian misi disini"


Li Han lalu melihat-lihat misi yang ada disana, setelah melihat-lihat Li Han memutuskan untuk memilih misi yang paling rendah.


"Menyapu halaman, dan aku bisa mendapatkan 5 poin misi"


Li Han lalu membawa misi yang dia ambil kemeja resepsionis.


"Aku akan mengambil ini"


"Baiklah, kalau begitu siapa namamu?"


"Han Li" jawab Li Han.


Mendengar jawaban Li Han itu membuat resepsionis dan beberapa orang yang berada disana menjadi sangat terkejut.


"Jadi apa aku bisa menyelesaikan misinya sekarang?"


Resepsionis itu sadar kembali setelah mendengar perkataan Li Han, setelah itu dia menganggukkan kepalanya, "Bisa, kamu bisa menyelesaikannya, tapi kamu harus melapor ke petugas kebersihan!"


Li Han menganggukkan kepalanya, setelah itu dia berjalan keluar dari sana.


Sementara itu orang-orang disana ingin melaporkan hal itu, namun mereka ragu-ragu, dan disaat bersamaan muncul beberapa orang yang memasuki pagoda misi, dan mereka langsung pergi kelantai atas.


"Ti-tim pe-penegak hu-hukum"


"Astaga anak yang bernama Han Li itu benar-benar mendatangkan bencana dalam kehidupannya"

__ADS_1


Dan disisi lain Li Han masih asyik menyapu halaman dan diawasi oleh seorang kakek-kakek yang sudah sangat tua.


•*Bersambung*•


__ADS_2