
visya dengan lembut mengelus rambut Wahyu, dia pun mengecek ponsel nya dan memfoto Wahyu yang sedang terlelap
" mas rasanya seperti mimpi bisa sedekat ini " ujar visya sambil menatap wajah Wahyu
*****
sementara itu Koko Tan dan ayah nya sudah sampai di sebuah villa yang ada di kota
" Chen kita akan tinggal di Indonesia untuk sementara, ada urusan mendadak yang ingin ayah selesaikan " ujar ayah Chen
" urusan apa " tanya Koko Tan yang penasaran
" ada pekerja baru yang ingin ikut ke Thailand, kita akan tinggal di Thailand beberapa waktu, jadi aku harus urus keberangkatan mereka, ingat selama di sini jangan pernah mencoba untuk keluar dari vila ini " ujar ayah Chen
" permisi tuan Suho, ada 30 pekerja dari Indonesia yang akan ikut ke Thailand " ujar seorang anak buah tuan Suho yaitu ayah Koko Tan
" suruh mereka menepati kamar yang ada di vila ini, aku akan bersenang-senang dengan mereka haha " ujar tuan Suho
" baik tuan " ujar anak buah itu
" ayah memang kejam " ujar Koko Tan sambil menatap wajah ayah nya
" mereka harus di latih dulu hahaha " ujar tuan Suho kemudian meninggalkan Koko Tan
Koko Tan pun diam di kamar nya sambil membayangkan, senyum ceria visya, wanita yang membuat nya jatuh cinta di pandangan pertama, saat visya menyelamatkan dia
" kamu lagi apa Vis, pasti sekarang kamu syok banget sama kejadian tadi, dan kamu gak mau ketemu aku lagi " ujar Koko Tan lirih
Koko Tan pun mengambil buku dan pensil, di lukis nya kembali wajah visya yang cantik dan anggun itu
****
Hujan pun reda, visya segera membangun kan Wahyu yang tertidur
__ADS_1
" mas Wahyu, mas Wahyu, bangun mas hujan nya sudah reda "ujar visya sambil menepuk pipi Wahyu
Wahyu pun terbangun dan mengambil posisi duduk di samping visya
" ayo mas pulang keburu sore " ujar visya Sambil tersenyum manis
" aku cuci muka dulu ya Vis "ujar Wahyu kemudian menuju kamar mandi
" laper " ujar visya sambil memegang perut nya
beberapa menit kemudian Wahyu pun selesai
" ayo pulang Vis " ujar Wahyu
" mas...." panggil visya lirih
" apa visya " jawab Wahyu dengan lembut
" iya deh, yowes ayo kita pulang dulu, nanti ibu khawatir lho " ujar Wahyu kemudian mengandeng tangan visya
beberapa menit kemudian mereka pun sampai di rumah visya
" Assalamualaikum " ujar visya dan Wahyu bersamaan
" waallaikumsalam nak Wahyu, visya " ujar Bu Titin yang membukakan pintu
" maaf Bu lama tadi hujan nya awet banget" ujar visya
" iya gapapa ndok, ibu juga gak tega kalo kalian kehujanan, kan besok malem mau atur tanggal, jangan sampai sakit " ujar Bu Titin sambil mengedipkan satu mata nya
" hehe njeh Bu " ujar visya
" yowes ayo masuk " ujar Bu Titin
__ADS_1
" maaf Bu, Wahyu gak bisa lama-lama, besok Wahyu sudah mulai mengajar, jadi harus siapkan materi buat sekolah besok" ujar Wahyu sambil tersenyum manis
" lho mas Wahyu tadi katanya mau temenin visya makan " ujar visya sambil memonyongkan bibirnya
" kapan-kapan aja ya Vis, hari ini mas mau belajar dulu, kamu hati-hati di rumah " ujar wahyu kemudian bersalaman dengan Bu Titin dan Visya kemudian meninggalkan mereka
" uwes to Ojo mecucu ngunu, besok kan masih ketemu to " ujar Bu Titin sambil menarik bibir visya yang monyong
" bu'e ki, " ujar visya sambil berjalan menuju kamar nya
visya pun merebahkan tubuhnya di kasur, kemudian mengingat kembali, tentang foto kak Rara dan Koko Tan
tiba-tiba kak Fadel dengan usilnya masuk ke dalam kamar visya dan duduk di tepi ranjang visya
" Vis, kamu habis ngapain sama Wahyu? " tanya Fadel dengan wajah usilnya
" habis ngecek berkas nya Koko Tan mas, di rumah kulon " ujar visya dengan santai
" ohhh gak ngapa-ngapain kan ?" tanya kak Fadel lagi
" ora ihh sana lho keluar " ujar visya sambil mendorong tubuh Fadel
" Iyo Iyo metu, aku cuma mau kasih tau aja, kalo Karina merantau ke Thailand" ujar kak Fadel dengan santai
" apa!!!! ke Thailand ! " teriak visya
" duhh kecilin sedikit sih kalo ngomong Vis, gak harus semua orang tau kan kalo kamu lagi teriak " ujar Bu Titin di dapur yang kaget dengan teriakan visya
" mas kok dia gak bilang sama aku to " ujar visya yang lemas karena sahabat karib nya merantau jauh di negara orang
" gak ada yang di kasih tau Vis, hanya Malik saja yang di kasih tau sama Karina " ujar kak Fadel
visya pun terdiam sejenak membayang nasip sahabat nya itu, apakah dia akan baik-baik saja, atau malah sebaliknya
__ADS_1