Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi
5. 10 Tahun Kemudian


__ADS_3

Disebuah gua terdapat seseorang yang duduk bersila tanpa mengenakan baju maupun celana, dan disebelahnya terdapat sebuah pilar naga, orang itu tak lain adalah Li Han yang sudah tumbuh dewasa, pakaian miliknya sudah tidak muat lagi jadi dia memutuskan untuk tidak memakai apapun.


"Ahhhh, akhirnya sepuluh tahun juga, Kultivasi ku sudah naik keranah Prajurit Besar tingkat 1, dan Teknik Tubuh Tanpa Nama juga sudah mencapai tingkat ke 10"


"Jadi sekarang saatnya untuk keluar dari sini"


"Oh iya saat untuk mencoba salah satu dari 5 teknik tingkat sampah yang sudah aku latih sampai tingkat Transcendent"


"Terima ini!"


"Tinju Macan Api"


Li Han lalu meninju kearah langit-langit gua, dan dari tinjuannya muncul sebuah Harimau Api yang langsung menghancurkan langit gua, dan Harimau itu juga masih nampak saat berada diatas gua dan hal itu membuat seluruh keluarga Li menjadi sangat terkejut dengan kedatangannya.


"Haha, saatnya untuk pergi bersenang-senang"


Li Han lalu melompat menuju kelubang yang sudah ia buat, saat sudah berada diluar dia melihat kesekelilingnya setelah itu dia menggelengkan kepalanya.


"Ternyata sudah ada yang mengambil dirinya, pasti orang yang meletakkan sedikit Qi miliknya dipintu masuk gua adalah orang yang mengambilnya, dan yang pasti sekarang dia sudah merasakan bahwa Qi miliknya sudah menghilang"


Di tempat yang sangat jauh di utara, terdapat sebuah gunung salju, salju menutupi seluruh permukaan gunung itu dan ditengah-tengah itu terdapat sebuah bangunan yang sama sekali tidak ditutupi oleh salju.


Dan didalam bangunan terdapat seseorang yang sedang duduk disebuah kursi, tiba-tiba ia memuntahkan seteguk darah dan dia langsung memanggil beberapa orang.


"Yu'er orang yang kau tunggu-tunggu itu sudah keluar, dan yang pasti dia sudah berada diranah Jenderal Besar karena bisa menghancurkan pelindung yang kubuat dan dia juga bisa melukaiku"


"Aktifkan Cermin Hati Es! Biarkan aku melihat bagaimana perkembangannya"


Lalu muncul sebuah cermin yang pinggirannya ditutupi oleh dan memiliki kaca yang berwarna seperti es, lalu kaca itu mulai menampilkan Li Han yang sedang berdiri diatas gua.


Disisi lain Li Han merasakan bahwa ada yang sedang mengawasinya, "Hoho, cepat juga ya rupanya"


"Jadi bagaimana kalau kubuat mereka ketakutan saja ya"


Whuushh...

__ADS_1


Dari belakang dan punggung Li Han muncul sebuah proyeksi jiwa dari dirinya di kehidupan sebelumnya, saat melihat itu Cermin Hati Es langsung hancur menjadi butiran debu dan orang-orang yang melihat proyeksi jiwa Li Han langsung ketakutan setengah mati.


"A-apa, apa-apaan itu tadi, bahkan tingkat Kaisar sekalipun akan mustahil untuk benar-benar menghancurkan Cermin Hati Es, dan dia menghancurkannya menjadi butiran debu?"


Pelayan Yu lalu berkata kepada mereka, "Di-dia a-adalah sa-sang Pe-Penghukum"


"Apa yang kau ucapkan muridku?"


"A-aku ti-tidak tahu, kata-kata itu terucap begitu saja"


"Argghhhhhhh, i-ingatan si-siapa i-ini, argghhhhhhh"


Saat pelayan Yu masih mengerang kesakitan, terdengar suara seperti kaca pecah di telinganya, dan secara tiba-tiba muncul hawa dingin yang sangat mengerikan dari tubuhnya.


Orang-orang yang berada didekatnya berusaha menahan hawa dingin yang keluar dari tubuhnya, namun saat mereka masih mencoba menahan, dari atas langit muncul sebuah telapak keemasan dan tapak itu langsung membawa pelayan Yu.


