Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Tertinggi
19. Dunia Kecil Didalam Portal


__ADS_3

Setelah memasuki portal itu, Li Han lalu sampai disebuah hutan, kemudian Li Han meloncat keatas langit untuk melihat keadaan disekitarnya.


Diatas langit dia melihat bahwa dunia ini hanya memiliki hutan dan gunung, dan ada banyak sekali jenis-jenis monster yang berkeliaran dimana-mana, Li Han juga melihat bahwa ada banyak juga kehidupan ras manusia.


"Hmm, sangat menarik dari kepadatan Qi di alam ini, bisa aku simpulkan bahwa alam ini memiliki usia lebih dari 15 ribu tahun, jika sampai alam dibuka ke dunia luar, pasti benua yang aku tinggali sekarang sudah meningkat pesat"


"Dan juga hanya ada daratan disini, sama sekali tidak ada lautan, sumber air paling-paling cuma danau dan sungai"


"Jadi saatnya untuk mencoba hal gila lagi disini"


Li Han lalu turun kembali kebawah, setelah dia turun dia sudah disambut oleh puluhan monster yang siap untuk memangsanya.


"Hmm, mereka ini cukup untuk membunuh seorang Jenderal dan Jenderal Besar, aku ingin melihat apakah ada monster yang lebih kuat lagi di alam ini, hahahahahaha"


Setelah Li Han selesai berkata-kata, para monster itu langsung menyerangnya.


Slashh...


Li Han hanya mengayunkan telunjuknya dan kepala seluruh monster itu sudah terlepas dari badannya masing-masing.


"Jadi sekarang saatnya untuk membuat sebuah tempat tinggal"


Malam pun tiba, Li Han sudah selesai membuat sebuah rumah pohon, didalam rumah pohon itu terdapat barang-barang seperti rumah-rumah kecil pada umumnya, lalu Li Han ingin memakan semua monster yang sudah dia bunuh.


"Oh iya sebelum itu aku sisihkan dulu tulang-tulang mereka"


Li Han lalu mencopoti tulang-tulang mereka dan menyimpannya di ruang penyimpanannya, setelah selesai melakukan itu dia lalu mulai memanggang semua monster itu.


"Ahh, akhirnya siap juga"


Dalam sekejap Li Han sudah menghabiskan seluruh daging monster yang sudah ia panggang, kemudian dia kembali masuk kedalam rumah pohonnya.


"Rasa daging monster itu lumayan enak walaupun tidak aku tambahkan bumbu, besok saatnya untuk menjelajahi hutan ini dan mencari peradaban manusia"


Li Han lalu mulai tertidur, disisi lain disekitaran rumahnya terdapat beberapa manusia yang sedang mengawasinya, mereka tidak berani memasuki rumah Li Han karena tadi mereka melihat bahwa Li Han memakan monster yang tidak bisa mereka kalahkan.

__ADS_1


"Bos bagaimana ini? Apakah kita akan kembali, kita sudah kehilangan para monster itu"


"Cihh, ayo kembali saja, kita harus melaporkan kepada pemimpin bahwa monster buruannya sudah dibunuh oleh orang lain"


"Baik bos!!"


Mereka semua lalu pergi dari sana, keesokan paginya Li Han terbangun karena ada beberapa suara yang menggangu dari luar rumahnya.


Dan saat dia melihat keluar, dia melihat bahwa ada banyak manusia dengan bersenjata lengkap yang sedang mengepung rumahnya.


Melihat mereka semua membuat Li Han menjadi sedikit marah, dia lalu mulai mengambil ancang-ancang dan berteriak kepada mereka, "HEYYYY, ENYAH KALIAN SEMUAAA"


Teriakan Li Han menggema diseluruh hutan, banyak orang yang berada disana pingsan karena tidak kuat menahan teriakan Li Han, setelah beberapa menit akhirnya teriakan Li Han sudah tidak terdengar lagi.


"Apakah kalian masih ingin aku berteriak lagi?"


"Ti-tidak"


"Kalau begitu enyah sekarang!"


"Hoamm, saatnya untuk tidur lagi"


Li Han lalu kembali kekasurnya dan melanjutkan tidurnya, dia lalu terbangun di saat matahari terbit lagi.


"Ahhh, sekarang saatnya untuk melanjutkan petualangannya"


Li Han lalu mulai bersiap-siap, setelah selesai dia lalu keluar dari rumah pohonnya, dan dia juga membakar rumah pohonnya.


"Jadi sekarang, enaknya pergi kearah mana?"


"Hmm, setiap perjalanan pasti harus pergi kearah depan, jadi aku akan berjalan lurus kedepan saja"


Li Han lalu berjalan pergi dari sana, baru berjalan beberapa menit dia sudah dihadang oleh sekelompok serigala yang sekujur tubuhnya berwarna.


"Cih, hanya mengganggu saja"

__ADS_1


"Ribuan Tangan Ashura"


Seluruh serigala itu langsung mati dalam sekali pukulan, Li Han sedikit mengurangi kekuatan Ribuan Tangan Ashura karena dia masih membutuhkan tubuh mereka untuk membuat sesuatu.


Setelah itu Li Han kembali berjalan, setelah berjalan selama setengah jam Li Han lalu sampai ditepi sungai, dia juga merasakan bahwa ada ratusan monster yang menghuni dasar sungai itu.


"Hmm, rata-rata monster yang hidup didasar sungai kebanyakan adalah ikan, namun ada juga beberapa buaya dan ular, tapi kenapa mereka semua seperti menghindari sebuah tempat"


"Hehehehe, menarik"


Li Han lalu berenang menuju kedasar sungai itu, para monster yang berada didalam sungai itu hendak menyerang Li Han, namun saat mereka melihat dimana Li Han berada mereka semua mengurungkan niatnya.


Lalu Li Han yang sudah sampai didasar sungai, melihat bahwa ada sebuah gua yang berada didalam sana, Li Han juga merasakan napas seekor monster dari dalam gua itu.


"Hehehehe, menarik, sangat menarik, ular ini memiliki sedikit darah dari naga, aku ingin melihat seberapa mampunya ular ini"


"ROARRRRR"


Sebuah auman terdengar dari dalam gua itu, dan sesosok ular raksasa muncul dari dalam sana.


"MANUSIAAA, BERANI SEKALI KAMU MEMASUKI WILAYAHKU"


Li Han hanya tersenyum saat mendengar perkataannya, dan hal itu membuat ular itu menjadi semakin marah.


"MANUSIAAA, BERANI SEKALI KAMU MENERTAWAKAN KU, AKU AKAN MEMBUNUHMU AGAR KAMU BISA MERENUNGKAN KEMBALI HAL YANG KAMU LAKUKAN SEKARANG"


"Ckckck, hanya seonggok cacing berani sekali untuk bertingkah sesuka hati"


Bukk...Bukk...Bukk


"A-ampun, ampuni aku manusia, aku menyesal karena berani melawanmu, tolong ampuni aku"


Ular itu dipukuli oleh Li Han sampai babak belur, lalu Li Han membawa menuju ke permukaan.


"Jadi sekarang bagaimana kalau aku bertanya beberapa hal kepadamu"

__ADS_1


•*Bersambung*•


__ADS_2