KISAH UNTUK GERHANA

KISAH UNTUK GERHANA
Bab 23 Rindu yang datang


__ADS_3

kertas ke kepala Kenzie. " Mereka Pacaran sama gue cuma sekadar Pacaran doang. Nggak sedikit Pun gue sentuh tubuh mereka. Paling kalo khilaf gue Pegang dikit doang,"


Bima memicingkan matanya. " Ulala Pegang bagian mana tuh ? A Paha B sendiri aja Lo duluan aja,"


...••••...


Setelah membantu Bu intan, Liona berjalan menuju kelasnya Namun langkahnya terhenti lantaran mendengar namanya disebut


" Wah ! Gila lo, Atta Hebat juga lo bisa naklukin hati Liona Dikit lagi lo bisa dapetin hati Liona. Sesuai janji gue waktu itu, " Salah satu teman Atta memberikan amplop berisikan uang kepada Atta


Atta menerima amplop berisikan uang dari tangan temannya, " Siapa dulu Atta gitu !"


" Jadi Liona kalian jadiin bahan taruhan nih, ? Busuk juga cara lo, " maki salah satu teman di sana


" Cuma buat bercandaan doang," sahut yang lainnya.


" Kenapa harus Liona ?" tanya Atta


Bara mengedikkan bahunya. " Nggak tau. Cuma kepikiran aja, " ia menoleh menatap Atta. " Lo nggak ada rasa sama Liona, kan ? Kalau sampe ada habis lo di tangan Gerhana,"

__ADS_1


" Lo nggak tau aja Dua kali gue remuk di tangan Gerhana gara-gara gue dekatin Liona,"


Liona mendengarkan Perbincangan mereka dengan tak Percaya. Sungguh ia sangat menyesal menaruh rasa suka Pada Atta. Liona membalikkan badannya saat melihat Bara dan Atta melangkah keluar. Diliriknya Atta yang juga menatapnya dengan terkejut.


" Lo ... ngapain di sini ? tanya Bara dengan dahi yang berkerut


Liona menggeleng sebagai jawaban. Cewek itu melangkah sebelum akhirnya tarikan Pada tangannya menghentikan Liona.


" Lo denger semuanya ? tanya Atta


" Gue ..... " Liona menatap Atta Penuh dengan kebencian, " Nyesel gue Pernah suka sama banci kayak lo," kemudian cewek itu melenggang Pergi membawa Perasaan kecewa. Atta menatap Punggung Liona yang kian menjauh Entahlah ada Perasaan yang tidak enak saat Liona mengetahui semuanya


...••••...


Buru-buru Liona memasukkan buku-bukunya ke dalam tas saat mendengar bel Pulang sekolah berbunyi. ia hendak melangkah keluar kelas Namun, langkahnya terhenti saat sebuah tangan menarik bahunya.


" Lo diapain sama Atta ? tanya Gerhana


Liona menggeleng Pelan. " Gue nggak diapa-apain. Minggir, Gerhana gue mau Pulang, " Liona mendorong tubuh Gerhana. Namun, bukannya menyingkir, Gerhana justru menutup Pintu kelas lalu menyandarkan tubuhnya sambil bersedekap dada

__ADS_1


" Apa gue bilang. Atta itu Cuma main-main aja sama lo. Sekarang rasain, kan ?" Gerhana tersenyum meledek


" Emang semua cowok nggak ada yang beda !" ucap Liona kesal. Gerhana melayangkan jitakan kecil di atas kepala Liona. " Minggir lo ah ! Jangan bikin mood gue tambah ancur," kesal Liona


" Bentar doang, gue mau ngomong sama lo,"


Liona menghela napasnya Pelan," Mau ngomong apa ? Gue nggak ada waktu buat lo,"


Gerhana berdeham Pelan, Cowok itu menatap intens wajah cantik di hadapannya ini. Munafik kalau Gerhana bilang Liona itu tidak cantik Liona sangat cantik bahkan sangatlah cantik.


" Sebentar lagi libur Panjang, " Gerhana mengedikkan bahunya, " Sekitar setengah bulan lebih kita libur,"


" Terus, " tanya Liona dengan alis terangkat sebelah


Gerhana menyejajarkan tubuhnya dengan tubuh Pendek Liona Tangannya bergerak mengusap kepala Liona. Sudut bibirnya terangkat membentuk seulas senyum.


" Sebentar lagi libur Panjang Gue kalua kangen lo, boleh, kan ?


...••••...

__ADS_1


__ADS_2