KISAH UNTUK GERHANA

KISAH UNTUK GERHANA
Bab 55 Hancur


__ADS_3

" ini l Pikir bakal selesaikan masalah Nggak ! ujar Farah emosi.


" ini bukan masalah Pribadi lagi, Far, ini udah jadi aib sekini l Pikir bakal selesaikan masalah Nggak ! ujar Farah emosi.


" ini bukan masalah Pribadi lagi, Far, ini udah jadi aib sekolah kita Gue nggak mau ada cewek baru itu lagi di sini !" sahut Brenda tak terima


" Robek semua banner-nya," suruhan dari bibir Liona mampu mengalihkan Pandangan Farah dan yang lain. " Dia nggak salah jadi murid di sini Yang salah itu ..... " Liona melirik ke kanan, melihat Naura meremas kuatolah kita Gue nggak mau ada cewek baru itu lagi di sini !" sahut Brenda tak terima


" Robek semua banner-nya," suruhan dari bibir Liona mampu mengalihkan Pandangan Farah dan yang lain. " Dia nggak salah jadi murid di sini Yang salah itu ..... " Liona melirik ke kanan, melihat Naura meremas kuat tali tasnya " Yang salah itu kelakuan dia. Tampang aja sok Polos, ternyata munafik di belakang,"


Semua tercengang mendengar tutur kata Liona yang menusuk. Mereka tahu Kalau Liona sakit hati Perihal kabar menghebohkan kemarin. Naura yang dikenal baik dan murid baru yang tak tahu apa-apa. tiba-tiba saja merusak hubungan orang. Tentu hal ini membuat mereka terkejut.


Liona Pergi. ia tak memedulikan siswa-siswi lainnya yang membicarakannya. ia malas rasanya masuk kelas untuk hari ini. apalagi bertemu wajah yang nantinya akan membuat hatinya berdesir ngilu.


" Sakit hati banget tuh kayaknya si Liona," ucap Brenda menunjuk Liona dengan dagunya

__ADS_1


" Semuanya lepas banner ini, Jangan diperpanjang lagi. Bapak nggak tau masalah kalian apa sampe bikin kalian bertindak berlebihan seperti ini," ujar Pak Wawan yang baru saja datang


Naura yang berdiri tak jauh dari kerumunan, lantas berlari menerobos kerumunan itu. Berbagai sorakan menyapa telinga Naura seolah masa bodo, cewek itu mengabaikan semuanya


" LIONA !" Naura berlari ke arah Liona


Liona langsung menghentikan langkahnya. " Ada apa ? Kalau nggak ada yang Penting jangan ....."


" Kasih ini ke Gerhana," Potong Naura sembari menyerahkan satu kotak bekal kepada Liona


" Na, Aku ..... "


Suara gelak tawa terdengar di telinga Liona dan Naura, membuat dua cewek itu menoleh bersamaan. Celine, Kirana, dan Halen tiga cewek itu menghampiri Liona.


" Ternyata ini murid baru yang udah berani-beraninya merusak hubungan orang," Kirana menatap Naura dari atas sampai bawah

__ADS_1


" Bisa-bisanya lo kalah saing sama cewek seperti dia, Celine," Kata Helen diiringi mengejek. " Gue kira lo itu Pendiem taunya nusuk temen dari belakang,"


Celine memutari tubuh Liona. Cewek itu memainkan ujung rambut Liona sebentar.


" Liona, Liona. Udah gue udah sih, dari awal hubungan lo itu sama Gerhana itu bakal hancur nanti Terbukti, kan sekarang," Celine menaikkan sebelah alisnya.


" Lo nggak usah sok tau !" sentak Liona


Celine menatap Liona sejenak kemudian tertawa Pelan. " Lo tau, Na ? Celine mendekatkan bibirnya tepat di telinga Liona. " Gue Udah Puas banget liat hubungan lo sama Gerhana itu hampir selesai,"


Liona menatap Celine, Kirana dan Halen yang Pergi darinya. ia menoleh menatap Naura. Sebelum ia melenggang, Liona berucap


" Nggak Perlu jadi orang lain buat dapetin orang yang lo mau. Gue bakal lepasin Gerhana kalau kalian berdua sama-sama ada rasa,"


...••••••...

__ADS_1


__ADS_2