Kepentok Cinta Mas Duda

Kepentok Cinta Mas Duda
Hampir saja


__ADS_3

Lagu its my life yang di Bawakan oleh penyanyi terkenal bon jovi terdengar begitu nyaring, suara yang berasal dari ponsel milik Satria, mengusik telinga sang empu tidur. Satria meregangkan tubuhnya kemudian menggapai ponsel nya yang terus berdering di atas nakas samping tempat tidur.


📱"hallo sat, adik kamu mana? kok mama telpon ngga di angkat-angkat sih"


Seketika mata Satria terbuka sempurna dan tubuh nya menegang. Suara sang mama di balik telpon membuat nya gelisah tak menentu.


'aduh, mati gue kalo sampe mama tau Inara ngga sama gue" gumamnya.


📱"hallo, ih Satria mama nanya ngga di jawab, adik kamu kemana, kasih telpon nya mama mau ngomong"


📱"Iya hallo ma, Satria denger kok, Inara lagi di toilet hape nya ngga di bawa"


📱"Kalo dia udah selesai suruh telpon mama"


📱"Iya ma, aku tutup ya telpon nya, bye ma"


Satria menghela nafas lega, untung saja mama nya percaya, jika tidak pasti ia di cecar berbagai macam pertanyaan. Karena Inara anak perempuan dan cucu satu-satunya di keluarga besar Gunawan ( papa Inara ), ia sangat di awasi bahkan untuk memiliki teman lelaki pun sampai di cari tau dari keluarga seperti apa.


Memang terdengar berlebihan, tapi ya itulah cara kedua orangtua nya menjaga putri bungsu nya. Apalagi setelah rahim sang mama di angkat karna sakit, dari situ lah, apapun kegiatan Inara selalu diawasi.


✉ Satria

__ADS_1


(Dek, kamu masih dimana? kira-kira jam berapa sampe kesini? mama tadi telpon abang nanyain kamu, kalo sampe mama telpon lagi dan kamu belom sampe kesini, tamatlah riwayat abang dek 😭)


Ting...


Suara notifikasi pesan masuk, Inara langsung membuka pesan tersebut saat tau siapa pengirim nya. Kini Inara di buat gelisah oleh isi pesan dari Satria. Kalangga menatap penuh tanya, Inara membuang nafasnya kasar kemudian menggelengkan kepala nya pelan.


'kalo mama sampe tau aku pergi dengan lelaki selain abang, bisa di kirim ke pesantren aku' gumam nya.


"pa, mampir dulu ke toilet umum dong sebentar, aku kebelet pipis" ucap Kalea sudah tidak tahan lagi.


Kalangga memarkirkan mobilnya di sebuah spbu kemudian Kalea turun lalu berlari. Setelah membeli oleh-oleh tadi, Inara kembali duduk di depan atas permintaan Kalea.


"kamu kenapa sayang, kok sepertinya gelisah banget" Tanya Kalangga kemudian menggapai tangan kanan Inara lalu menggenggam nya erat.


"Ada masalah apa emangnya? orang-orang di rumah baik-baik aja kan?" Tanya Kalangga khawatir.


"Ngga ada apa-apa mas, udah ah ngga usah di bahas lagi, ada Kalea tuh"


Kalangga sangat yakin, pasti ada sesuatu yang terjadi dengan kekasihnya. Apa ada hubungan nya dengan mama dan papa nya, karna sempat Satria pun memperingatkan soal hubungan nya dengan Inara.


Satu setengah jam perjalanan di tempuh oleh mereka bertiga, akhir nya mereka sampai dengan selamat, untung saja keadaan jalan lancar tidak ada halangan apapun. Kalangga mengantar Kalea sampai depan gerbang rumah mantan istrinya, karna hari ini memang waktunya Kalea menginap di rumah mama nya sampai seminggu ke depan.

__ADS_1


"Mas antar sampai ke rumah ya, sekalian mau sapa mama papa kamu" ucap Kalangga sambil tersenyum manis.


"JANGAN!" spontan Kalangga mengerem mendadak, untuk saja masih dalam area perumahan, jadi tidak ramai kendaraan berlalu lalang.


"Kenapa mas ngga boleh ke rumah kamu? apa sebenarnya kamu udah punya pacar selain mas? apa yang kamu sembunyi kan dari mas, inara?"


Inara masih memegang dada nya, meredakan rasa terkejut karna rem mendadak yang Kalangga lakukan. Inara tidak begitu fokus dengan pertanyaan Kalangga yang beruntun.


"Mas, ya ampun, kenapa rem mendadak sih, hampir aja jantung ku loncat" ucap Inara dengan raut wajah panik.


"Itu ngga penting, sekarang kamu jawab aja pertanyaan mas" ucap Kalangga kesal tapi Inara jauh lebih kesal karna jawaban sepele yang Kalangga lontarkan.


"hah, ngga penting? kamu kenapa sih mas? emang kamu mau tanya apa?" Kalangga menghela nafas panjang dan kasar, ia malas mengulang pertanyaan dan memilih diam kemudian melanjutkan perjalanan.


"Mas, kenapa kamu diem aja? kenapa jadi kamu yang marah sih" ucap Kesal Inara, kemudian memalingkan wajahnya melihat keluar kaca mobil.


ting...


✉ Satria


(Bro, nanti tolong anterin Inara ke jl.Lembayung senja no.05 aja ya, gue tunggu disitu)

__ADS_1


Kalangga hanya membaca pesan yang di kirim oleh satria, lalu ia menaruh kembali ponsel nya di dashboard mobil. Selama perjalanan mereka berdua saling diam, tidak ada yang mau memulai pembicaraan.


__ADS_2