
" awan nya abu-abu lagi Vis pasti lama " ujar Wahyu yang melihat ke arah jendela yang terbuka
" aku telpon ibu dulu Yo mas, gimana baik nya ini, kita terobos pulang aja atau tunggu hujan reda " ujar Visya karena dia takut ibu nya berfikiran negatif tentang dirinya dan juga Wahyu
" yowes iya Vis, coba kamu telpon" ujar wahyu kemudian membaringkan tubuhnya di kasur, seharian ini dia terlalu banyak menguras energi nya, di tambah lagi pukulan di wajah dan tubuh nya membuat dia kekurangan tenaga
" hallo assalamualaikum Bu " ujar visya
"Waallaikumsalam ndok " ujar bu Titin
" Visya sama mas Wahyu nekat pulang apa tunggu di sini aja Bu, visya takut ibu khawatir sama kita kalo kita gak segera pulang" ujar Visya
" tunggu hujan reda wae ndok, kasian nak Wahyu, habis babak belur gitu masa suruh hujan-hujanan, uwes ibu percaya sama kalian, ibu yakin kalian tau batasan " ujar bu Titin
" enjeh Bu, makasih njeh Bu " ujar visya lega
"Iyo Vis yowes ibu matiin Yo, hujan ndok takut gluduk , assalamualaikum " ujar Bu Titin
" waallaikumsalam Bu " ujar visya kemudian mengakhiri panggilan tersebut
" suruh tunggu hujan reda mas kata ibu " ujar visya
" owalahh yowes kalo gitu istirahat aja Vis " ujar Wahyu
" mas kecapean yo " ujar visya kemudian duduk di samping Wahyu
Wahyu yang menyadari posisinya tidak baik langsung duduk dan tersenyum kepada visya
" ke ruang tamu aja yuk " ajak Wahyu
" Iyo mas " ujar visya
__ADS_1
mereka pun duduk di ruang tamu
" Vis adem " ujar Wahyu sambil melipat kedua tangannya
" sama mas hehe" ujar visya sambil nyengir
Wahyu pun tersenyum genit ke arah visya
" Vis sini duduk " ujar wahyu sambil menepuk paha nya
" mau ngapain mas jangan macem-macem lho " ujar visya dengan nada tinggi
" enggak kok, bentar aja Vis aku gak akan macem-macem" ujar Wahyu sambil tersenyum manis
" gak mas, aku malu " ujar visya kemudian berdiri dan melangkah menuju kamar
Wahyu pun dengan sigap menarik tangan visya, dan Visya pun jatuh di pangkuan Wahyu
" kenapa? " tanya Wahyu yang heran karena mendadak visya terdiam
" keras hehe " ujar visya sambil tersenyum tipis
Wahyu pun gemas dengan tingkah visya kemudian dia mendekatkan wajahnya ke leher visya
" mas jangan macem-macem, aku takut mas " ujar visya sambil mencoba berdiri dari pangkuan Wahyu, namun Wahyu Sangat kuat untuk menahan tubuh visya
" sutttt!!, aku cuma mau minta cium " ujar Wahyu sambil tersenyum genit
visya terdiam sambil memejamkan matanya, tangan nya pun meremas-remas baju Wahyu
Wahyu melancarkan aksinya, dia menghirup udara di bagian leher dan rambut visya, rambut visya yang wangi dan di biarkan terurai membuat Wahyu semakin gemas dengan visya, sesekali tangan visya memukul dada Wahyu
__ADS_1
" I love you Navisya Kayla Akbar " ujar Wahyu kemudian dia mencium bibir visya dengan lembut, visya pun merasakan ciuman yang di berikan oleh Wahyu, visya pun mengingat adegan Drakor favorit dia saat berciuman, kemudian visya membalas ciuman Wahyu dengan lembut dan tangan nya yang tadi nya meremas dan memukuli dada Wahyu, kini mulai membelai wajah dan rambut Wahyu, Wahyu pun nyaman dengan situasi itu, tapi rasa nyaman itu terhenti di saat ke dua nya mulai kehabisan nafas
" makasih " ujar wahyu sambil tersenyum maniis Kepada visya
" sama-sama" ujar visya sambil tersenyum manis dan menundukkan kepalanya
" mau duduk di sini, apa di sofa " tawar Wahyu yang menyadari bahwa visya sudah mulai nyaman di pangkuan nya
" duduk di sofa mas " ujar visya kemudian dia pun turut dari pangkuan Wahyu, dan duduk di samping Wahyu
" maaf ya kalo aku buat kamu gak nyaman " ujar Wahyu
" gak kok mas, gapapa" ujar visya
" besok malem aku ke rumah kamu sama ibu dan ayah, buat ngatur tanggal pernikahan kita" ujar wahyu
" mas Wahyu beneran cinta kan sama visya" tanya visya yang belum yakin, karena dia hanyalah gadis biasa yang jika di bandingkan dengan teman-teman Wahyu tidak ada apa-apa nya
" aku harus ngomong berapa kali visya, aku udah lama jatuh cinta sama kamu" ujar Wahyu sambil menggenggam tangan visya
" makasih banyak ya mas " ujar visya sambil tersenyum maniis
" aku mau tiduran di sofa Vis, geser dikit gapopo Yo " ujar wahyu
" Iyo mas " ujar visya
Wahyu pun merebahkan tubuh nya di sofa, visya mengelus rambut Wahyu sambil tersenyum
" bobok aja mas kalo ngantuk, nanti kalo udah reda aku bangunin " ujar visya
" Iyo Vis " ujar Wahyu, tanpa butuu waktu lama Wahyu pun tertidur di sofa itu
__ADS_1