
...💞selamat membaca💞...
Hari ini hari Senin. Adi akhirnya mematuhi perkataan Aldo Sabtu kemarin. Hari ini pun peringatan hari ulang tahun sekolah. Setelah selesai upacara, kelas kelas di ADMADJA pun sibuk menyiapkan bazar sekolah.
Nanta yang tidak upacara terlihat sembunyi di pojok kelas memilah barang dan tidak mengetahui bahwa Adi hari ini ada di Sekolah. Fero,Tya dan Dea pun merencanakan sesuatu setelah upacara selesai.
“Kutu Kupret Adi ada di sini! Kita gak boleh biarin Nanta ketemu dia. Apapun yang terjadi!” Kata Fero dengan semangat sembari mengepalkan kedua tangannya
Dea mengangguk “bener! Dia gak boleh bertemu dengan Nanta kita.”
“Udah selesai upacaranya?” tanya Nanta yang melihat Tya baru saja tiba di Kelas.
Tya mengangguk, ia kemudian memasukkan topinya ke dalam tas nya sambil sejenak berpikir soal apa yang baru saja Fero,Tya dan Dea bicarakan.
“Nanta, lu gausah jaga bazar. Jaga kelas aja.” Kata Tya memulai obrolan.
Nanta yang sibuk memilah barang kini menatap Tya. “kenapa?” Tanya Nanta dengan wajah memelas.
‘sialan, mukanya memelas gitu’ batin Tya.
Kemudian Fero dan Dea datang untuk membawa barang-barang bazar “Eh Nan! Lo istirahat aja. jangan jaga bazar. Panas!” kata Fero
Tya yang sudah membujuknya tadi pun ikut mendukung Fero. “nah iya Nan! Kita khawatir banget kalo kamu kenapa-kenapa”
“aku senyusahin itu ya?” lagi, pertanyaan Nanta diiringi dengan wajah nya yang makin memelas.
Tya, Fero dan Dea saling menatap. Akhirnya mereka menjalankan rencana lain. Yaitu mengusir Adi jika Adi ada dalam radius 200 meter di bazar kelas mereka.
Sedangkan Adi yang baru keluar dari sekretariat OSIS mengintip ruang kelas Nanta namun ternyata kelasnya sudah kosong.
Aldo yang melihat Adi mengintip kelas Nanta merinding geli akan tingkahnya.
“gaada. Lagian percuma lu nyari dia! Dia udah punya gue.” Aldo kemudian berlalu tanpa dosa setelah mengisengi Adi dengan mengatakan itu.
Adi dengan sinis melihat punggung Aldo yang semakin menjauh. Ia kemudian mengikuti langkahnya untuk memantau kegiatan bazar sekolah hari ini. dan ketemu, wajah yang ia rindukan. Nanta sedang menjual baramg dagangan kelasnya kepada pembeli dan terlihat sudah baik-baik saja.
Sedangkan Fero yang mendeteksi keberadaan Adi langsung menyuruh Tya dan Dea bersiap.
“musuh terlihat 150 meter dari sini. Cegat!” katanya dengan ambisius
__ADS_1
Dea kemudian maju dan menawarkan barang dagangan kelas lain “Hallo kak Adi! Pisang lumer kelas 11 MIPA 2 enak loh! Yok cobain” katanya sambil menarik- tidak, memaksa Adi menuju ke arah yang menjauh dari bazar kelas nya.
“lah, bazar kamu kan kelas 10 MIPA 3. Kenapa narik saya ke sini?” tanya Adi yang heran saat di tarik Dea
“promoin kelas lain tanpa bayaran itu pahala gede!” balas Dea
Fero dan Tya memberikan tos pertanda rencana mereka berhasil.
“Dea kemana?” Tanya Nanta setelah menyadari bahwa Dea hilang.
Tya tersenyum puas “ada, lagi ngerjain sesuatu yang penting!”
Nanta hanya mengangguk kemudian melanjutkan kegiatan berjualannya.
