KISAH UNTUK GERHANA

KISAH UNTUK GERHANA
Bab 32 Jangan Pernah ada Kata Putus


__ADS_3

tu l jatuh menabrak kotak sampah hingga sampah-sampah yang ada di dalamnya berserakan mengotori tubuhny tengah jalan entah karena apa. Lagipula ini salah Gerhana sendiri. Salah siapa

__ADS_1


Ayo, bawa ke bengkel deket sini aja," ucapnya memotong ucapan Gerhana.pa kamu Nggak Malu,"iona menoleh dan terkekeh Pelan. " Apa yang harus dimaluin, Gerhana ? Udah ayo buruan ke bengkel biar Kita cepet sampe rumahnya,Gerhana tersenyum. Tangannya bergerak mengacak-acak rambut Liona dengan gemas. Lalu langkah kaki mereka membawanya ke bengkel terdekat. Gerhana menarik Pergelangan tangan Liona keluar dari dalam bengkel ketika tahu Perbaikan motornya akan memakan waktu yang laLiona menendang-nendang kerikil di bawah kakinya. Mereka Pulang dengan berjalan kaki berdua di bawah langit yang sebentar lagi menumpahkan airnya. Kenapa ia jadi bimbang dengan Perasaannya sendiri ? ia menoleh menatap Gerhana. Merasa diperhatikan Gerhana menaikkan sebelah alisnya

__ADS_1


amu kenapa ? tanyanyona menggeleng. ia hanya teringat dengan nilai sekolahnya yang turun drastis. Liona tak ingin menyalahkan hubungannya, tapi semenjak ia berhubungan dengan Gerhana. ia lebih sering melupakan Pekerjaan sekolahnya, ia hanya tak mau beasiswanya menjadi taruhan. Mana mungkin Liona bisa membiayai sekolahnya sendiri ? SMA Garuda bukan seperti sekolah biasa. SMA Garuda adalah sekolah yang biayanya lumayan cukup tinggi.ona ingin mengakhiri hubunganntuk sementara waktu ini dan memfokuskan dirinya ke nilai sekolahnya. Namun, ia juga tidak ingin tersiksa karena Perasaannya. Liona mendongak menatap GerhanaGerhana," Panggiln Kenapa,na menatap Gerhana ke depan. " Kalau seumpama kita usai sampai sini aja apa kamu mau,erhana menghentikan langkahnya, menatap Liona dengan bingung Apa baru saja ia membuat kesalahan ?erhana tertawa Pelan menganggapi ucapan Liona. " Lo ngomong apa sih ? Ayo jalan lagi dikit lagi kita sampe .... "Aku nggak lagi bercanda, Gerhana."Nggak mungkin lo ngomong gitu tanpa alasan. Kita baru aja jalani hubungan ini. Lucu banget tiba-tiba selesai, " Gerhana terkekeh dengan hambar," Apa karena nilai sekolah lo yang buat ngomong gini Lo bisa ngomong ini baik-baik. Lo bisa ngomong kalau lo Pengen Perbaiki nilai lo. Biar gue yang ngejauh sebentar," ucapnyiona menatap Gerhana. ia tidak ingin mengakhiri hubungannya hanya saja ia tidak ingin ayah dan abangnya menyalahkan hubungan ini. Liona menunduk saat merasakan Gerhana mengusap tangannya.Lo mau udahan, kan ? Kita nggak Perlu Putus, biar gue yang jauh dari lo buat beberapa hari ke depan. Sampe nilai lo balik lagi, bahkan sampe kita lulus pun gue siap nunggu. Asalkan jangan ada kata Putus, Na,"

__ADS_1


" Na, Kenapa ?" Gerhana mengusap kepala Liona, " Kenapa Sayang," Liona menggeleng. Gerhana tersenyum. ia tahu apa yang ada di Pikiran Liona sekarang, " Belajar lagi, ya ?" Kalau gue bodoh gini, lo jangan ikut-ikutan bodoh kayak gue. Lo itu Perlengkap kekurangan gue, jangan hanya karena hubungan ini, lo jadi males sama kewajiban lo," ucap Gerhana

__ADS_1


" Maaf," ucap Liona. Gerhana mengangguk dan mengusap sayang rambut Liona. ia melepaskan Pelukannya dan menyejajarkan tubuhnya dengan Liona. Tangan kanannya bergerak menutupi kepala Liona dari guyuran air hujan yang kian deras.Entah udah ke berapa kalinya gue bilang ini sama lo. intinya gue nggak ada kata bosen buat ngomong ini sama lo," ucap GerhanaApa ?" tanya Lionue itu," Gerhana menunjuk dirinya sendiri," Sayang banget" sambungnya," sama lo," ia menepuk Pelan Pucuk kepala Liona kemudian mencolek hidung Liona Liona," Jangan Pernah ada keinginan buat ninggalin gue ya ? Gue tanpa lo saat itu Juga selesai hidup gue, Na,"

__ADS_1


__ADS_2