
Setelah selesai menghabiskan Landak panggang, Li Han lalu mengajak si ular untuk kembali ke guanya berada.
"Kenapa kita kembali tuan?" tanyanya.
"Sudahlah, ayo cepat kita kembali ke gua kecil milikmu!"
"Baiklah tuan"
Mereka berdua lalu pergi untuk menuju tempat pertama kali mereka bertemu, setelah bepergian selama 2 hari penuh tanpa berhenti sama sekali, mereka berdua akhirnya sampai disana.
Si ular lalu bertanya kepada Li Han, "Tuan kenapa kamu mengajakku untuk datang kesini lagi?"
Li Han lalu melihatnya, dan setelah itu dia menggelengkan kepalanya, Li Han lalu berkata kepadanya, "Apakah kamu pikir Naga Lilin itu berada disitu hanya karena sedang sekarat?"
Si ular sontak terkejut mendengar perkataan Li Han, dia lalu melihat kearah dan Li Han menganggukkan kepalanya.
"Nampaknya kamu sudah paham, Naga itu pasti sedang menyembunyikan sesuatu didalam gua tempatmu tinggal"
"Ayo pergi kedalam!"
Li Han lalu masuk duluan kedalam sungai, didalam sungai para monster yang tinggal disana hendak menyerang Li Han, namun setelah si ular memasuki sungai itu monster-monster itu tidak jadi menyerang Li Han, lalu mereka berdua akhirnya sampai di pintu masuk gua.
Lalu terdengar suara raungan dari dalam gua itu, nampaknya setelah ditinggalkan oleh si ular gua itu sudah ditinggali oleh seekor monster.
Setelah suara raungan itu berhenti, muncul sesosok buaya raksasa dari dalam gua itu, dan saat buaya raksasa itu melihat kearah si ular dia langsung menundukkan kepalanya, dan dia langsung pergi dari sana.
Li Han dan si ular kemudian memasuki gua itu, setelah sampai diujung gua Li Han lalu menempelkan telapak tangannya dan Li Han lalu mendorong ujung gua itu.
__ADS_1
Dan dengan dorongan telapak tangan Li Han, ujung gua itu hancur dan sebuah cahaya keluar dari sana, dan ternyata diujung gua itu terdapat sebuah tempat yang sangat luas, dan tempat itu juga dihuni oleh beberapa makhluk.
Si ular yang melihat hal itu menjadi sangat terkejut, dia tak menyangka bahwa ada hal semacam itu ada didalam tempat tinggalnya, setelah itu keduanya memasuki tempat itu.
Dan saat berada didalam tempat itu, terdapat sebuah pohon yang menjulang tinggi keatas langit, dan pohon itu juga dikelilingi oleh 4 bukit yang sejajar dengan arah mata angin.
Lalu sebuah raungan terdengar dari keempat bukit itu, diikuti dengan munculnya 4 ekor naga kecil, keempat naga itu lalu terbang mengelilingi Li Han dan si ular, mereka berempat berlagak layaknya seekor naga raksasa namun dimata Li Han dan si ular mereka berempat layaknya seekor kadal.
Bayangan keempat naga kecil itu.
Dimata Li Han dan si ular.
"Hei tangkap mereka terlebih dahulu, aku ingin pergi menuju kepohon besar itu!"
"Baik tuan"
Li Han lalu pergi menuju kearah pohon besar itu, dan setelah kepergian Li Han si ular menangkap keempat naga itu dengan ekornya.
Saat Li Han sampai didepan pohon itu, dia merasakan bahwa ada banyak Qi yang terdapat di pohon, saat ia mendekati pohon itu lagi sebuah aura yang luar biasa langsung menekannya, namun bagi Li Han itu hanyalah sebuah angin sepoi-sepoi.
Dan saat Li Han menyentuh pohon itu, ribuan ingatan tiba-tiba muncul dikepala Li Han, setelah memahami seluruh ingatan yang muncul itu, Li Han menganggukkan kepalanya sembari menengok kearah pohon itu.
"Ternyata ini hanyalah salah satu batang dari Pohon Suci ras Great Elf, dan juga kenapa seekor Naga bisa membawa batang Pohon Suci? Entahlah yang penting dengan Pohon Suci ini, Teknik Tubuh Tanpa Nama bisa naik ketingkat 30"
__ADS_1
Li Han lalu menyentuh lagi Pohon Suci itu, dan dalam sekejap Pohon Suci itu sudah berubah layaknya sebuah pohon mati, dan cahaya yang sangat terang muncul dari tubuh Li Han, disusul dengan datangnya sambaran petir.
"AB-"
"ABSOLUTE ONE SAATNYA BAGI KAMU UNTUK MATI!"
Suara terdengar jelas keseluruh penjuru tempat itu dan Li Han hanya mengangkat tangannya keatas.
"Dao aku sudah malas mengurusimu, dan juga mustahil bagi kamu dan Tao untuk mengalahkanku sekarang, jadi aku akan menyerap kamu dan Tao agar kamu bisa belajar"
Whuushh...
Badai petir itu menghilang, dan disusul dengan runtuhnya seluruh tempat itu, Li Han lalu memasukkan dua bola kecil kedalam ruang penyimpanannya dan setelah itu dia pergi dari sana.
Sesampainya didaratan, Li Han lalu menyuruh si ular untuk melepaskan keempat ekor naga itu.
Lalu Li Han mulai memandangi keempat naga itu, setelah itu dia berkata kepada keempat naga itu, "Kalian ini adalah seekor Dragon Elf, kalian sekarang masih kecil dan untuk menjadi dewasa kalian harus menunggu selama 10.000 tahun lagi, atau kalian juga bisa memangsa satu sama lain agar pertumbuhan kalian bisa sedikit lebih cepat"
Keempat naga kecil itu hanya bisa memandangi Li Han tanpa mengerti sedikitpun apa yang dikatakan oleh Li Han.
"Kalian nampaknya juga tidak paham bahasa manusia, baiklah itu tidak apa-apa, oh iya dan sekarang saatnya untuk memburu seluruh Beast King"
Li Han lalu membawa keempat naga itu menuju kepunggung si ular, setelah itu Li Han berkata kepada si ular, "Ayo, sekarang saatnya bagimu untuk menjadi seekor Raja!"
"Baik tuan"
Si ular hanya bisa pasrah dan dia lalu pergi untuk memburu para Beast King lainnya atas perintah Li Han.
__ADS_1
•*Bersambung*•