
Cuaca di seluruh alam kecil itu berubah dengan sangat drastis, badai petir menggelegar dimana-mana, para Beast King lainnya merasakan ada makhluk yang sangat kuat sedang mengamuk.
"Hei ular ayo bawa aku ke desa itu!"
"Ba-baik, tu-tuan"
Ular itu lalu mulai membawa Li Han pergi menuju kedesa yang dia ceritakan, dan setelah itu cuaca di alam kecil mulai normal kembali.
Setelah beberapa menit mereka berdua akhirnya sampai disebuah desa, saat melihat penampakan dari ular itu para warga yang ada disana berbondong-bondong datang dan langsung bersujud dihadapannya.
"Dewa Ular tolong maafkan suku kami, bukan kami yang mengambil persembahan 1 tahun yang lalu"
"Benar, itu benar Dewa Ular"
Mereka semua lalu mulai meminta pengampunan kepada ular itu, karena jengkel dengan itu ular itu kemudian menyuruh mereka untuk diam, "DIAM! SEKARANG KATAKAN DIMANA ORANG YANG MENYERANGKU DULU!"
Warga desa itu menjadi sangat ketakutan, lalu salah satu dari mulai menjawab mulai menjawab pertanyaannya, "De-dewa Ular, orang yang menyerang anda sudah pergi dari desa ini bersama dengan persembahan, jadi sekarang kami tidak tahu dimana keberadaannya"
"Tuan dia tidak ada disini, jadi kemana kita harus mencarinya?"
Li Han lalu menengok kearah samping kanannya, kemudian dia mengarahkan telunjuknya kearah sana, "Ayo pergi kearah ini!"
"Baik tuan"
Ular itu menganggukkan kepalanya, setelah itu dia berkata kepada para warga desa, "Hari ini akan kumaafkan kalian, jangan pernah mengulanginya lagi!"
Dia lalu pergi kearah yang ditunjukkan oleh Li Han, setelah kepresidenan mereka berdua para warga desa menjadi sangat senang.
"Huff..., Untunglah Dewa Ular masih memaafkan kita, jika tidak, aku tidak ingin membayangkannya"
"Kedua bocah itu berani-beraninya, kita sudah merawatnya dengan baik sejak kecil, malah kesengsaraan yang dia berikan, jika aku menemukan mereka berdua!"
"Sudahlah kepala desa, yang penting hari ini kita masih selamat, sekarang kita harus mencari 2 persembahan untuk Dewa Ular"
"Huff..., Kau benar"
Kembali ke sisi Li Han, mereka berdua masih melewati arah yang ditunjuk oleh Li Han, setelah 1 jam berlalu, mereka berdua lalu sampai disebuah desa yang ukurannya lebih besar dari desa sebelumnya, para penjaga desa yang melihat ada seekot ular raksasa yang datang kearah mereka menjadi sangat panik, para penjaga itu lalu mulai berteriak untuk memperingatkan penjaga lainnya.
Dan saat mereka berdua sudah sampai didepan desa itu, sudah ada banyak penjaga yang siap untuk melawan mereka.
Ular itu lalu menengok kearah Li Han, "Tuan apa disini tempatnya?"
Li Han lalu menjawab, "Benar, disini tempatnya, acak-acak seluruh desa ini, jika kamu mau makan saja seluruh warga desa ini!"
"Baik tuan"
Lalu ada salah satu penjaga yang datang menghampiri mereka, dia juga mengacungkan senjatanya kearah Li Han dan si ular.
"Hei monster segera pergi dari sini, jika tidak kamu akan merasakan akibatnya!"
__ADS_1
Mendengar perkataan penjaga itu membuat si ular menjadi sangat geram, dan dalam sekejap dia melahap penjaga itu hidup-hidup.
"MANUSIA BERANI SEKALI KAMU MENGACUNGKAN SEBUAH KAYU KEPADAKU!"
"ROARRRRR"
Dia mulai mengamuk dan melahap seluruh manusia yang berada dihadapannya, dan setelah beberapa saat hampir seluruh warga desa itu sudah dimakan olehnya.
"ROARRRRRRRR"
Dia mulai mengaum lagi, kali ini auman miliknya terdengar keseluruh penjuru alam kecil, dan hal itu membuat seluruh Beast King lainnya menjadi tertarik.
"Tuan apa yang akan kita lakukan dengan orang-orang yang masih hidup ini?"
"Biarkan saja, aku ingin menunggu orang yang menyerangmu itu!" jawab Li Han.
"Baik tuan"
Beberapa saat kemudian muncul seorang pria dan wanita dari atas langit, dan saat melihat kedatangan mereka berdua membuat si ular menjadi sangat marah.
"Tuan, pria itu yang menyerangku, tuan?"
