Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi
34. Menghancurkan Keluarga Qi Dan Han


__ADS_3

Lalu dua orang penjaga pintu masuk datang menghampiri Li Han, salah satu dari mereka lalu bertanya kepada Li Han, "Hei nak, apa tujuanmu datang kemari? Jika kamu belum membuat janji maka kamu harus pergi dari sini!"


Li Han lalu berkata kepada mereka, "Apakah leluhur keluarga Qi sedang berada disini?"


Mereka berdua lalu memandang satu sama lain setelah Li Han mengatakan itu, lalu mereka berdua mengacungkan senjata yang mereka bawa kearah Li Han, dan Li Han hanya tersenyum saat melihat hal itu.


"Jadi benar ya, kalau begitu kalian bisa pergi!"


Bukk..Bukk..


Li Han memukul mereka berdua sampai terpental sangat jauh, namun Li Han tidak membunuh mereka berdua dan membiarkan mereka hidup, dan setelah itu Li Han menghancurkan pintu masuk menuju Mansion Keluarga Qi.


Boomm...


Ledakan dari hancurnya pintu masuk itu terdengar keseluruh penjuru mansion keluarga Qi, dan seluruh prajurit yang ada didekat sana langsung datang menuju asal dari suara ledakan itu.


Dan saat Li Han baru saja melangkah masuk kedalam mansion keluarga Qi, dia sudah disambut dengan ribuan prajurit yang sudah bersiaga untuk menyerangnya.


"Lumayan, bergerak cepat saat mendengar sebuah ancaman, tapi mulai hari ini dan seterusnya kalian semua tidak akan ada lagi"


"Siapa kamu? Kenapa kamu berani sekali menerobos masuk kedalam mansion?"


"Aku bukan siapa-siapa, dan alasanku berani menerobos kedalam sini adalah karena aku ingin membunuh kalian semua, dan juga merampas seluruh harta milik keluarga kalian"


Mendengar perkataan Li Han itu membuat geram seluruh orang yang berada disana, namun ada juga beberapa orang yang ingin tertawa saat mendengar perkataan Li Han.


"Apakah kamu sudah kehilangan akalmu, dan jika kamu ingin mati maka aku akan menurutinya!"


"Para prajurit kepung dia, dan setelah itu langsung habisi saja dia!"


"Baik tuan!"


Seluruh prajurit yang berada disana langsung mengepung Li Han, namun Li Han hanya menunggu mereka untuk menyelesaikan formasi mereka, dan setelah selesai Li Han hanya menggelengkan kepalanya.


"BUNUH DIA!!"


Para prajurit itu menusuk dan menebas Li Han menggunakan senjata yang mereka bawa, namun yang terdengar malahan suara senjata-senjata yang patah, dan tubuh Li Han tidak terluka sedikitpun.

__ADS_1


"Hmm, lumayan juga teknik Kulit Baja ini, namun aku meningkatkannya lagi sampai bernama Kulit Tak Tertembus"


"Ayo kalian serang lagi!"


Para prajurit itu langsung melayangkan lagi senjatanya, walaupun mereka semua tahu bahwa itu hanyalah hal yang sia-sia saja, dan terdengar lagi suara senjata yang patah.


Tikk..


Li Han lalu menjentikkan jarinya dan angin kencang langsung menerbangkan seluruh prajurit yang mengepungnya, lalu setelah para prajurit itu Li Han terbangkan entah kemana muncul puluhan lelaki dan wanita, dari yang tua sampai yang remaja.


"Yang paling hanyalah seorang Jenderal Besar, dan yang paling lemah hanya bisa menangis dan meminta" ujar Li Han.


"Semuanya akan kubunuh, tapi aku harus berhati-hati agar cincin penyimpanan mereka tidak ikut hancur saat terkena teknikku"


Lalu beberapa dari mereka datang menghampiri Li Han, salah satu dari mereka lalu mengacungkan jarinya kearah Li Han lalu berkata kepadanya, "Kenapa kamu membuat onar disini?"


"Semakin banyak kalian bertanya, maka akan semakin lama pula waktu yang terbuang"


"Tinju Macan Api!"


"Hehehehe"


"Penguasaan Penuh Tinju Macan Api"


"Tingkat 1 Raungan Harimau Api!"


ROARRRRRRRR...


Harimau api itu lalu mengaum dengan sangat keras, dan akibat dari aumannya itu membuat seluruh hal yang berada diarea 2 kilometer hangus, dan tidak menyisakan abu sedikitpun.


"Sempurna, sekarang kamu bisa menghilang!"


Harimau api itu menganggukkan kepalanya, setelah itu secara perlahan-lahan dia mulai menghilang, lalu Li Han mengambil beberapa cincin yang tergeletak ditanah, dan setelah itu Li Han menatap kearah lantai yang ia pijak sekarang.


"Kalian benar-benar sangat payah dalam menyembunyikan sesuatu"


Boomm...

__ADS_1


Li Han lalu menghancurkan lantai yang ia pijak, lalu Li Han memasuki ruangan yang terdapat dibawah lantai itu.


Didalam ruangan itu tersimpan banyak sekali perak dan emas, berbagai jenis senjata, dan puluhan botol kecil, lalu armor milik Li Han langsung melahap seluruh senjata yang berada disana tanpa menyisakan satupun, dan Li Han memasukkan semuanya kedalam ruang penyimpanan miliknya.


"Keluarga Qi sudah selesai, berarti sekarang tinggal keluarga Han"


Sriingg...


Li Han menghilang dari sana, namun setelah kepergian Li Han muncul sepasang mata merah yang berada dilangit-langit ruangan itu.


"Berani sekali semut belaka menghancurkan cabang keluarga Qi, saat kamu sudah sampai di Spirit Realm, aku akan memburumu"


Setelah mengucapkan itu, mata merah itu lalu menutup kembali matanya, namun saat belum sepenuhnya tertutup dia mendengar beberapa suara.


"Ohh, benarkah, aku sangat takut sampai-sampai ingin kencing dicelana, hahahahahaha"


Ternyata itu adalah Li Han, dan saat mendengar perkataan Li Han itu membuatnya kembali membuka matanya, sepasang mata merah itu melotot tajam kearah Li Han, lalu dia berkata kepada Li Han, "Semut belaka berani sekali kamu mengajak bicara raja ini!!"


Li Han lalu berhenti tersenyum dan menatap kearah sepasang mata merah itu, dan saat mata merah itu juga menatap Li Han dia merasakan teror yang sangat mengerikan dari kedua mata Li Han, dan dalam sekejap sepasang mata itu sudah menghilang dari langit-langit.


"Sangat lemah, padahal aku hanya menantangnya untuk adu menatap tapi dia langsung kabur, aneh"


Sriingg...


Li Han lalu pergi dari sana, dan sekarang dia sudah sampai diatas dari mansion keluarga Han.


"Let's Destroy!"


Tikk...


Li Han lalu menjentikkan jarinya, dan seluruh area mansion keluarga Han lenyap tak bersisa, dan hanya menyisakan sebuah lubang besar.


"Untung saja aku sudah mendapatkan apa yang aku inginkan sebelum aku menghancurkan keluarga ini, dan target selanjutnya adalah 3 sekte yang masih aktif sampai sekarang"


Sriingg...


•*Bersambung*•

__ADS_1


__ADS_2