Tapi Adi tidak menyerah, ia kembali mencoba mendekati Nanta meski semangat teman-teman Nanta untuk menjaga nya lebih tinggi.
Ia tersingkir lagi. Kali ini dia malah di bawa taman karena ada laporan ayam di sana merusak tanaman. Padahal Fero yang menaruh ayam jago milik penjaga sekolah ke sana.
Berkali-kali Adi mencoba dan gagal kemudian ia tersadar bahwa teman-teman Nanta memang mencoba menjauhkannya dari Nanta. ia pun berhenti untuk mendekati Nanta di stand Bazar kelasnya.
“eh, barang dagangan kita abis!” celetuk salah satu siswa yang menjaga stand bazar
“yaudah aku aja yang ambil di kelas.”
“eh, biarin Fero aja kalo ga cowo kelas kita yang lain” katanya menawarkan
Nanta melihat di sekitar namun sepertinya tidak ada laki-laki manapun yang bisa ia mintai tolong.
“fero nya gak ada! Laki-laki yang lain lagi panas2an tuh promoin dagangan kita!” kata Nanta yang menunjuk ke temannya yang sedang promosi barang.
“ayo kak beli! Yang beli bisa dapet no WA ku looh” Salah satu siswa menghampiri Zara yang sedang lewat dengan teman nya
Teman Zara menatap geli mereka “gak guna banget no WA kalian. Kaya no WA presiden aja!”
Zara menyikut temannya “heh! Gak boleh gitu. Yaudah kakak mau satu ya lampionnya tapi gak pake no WA kamu.”
“beneran gapapa kamu yang ambil?” tanya teman Nanta sekali lagi
“gak papa. Tunggu ya!”
__ADS_1
Nanta bergegas mengambil barang dagangannya di kelas dengan terburu-buru.
“astaga. Banyak banget ternyata ya.”
ia berkacak pinggang melihat barang-barang itu. kemudian mulai mengangkat barang nya dengan sedikit tenaga ekstra.
Nanta berjalan perlahan menyusuri beberapa kelas dan melewati sekretariat OSIS. Namun tiba-tiba ia di tarik oleh seseorang dari dalam sana.
“AAAAA” Nanta terkejut. Namun lebih terkejut lagi bahwa yang menariknya barusan adalah Zara.
Zara mencoba mendiamkan Nanta “ssstttt. Jangan berisik!” Zara kemudian langsung menelpon seseorang tanpa mengatakan apapun dan 2 detik kemudian langsung mematikan telponnya.
Pintu kembali terbuka, Adi masuk dengan terengah engah karena berlari. Sedangkan Zara meminta maaf berkali-kali atas apa yang dia lakukan
“Maaf ya Nanta! Maaaaaf banget. Nanti kakak beliin hadiah tapi kakak sekarang harus pergi. Dadahh Nantaaa!”
Belum sempat mengatakan satu huruf pun, Nanta sudah di tinggal berdua dengan Adi. Perasaan yang benar-benar campur aduk antara marah, kesal, sedih, rindu dan canggung berkecamuk dalam hatinya.
Namun ia tak berpikir lama, ia mencoba keluar dari sana tapi nihil Tangannya kini ada di genggaman Adi yang napasnya masih tersengal-sengal
“Tunggu. Aku mau ngomong”
Nanta mengibaskan genggaman itu dan menatap Adi dengan marah
“APA? Aku gak ada urusan sama Ketos ADMADJA yang dermawan dan rupawan ini.”
Adi memejamkan matanya kesal “aku mau ngomong! Dengerin dulu”
Nanta makin marah, matanya berkaca-kaca “gak perlu. ”
Adi mendorong Nanta ke tembok, namun tangannya sudah memeluk punggung Nanta sebelum mengenai tembok itu. kemudian ia menyandarkan dahi nya pada dahi Nanta.
“dengerin dulu, aku jelasin semuanya.”
...💫Terima Kasih💫...
...(terus dukung karya ini dan karya karya leaniz yang lain ya! like,Vote dan coment! terimakasyiiii💖)...
...@yupipoem/@anggiiek__...
__ADS_1