
Pak Sofian pun mulai menanyakan rencana koko Tan selanjutnya di kampung ini
" maaf Koko Tan sebelum nya jika saya terlalu ikut campur, saya hanya sedikit memberikan bantuan, jika Koko Tan tidak keberatan, saya memiliki satu rumah yang ada di kampung ini, rumah itu hanya di huni oleh anak buah saya yang bekerja di kebun, si Imin dan Joko nama nya, jika Koko Tan mau tinggal di sana bersama mereka, saya akan sangat senang sekali Koko " ujar pak Sofian serius dan mulai tegang di ruang tamu itu
"sebelum nya terimakasih banyak pak, tapi apa itu tidak merepotkan bapak, saya sudah banyak sekali menyusahkan keluarga bapak "ujar Koko Tan sambil menatap pak Sofian
" tidak masalah Koko, saya sangat senang sekali " ujar pak Sofian
" kalo begitu saya akan tinggal di rumah bapak, tapi saya tidak mau jika gratis pak, paling gak saya di perlakukan seperti anak kosan jadi setiap bulan nya saya bayar ke bapak, biar bagaimana pun saya kan mandi dan tidur di situ " ujar Koko Tan yang merasa tidak enak hati
" tidak perlu repot-repot Koko Tan, saya ikhlas melakukan ini, gunakan uang Koko Tan untuk hal yang bermanfaat lainnya " ujar pak Sofian tersenyum maniis
" jika bapak tidak keberatan saya bisa kok, membantu bapak untuk mengantarkan hasil panen ke kota, atau mungkin membantu bapak panen di kebun, kapan bapak butuh kan saya, saya pasti siap pak " ujar Koko Tan mantap
" hahahaha, kalo masalah antar hasil panen ke kota saya sangat setuju sekali, mata saya yang tua ini sering mengantuk kalo di jalan, sangat susah mencari Supir di kampung ini, terlebih di kampung ini jarang sekali yang punya mobil "ujar pak sofian sambil memamerkan senyum nya yang mengambang
" baik kalo begitu deal ya pak " ujar Koko Tan yang ikut tersenyum
Bu Titin pun datang membawa kopi hangat, di susul visya yang sudah selesai mandi membawa kan pisang goreng hangat
"wahh mantep ini Mak, ada kopi ada pisang goreng hemm " ujar Fadel sambil melahap pisang goreng di meja
" Yo makanya to sekali-kali jangan cuma makan doang, mbok ya bantuin utek di dapur biar bisa goreng sendiri " ujar visya sambil duduk di samping Fadel
__ADS_1
" yowes ya ibu mau mandi dulu, keburu magrib, kalian lanjutin ngobrol nya, emmm pak bantuin ibu bentar di dapur " ujar Bu Titin sambil mengedipkan mata nya ke arah pak Sofian
"Oalah iya buk, haduh sampe lupa " ujar pak Sofian, sambil berjalan menuju dapur, pak Sofian baru ingat janji nya dengan Bu Titin tadi sore
" welehhh baju dari pak Wahyu dipake lho ciyee " goda Fadel yang melihat visya mengunakan piyama dari pak Wahyu
" Opo sih mas, namanya di kasih Yo di pake to " ujar visya manyun dan berhasil membuat Fadel tertawa terbahak-bahak
" kata nya pak Wahyu nanti malam mau ke sini lho vis, mau anterin catatan belanjaan yang di beli ibu sama bapak besok di kota, kan besok kita kerja bakti buat acara ulang tahun kampung jati lutung "
" ah mas Ki gampang bohong lho gak seneng aku ih " ujar visya tambah manyun
" ohhh jadi nama kampung ini jati lutung " ujar Koko Tan sambil mengangguk-angguk
" iya ko nama nya aneh ya " ujar Fadel sambil menyeruput kopi nya
"Karna di sini banyak pohon jati nya, dan pohon jati ini salah satu kebanggaan warga kami, maka dari itu di beri nama kampung jati, dan lutung nya yaa karena di sini banyak lutung yang berkeliaran naik- naik di atas pohon jati " ujar Fadel jelas
" ohhh pantesan aja nama kampung nya jati lutung " ujar Koko Tan
" biasanya lutung nya loncat-loncat bareng visya di pohon hahaha " ujar Fadel cengengesan
"enggak ya, sembarangan aja kalo ngomong" ujar visya yang tidak terima
__ADS_1
suara azan magrib pun berkumandang, kebetulan pak Sofian dan Bu Titin sudah selesai mandi, dan mereka berempat menjalankan kewajiban mereka sebagai umat muslim, sebelum keluar dari ruang sholat pak Sofian dan keluarga mengaji terlebih dahulu, kebiasaan itu sudah dilakukan keluarga pak Sofian sejak Fadel masih kecil
beberapa menit kemudian ....
tok tok tok. ...
" assalamualaikum pak Sofian" ujar seorang pemuda di balik pintu rumah yang belom terbuka
Koko Tan pun membuka pintu itu
" waallaikumsalam silahkan masuk " ujar Koko Tan sopan
tamu itu pun langsung duduk
" perkenalkan saya Wahyu, kalo boleh tau anda siapa nya pak Sofian ya " ujar Wahyu sambil tersenyum maniis
" saya Tan, saya baru saja mendaftar kan diri di kampung ini " ujar Koko Tan
" kalo begitu nanti ikut saya keliling kampung saja, kebetulan saya adalah anak pak lurah di kampung ini, saya senang sekali jika ada warga baru dikampung " ujar Wahyu antusias
" ohhh terimakasih banyak tawaran nya, tapi saya harus mandi dulu hehe " ujar Koko Tan nyengir
" hahaha okelah gak masalah Tan " ujar pak Wahyu
__ADS_1
ini visual nya pak Wahyu ya, hayooo ini bias nya siapa jangan bayangin kalo lagi nyanyi ya ,bayangin aja jadi pak Wahyu yang biasa ngomong bahasa Jawa 😂