Disisi Li Han, "Hmm, kekuatan itu seperti berada diranah Pembangunan Fondasi, biarlah lagipula aku masih ada beberapa urusan yang harus aku selesaikan disini, dan nampaknya mereka semua membuat sebuah kompetisi tanpa mengundangku ya"


Sriingg...


Dalam sekejap Li Han sudah sampai di tempat diadakannya kompetisi itu, disana ia melihat beberapa wajah yang tak asing lagi.


"Pasti tuan muda pertama yang akan memenangkan kompetisi tahun ini"


"Hahahaha, apakah kamu lupa bahwa tuan muda kedua pernah mengalahkan tuan muda pertama setahun yang lalu"


Li Han lalu memasuki perbincangan mereka, "Mungkin saja tuan muda Li Han yang akan memenangkannya"


Mendengar itu beberapa orang disana sontak terkejut, "Hei jangan membicarakan hal itu disini, dan juga sejak kapan kamu ada disini, dan kenapa kamu tidak mengenakan baju maupun celana?"


"Baiklah kalau kalian tidak percaya, oh iya aku pinjam baju dan celana milikmu terlebih dahulu!"


Sriingg...


Dalam sekejap Li Han sudah berada di arena kompetisi dengan mengenakan baju dan celana, melihat kemunculan Li Han beberapa prajurit langsung menghampirinya.

__ADS_1


"Siapa kau? Dan apa tujuanmu berada di wilayah Keluarga Li?" ujar salah satu prajurit.


Li Han lalu tersenyum kecil lalu berkata kepada kesemua orang yang berada disana, "Hei, hei, apa kalian semua sudah melupakan aku? Padahal ini masih 10 tahun setelah pelatihanku"


Mendengar itu hal itu membuat semua orang ternganga karena terkejut dengan perkataan Li Han, mereka semua tak menyangka bahwa ada seseorang yang kembali hidup-hidup dari Gua Iblis.


"Ka-kau, L-Li Ha-Han"


"Benar, benar sekali, dan sekarang yang akan memenangkan kompetisi kali ini adalah aku, LI HANNN"


"Bawa kemari semua kontestannya!"


"MINGGIR SEMUANYAAAA!"


Lalu seseorang dengan tinggi badan yang dua kali lipat lebih besar dari Li Han muncul, dia juga membawa sebuah kapak sebagai senjatanya.


"HAHAHAHAHAHAHA, AKHIRNYA KELUAR JUGA KAU, AKU SUDAH MENUNGGUMU SELAMA INI AGAR AKU BISA MEMBALASKAN DENDAM SAUDARA-SAUDARAKU, DAN HARI INI ADALAH HARI KEMATIANMU"


"TERIMA INIIII!"


Dia lalu melayangkan kapaknya kearah Li Han, dan saat kapak itu berbenturan dengan tubuh Li Han, kapak itu langsung berubah menjadi butiran-butiran debu.


"Ayo serang aku lagi, apakah kamu kurang makan atau bagaimana?"


"Grrr, AHHHHHH AKU TAK PERCAYA INI, TERIMA INI LI HANNN"


Dia lalu menggunakan tinjunya, dan saat tinjunya menyentuh tubuh Li Han, terdengar suara seperti tulang patah, banyak yang mengira suara itu berasal dari tubuh Li Han namun.


"Araraaa, tanganmu patah ya, kalau begitu kenapa tidak mati sekalian"


LI Han lalu meninju pelan orang itu dan orang itu terlempar sangat jauh, setelah itu Li Han melihat sekelilingnya lalu ia berkata kepada mereka, "Ayo kemarilah, bahkan itu tadi tidak layak dipanggil sebagai pemanasan"


"GRRR, SEMUANYA AYO KITA HAJAR DIAAA!"


Lalu puluhan orang mulai memasuki arena kompetisi, dan mereka mulai mengepung Li Han dari berbagai sisi.

__ADS_1


Li Han hanya tersenyum kecil melihat itu, dan dia lalu berkata kepada mereka semua, "Jadi saatnya untuk pemanasan"


•*Bersambung*•


__ADS_2