
" ya udah biar saya bersihkan dulu luka nya " ujar pak Kelvin yang di bantu oleh jastin Asisten nya di puskesmas
Di luar visya dan kak Fadel hanya bisa duduk diam sambil menunggu kabar dari dokter Kelvin
" kira-kira ngopo Yo mas ,dia bisa menabrak pohon besar itu, emang nya gak kelihatan kalo ada pohon Segede itu di jalan " ujar visya yang memulai pembicaraan
" Yo mana mas tau vis, yang jelas tadi malem itu dia pasti ngebut bawa mobil nya, makanya dia hilang kendali pas di tikungan " ujar kak Fadel
Visya dan Fadel pun kembali terdiam Karna masih tegang dengan kejadian barusan
" Astagfirullah OPO kui!!!!!" pekik visya yang tak sengaja melihat mba Lastri penunggu pohon mangga di depan puskesmas
" kamu liat apa to" tanya Fadel yang penasaran
" ayo kita ke pohon mangga kayaknya tadi ada Lastri lagi terbang ke arah pohon itu" ujar visya
" ya udah to biarin knp harus di liat " ujar Fadel
" pokok e aku mau kesana, mas sini aja " ujar Visya sambil meninggalkan Fadel di depan puskesmas
setelah sampai di pohon mangga
" lho kok gak ada to, tadi tuh dia kaya bawa bayi lho penasaran aku, itu bayi gaib apa beneran ya " visya bertanya-tanya
__ADS_1
" kamu cari siapa to ndok" tanya Lastri yang tiba-tiba mengejutkan visya yang sedang celingak-celinguk di bawah pohon mangga
" astagfirullah ,...mba Lastri" pekik visya sambil memegang dada nya Karna terkejut
" ada apa to " tanya mba Lastri lagi
" tadi bayi siapa yang mba bawa " tanya Navisya
" bayi ku to Vis" jawab mba Lastri santai
" mba kalo mau maling bayi jangan di kampung kita kasian warga kita mba, kalo mba mau , maling aja bayi yang ada di kandungan orang-orang yang melakukan hubungan gelap" ujar visya
" kok kamu tau kalo aku habis maling bayi " tanya mba Lastri
" ya gak to, aku mana berani ambil bayi di daerah sini Vis, aku hanya maling di tempat yang jauh dari kampung ini, aku suka bayi " ujar mba Lastri sambil tertawa layaknya kuntilanak
" awas aja ya kalo berani tak tebang ini pohon mangga nya " ancam visya
" haduhhh jangan to, aku beneran gak maling di sini kok " ujar mba Lastri kemudian naik ke atas pohon
" Vis ini dokter Kelvin sudah selesai" teriak Fadel dari luar puskesmas
" iya mas " jawab visya sambil lari kecil menuju puskesmas
__ADS_1
di dalam puskesmas.....
" seperti nya mas ini luka nya tidak begitu serius, tapi yang serius adalah keadaan otak nya, Karna dia mengalami amnesia atau hilang ingatan " ujar dokter Kelvin
" waduh terus kita harus bagaimana dok apa orang nya udah sadar " tanya visya
" hoalahhh Vis ya jelas belom to, barusan aja di periksa " cetus Fadel yang membuat Visya malu di depan dokter Kelvin dan jastin
" mungkin nanti pagi orang nya sudah sadar yaaaahhh sekitaran jam 10 an " ujar dokter Kelvin
" kalo begitu kita pamit pulang aja ya dok, saya tinggal dulu mas nya di sini gapapa kan dok hehe " ujar Vina yang cengengesan
" no problem " ujar dokter Kelvin
" Vis kamu balik duluan aja, nanti bilang sama mamak kalo aku jagain orang kecelakaan di puskesmas sekalian kerja, nanti kamu anterin seragam ku ya " ujar Fadel sambil kembali duduk di kursi
" yowes iya, tapi minta jatah duit dong , aku nih kan belom kerja gak punya duit haha" ujar visya sambil tertawa
" dasar mata duitan " ujar Fadel sambil memberi kan lembar berwarna biru kepada visya
" yowes sana pulang ini jam setengah 5 jangan lupa sholat, gak sholat tak jitak kamu " ujar Fadel yang menutup kembali dompet nya dan memasukkan nya kedalam kantong celana
" oke siap bos matur suwun njeh " ujar Vina kemudian pergi meninggalkan Fadel
__ADS_1