Saat dia berbalik untuk melihat Li Han, disitulah dia tahu bahwa dia sudah membawa sebuah teror yang sangat mengerikan.
"HEHEHEHEHEHEHEHEHEHEHE"
"KETEMU!"
Sriingg...
"TINJU DEWA DAN IBLIS"
Boommm...
Li Han meninju mereka berdua, dan akibat dari tekniknya itu langsung membuat si wanita hancur menjadi tak berbentuk, dan si pria sudah tidak bisa bergerak lagi.
Li Han lalu sudah sampai tepat didepannya, dengan senyum yang sangat mengerikan Li Han lalu berkata kepadanya, "SAMPAH SEPERTIMU BERANI SEKALI UNTUK MENGGUNAKAN TEKNIK MILIKKU, SIAPAAA YANG MEMBERIKAN TEKNIK ITU KEPADAMUU?"
"HMM, TIDAK MAU MENJAWAB YA, KULEYAPKAN SAJA KAU"
Saat Li Han mengarahkan telapak tangannya kearahnya, dalam sekejap pria itu sudah menghilang dari sana.
Sementara itu disisi pria itu.
"Uhuk..uhukk..uhukk, sistem cepat beri aku pil penyembuhan paling cepat!"
[Ding...]
[Mengurangi 150.000 Poin Tukar]
__ADS_1
[Selamat Host Berhasil Membeli Pil Penyembuhan Tingkat Suci]
Pria itu langsung memakan pil yang tiba-tiba muncul dihadapannya, setelah berhasil menyerap pil itu, luka-luka yang dia dapatkan dari serangan Li Han hampir sepenuhnya sembuh.
"Sistem siapa dia itu, dan juga apa-apaan kekuatannya itu?"
[Maaf Host, Sistem Juga Tidak Mengetahui Siapa Dia Dan Darimana Dia Berasal]
Namun saat dia masih berbincang-bincang, secara tiba-tiba Li Han muncul dibelakangnya.
Li Han mengeluarkan senyuman jahat yang sangat mengerikan, dia lalu berkata kepadanya, "KETEMU"
BOOMMM...
Li Han langsung memukulnya, dia terpental sangat jauh dan akhirnya berhenti setelah dia menabrak sesuatu yang layaknya sebuah tembok.
"TERNYATA RAS SISTEM LEVELING YA, PADAHAL SUDAH PERNAH KUBERI PERINGATAN TAPI MASIH BERANI JUGA YA KALIAN"
"HANCURKAN!"
Truth Realm.
Di salah satu lantai, terdapat peradaban yang sangat maju, namun seketika seluruh makhluk yang berada disana musnah akibat telapak tangan Li Han yang muncul dari atas langit dan melenyapkan mereka semua.
"Selesai, dan sekarang saatnya untuk mengurusi kamu"
Sriingg...
Li Han lalu sudah berada didepannya, Li Han lalu menginjak kepalanya, dan hanya dengan satu kali injakan kepalanya langsung hancur.
"Hei kau tidak boleh mati dulu!"
Li Han lalu mengembalikan kepalanya menjadi normal kembali, setelah itu dia kembali menginjaknya, "Sampah sepertimu harus diberi pelajaran!"
Li Han terus menerus melakukan hal itu, sampai-sampai dia melakukan hal itu selama 2 tahun lamanya.
"Cih, aku sudah bosan"
Li Han lalu menginjaknya lagi, dan kali ini dia tidak lagi menyembuhkan kepalanya, setelah itu Li Han menengok kearah atas, dan proyeksi jiwa dari kehidupan sebelumnya muncul dibelakangnya.
Dan saat proyeksi jiwa itu muncul, seluruh makhluk yang berada di False Realm langsung bersujud kearah yang sama, banyak dari mereka kebingungan akan hal itu, tapi banyak juga yang sudah pernah mengalaminya.
"SIAPAPUN YANG BERANI MENGGUNAKANNYA AKAN LANGSUNG AKU LENYAPKAN!"
Suara Li Han itu terdengar keseluruh penjuru False Realm, dan saat mendengar perkataan Li Han itu membuat mereka menjadi semakin kebingungan, setelah itu Li Han menghilangkan proyeksi jiwanya dan setelah proyeksi itu menghilang, sudah tidak ada lagi makhluk yang bersujud.
Di Kehampaan Tak Terbatas.
"Hahahahahahahahaha, padahal dia sama sekali tidak memiliki 1% pun dari kekuatanku, namun hanya dengan jiwanya saja sudah bisa membuat sujud seluruh makhluk di False Realm, Truth Realm, dan bahkan juga Transcendent Dimension, hahahahahahahahaha, dulu aku terlalu berlebihan dalam melatih jiwaku, hahahahahaha"
__ADS_1
•*Bersambung*•