
"Masya Allah, ini beneran manis banget senyumnya "Guman visya sambil tersenyum manis kepada Koko Tan
" hujan nya lama banget ya reda nya, kamu masih kuat kan nahan dingin nya " tanya Koko Tan
" masih kok ko, Koko tenang aja " jawab visya gugup
Koko Tan pun mengusap-usap tangan nya kemudian di tempelkan di tangan visya, supaya visya tidak terlalu kedinginan
" ohhh, aku gapapa kok Koko, sudah ahh jangan seperti ini " ujar visya malu-malu
" biarkan seperti ini vis, kamu bisa sakit jika terlalu lama kedinginan" ujar Koko Tan serius
visya hanya terdiam, sesekali dia memejamkan mata nya di kala Koko Tan mengusap sambil meniup tangan nya kemudian di tempelkan kembali di tangan visya
beberapa menit kemudian hujan reda ....
" ayo kita pulang Vis " ujar Koko Tan sambil tersenyum
namun seperti nya visya sedang dalam keadaan tidak baik wajah nya pucat dan bibir nya kering
" visya kamu gapapa kan ??" tanya Koko Tan yang khawatir sambil memegang dahi visya
" Ya ampun badan kamu panas Vis " ujar Koko Tan kemudian menggendong visya
" ehh...ko, gak usah di gendong, visya malu kalo di lihat warga sini" ujar visya yang masih dalam gendongan Koko Tan
" kamu yakin kuat jalan dari sini ke rumah kamu " ujar Koko Tan
" iya aku mendingan jalan kaki dari pada di gendong " ujar visya kemudian
" yaudah yuk keburu Azan magrib" ujar Koko Tan sambil menuntun visya
*****
" pak'e, visya kemana to kok lama banget, ibu khawatir banget pak takut di apa-apain sama pemuda itu, dia kan baru kenal " ujar Bu Titin yang dari tadi mondar mandir di teras rumah nya
__ADS_1
" sabar to buk'e tadi kan hujan mungkin sekarang lagi di jalan, bapak yakin kok pemuda itu anak baik-baik" ujar pak Sofian sambil menyeruput kopi hangat nya
" susah ya punya suami yang gak punya perasaan was-was sama anak nya, anak kita Ki anak wedok pak, kalo terjadi apa-apa sama dia bagaimana, laki-laki mah kalo udah nafsu gak inget resiko" ujar Bu Titin yang terlalu khawatir
" yowes bapak keluar aja, bapak cari si visya, dari pada ibu ngomel-ngomel, jangan lupa nanti siapkan bapak air hangat Yo buat mandi berdua sama ibu " ujar pak Sofian sambil mencolek pinggang istri nya
" bapak Ki Jan...mbok inget umur to, yowes sana jalan " ujar Bu Titin yang masih kesal dengan pak Sofian
" yowes iya Bu, inget ya mandi nya nungguin bapak, bapak belom di kasih jatah 4 hari lho gara-gara ibu datang bulan" ujar pak Sofian sambil mengedipkan mata nya
" Iyo sayang, wes kono jalan keburu magrib nanti aku mandi duluan lho kalo sampe magrib datang nya " ujar Bu Titin kemudian masuk kedalam rumah
pak Sofian pun langsung pergi meninggalkan rumah
*****
" visya kamu masih kuat ??" tanya Koko Tan yang khawatir
" harus nya aku yang tanya Koko Tan baik-baik aja gak, Koko kan habis kecelakaan" ujar visya sambil berjalan
" aku baik-baik saja, bukti nya aku tetap bisa berdiri tegak di samping kamu " ujar Koko Tan sambil tersenyum
" hemm, terlalu manis ya " ujar Koko Tan yang tiba-tiba kepedean
dan tiba-tiba
" visya ......" teriak pak Sofian yang berlari dari arah depan visya
" bapak " ujar visya sambil berlari kecil menghampiri bapak nya
" owalah ndok,...ayo kita pulang, keburu magrib gak baik magrib-magrib di luar rumah" ujar pak Sofian
" njeh pak ayo kita pulang" ujar visya sambil berjalan bersama pak Sofian dan Koko Tan
" saya minta maaf pak, karena pulang nya terlalu lama sampai bapak harus menyusul kita ke sini " ujar Koko Tan yang berjalan beriringan dengan visya dan pak Sofian
__ADS_1
" tidak masalah Koko Tan, justru saya senang karena anak saya dan Koko Tan baik-baik saja " ujar pak Sofian Sambil tersenyum
mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah
*****
sesampainya mereka di rumah
" Assalamualaikum Bu " ujar visya sambil masuk ke dalam rumah
" Waallaikumsalam visya " ujar Bu Titin yang keluar dari dapur
" kamu main ke mana saja to vis kok lama banget ?" tanya Fadel yang baru saja keluar dari kamar nya
" Iki lho mas, temenin Koko Tan jalan-jalan keliling kampung" ujar visya sambil duduk di kursi
" aku Reti paijem, maksud ku, ke RT mana kok lama banget, kalopun tadi hujan terus kamu di ujung kulon sana pasti masih bisa pulang sebelum jam lima sore, ini sudah jam setengah enam lebih lho" ujar Fadel
" maaf mas, tadi visya kedinginan jadi jalan nya agak lambat " ujar visya sambil menunduk kan kepala nya
" Halah ngomong wae kuwe golek-golek kesempatan Ben ISO nyedeki wong seng neng samping mu, Yo kan " ujar Fadel menggunakan bahasa daerah agar Koko Tan tidak tau apa yang Fadel bicarakan
" ora Yo, aku emang ke ademan " ujar visya sedikit tinggi
" hacimmmm" visya bersinn
" Iyo mas percaya kok Adek ku sayang " ujar Fadel yang cengengesan
" visya mandi Yo ndok keburu magrib, nanti kita sholat berjamaah " ujar Bu Titin
" emm Vis kamu mandi nya agak cepet ya, gantian sama bapak, bapak juga belom mandi " ujar pak Sofian sambil mengedipkan mata nya ke Bu Titin
" owalah njeh pak" ujar visya sambil meninggalkan rumah tamu
" yowes kalo gitu ibu tinggal ke dapur dulu ya Koko Tan " ujar Bu Titin kemudian meninggalkan ruang tamu
__ADS_1
ini visualnya kak Fadel ya guys, maaf kalo terlalu ganteng 😁