Koko Tan

Koko Tan
part 2


__ADS_3

" ya udah biar saya bersihkan dulu luka nya " ujar pak Kelvin yang di bantu oleh jastin Asisten nya di puskesmas


Di luar visya dan kak Fadel hanya bisa duduk diam sambil menunggu kabar dari dokter Kelvin


" kira-kira ngopo Yo mas ,dia bisa menabrak pohon besar itu, emang nya gak kelihatan kalo ada pohon Segede itu di jalan " ujar visya yang memulai pembicaraan


" Yo mana mas tau vis, yang jelas tadi malem itu dia pasti ngebut bawa mobil nya, makanya dia hilang kendali pas di tikungan " ujar kak Fadel


Visya dan Fadel pun kembali terdiam Karna masih tegang dengan kejadian barusan


" Astagfirullah OPO kui!!!!!" pekik visya yang tak sengaja melihat mba Lastri penunggu pohon mangga di depan puskesmas


" kamu liat apa to" tanya Fadel yang penasaran


" ayo kita ke pohon mangga kayaknya tadi ada Lastri lagi terbang ke arah pohon itu" ujar visya


" ya udah to biarin knp harus di liat " ujar Fadel


" pokok e aku mau kesana, mas sini aja " ujar Visya sambil meninggalkan Fadel di depan puskesmas


setelah sampai di pohon mangga


" lho kok gak ada to, tadi tuh dia kaya bawa bayi lho penasaran aku, itu bayi gaib apa beneran ya " visya bertanya-tanya

__ADS_1


" kamu cari siapa to ndok" tanya Lastri yang tiba-tiba mengejutkan visya yang sedang celingak-celinguk di bawah pohon mangga


" astagfirullah ,...mba Lastri" pekik visya sambil memegang dada nya Karna terkejut


" ada apa to " tanya mba Lastri lagi


" tadi bayi siapa yang mba bawa " tanya Navisya


" bayi ku to Vis" jawab mba Lastri santai


" mba kalo mau maling bayi jangan di kampung kita kasian warga kita mba, kalo mba mau , maling aja bayi yang ada di kandungan orang-orang yang melakukan hubungan gelap" ujar visya


" kok kamu tau kalo aku habis maling bayi " tanya mba Lastri


" ya gak to, aku mana berani ambil bayi di daerah sini Vis, aku hanya maling di tempat yang jauh dari kampung ini, aku suka bayi " ujar mba Lastri sambil tertawa layaknya kuntilanak


" awas aja ya kalo berani tak tebang ini pohon mangga nya " ancam visya


" haduhhh jangan to, aku beneran gak maling di sini kok " ujar mba Lastri kemudian naik ke atas pohon


" Vis ini dokter Kelvin sudah selesai" teriak Fadel dari luar puskesmas


" iya mas " jawab visya sambil lari kecil menuju puskesmas

__ADS_1


di dalam puskesmas.....


" seperti nya mas ini luka nya tidak begitu serius, tapi yang serius adalah keadaan otak nya, Karna dia mengalami amnesia atau hilang ingatan " ujar dokter Kelvin


" waduh terus kita harus bagaimana dok apa orang nya udah sadar " tanya visya


" hoalahhh Vis ya jelas belom to, barusan aja di periksa " cetus Fadel yang membuat Visya malu di depan dokter Kelvin dan jastin


" mungkin nanti pagi orang nya sudah sadar yaaaahhh sekitaran jam 10 an " ujar dokter Kelvin


" kalo begitu kita pamit pulang aja ya dok, saya tinggal dulu mas nya di sini gapapa kan dok hehe " ujar Vina yang cengengesan


" no problem " ujar dokter Kelvin


" Vis kamu balik duluan aja, nanti bilang sama mamak kalo aku jagain orang kecelakaan di puskesmas sekalian kerja, nanti kamu anterin seragam ku ya " ujar Fadel sambil kembali duduk di kursi


" yowes iya, tapi minta jatah duit dong , aku nih kan belom kerja gak punya duit haha" ujar visya sambil tertawa


" dasar mata duitan " ujar Fadel sambil memberi kan lembar berwarna biru kepada visya


" yowes sana pulang ini jam setengah 5 jangan lupa sholat, gak sholat tak jitak kamu " ujar Fadel yang menutup kembali dompet nya dan memasukkan nya kedalam kantong celana


" oke siap bos matur suwun njeh " ujar Vina kemudian pergi meninggalkan Fadel

__ADS_1


__ADS_2