KUIKHLAS KAU PERGI

KUIKHLAS KAU PERGI
Restu Budi Pramudya Prov


__ADS_3

"Loh kok kenapa ini mobil, kok oleng gini ya" ucapku dalam hati karena merasakan keanehan pada mobilku yang sedang aku kendarai. Segera ku tepikan dan keluar dari mobil untuk memeriksa apa yang terjadi. "Ternyata ban depan sebelah kanannya kempes parah, pantas saja terasa oleng tadi. Yah gimana ini? aku belum pernah mengganti ban sendiri lagi. Nyesel banget, kalau tau akan gini jadinya aku gak nekat pergi sendiri deh ke sini, mana sepi lagi tempatnya. kira kira ada bengkel gak ya. Yaa Allah belum sholat magrib lagi, gimana ya" monolog ku dalam hati sambil melihat kondisi sekitar. Jujur aku bingung sekali dengan kondisi ini. Biasanya kalau berpergian jauh aku selalu di antar oleh pak Ari sopir keluargaku, tapi karena ia sedang tak enak badan akhirnya aku nekat pergi sendiri ke kota ini karena aku harus menghadiri pembukaan restoran baru keluargaku di kota ini. Alhasil, beginilah nasibku saat ini terdampar di sini, di tempat sunyi sepi, di dekat pemakaman umum pula, yaa Allah. Disaat aku sedang kebingungan mencari cara tutorial mengganti ban di yuktub tiba tiba ada suara seorang wanita bertanya di belakangku. Aku sempat kaget dan sedikit tak percaya, di tempat sesepi ini tiba tiba ada suara seorang wanita bertanya di belakangku "ya Allah, beneran orang bukan ya ini yang di bekang atau..." sebenarnya aku ragu untuk menoleh, ingin rasanya kabur saja dari tempat ini. Tapi kalau ternyata ini beneran manusia, malu lah aku. Setelah perang batin yang melanda aku putuskan untuk menoleh saja, kalaupun yang ada di belakangku beneran hantu ya aku ambil langkah seri lah,, kabur saja biar tak usah dipikirkan lagi yang penting selamat dulu.


Aku sedikit terkesima ketika aku menoleh dan berbalik ke belakang, Masyaa Allah, ada bidadari yang datang padaku menanyakan perihal apa yang terjadi padaku. Sempat tak percaya dan aku terdiam sejenak, sampai untuk yang kedua kalinya dia menanyakan perihal apa yang terjadi padaku, baru aku menjawabnya


"mas mobilnya kenapa? ada yang bisa saya bantu?" begitulah tanyanya padaku untuk yang kedua kalinya


"oh iya mba, maaf. Ini mobil saya bannya kempes tapi saya bingung cara untuk memasang ban serepnya, belum pernah soalnya"


"saya juga baru datang mba ke kota ini, jadi saya tidak tau di mana bengkel terdekat. Apa mba tau di mana letak bengkel terdekat dari sini?" jawabku menerangkan perihal masalah yang sedang aku alami saat ini dan menanyakan di mana bengkel terdekat dari sini


"kalau dari sini agak jauh mas letak bengkelnya, tapi kalau di ijinkan saya bisa kok bantu mas untuk pasang ban serepnya. Kebetulan saya sedikit bisa" jawabnya ramah. Aku sempat tak percaya akan kemampuannya, "masa cewe secantik ini bisa melakukan pekerjaan berat seperti ini? ini kan sebenarnya tugas laki laki, mau taruh di mana mukaku ini, masa kerajaan kayak gini di bantuin sama cewe, mana cantik gini lagi" monolog ku dalam hati.

__ADS_1


"Alhamdulilah,, beneran mba bisa? tapi nanti baju mba kotor? apa tidak apa apa?" tanyaku padanya memastikan apa benar ia mampu untuk melakukannya, kalau ternyata di tengah jalan tidak bisa tambah repot kan urusannya


"Insyaa Allah,, saya bisa mas. ga apa apa kok. Mana mas alat dongkrak, ban serep dan konci"nya? sudah mau gelap, di sini agak rawan kejahatan kalau sudah malam" ucapnya memastikan kalau ia bisa melakukannya dan menjelaskan bahwa ternyata di sini rawan kejahatan. "ya pantas saja, lawong tempatnya sepi gini kok, dekat kuburan lagi" monolog ku lagi dalam hati


"oh iya mba, saya ambilkan dulu di bagasi belakang" ucapku tak ingin membuang waktu


Ternyata memang benar ia bisa bahkan mahir malakukan apa sempat aku ragukan sebelumya. ia mengerjakannya dengan cepat dan aku hanya membantu sedikit sedikit sebisaku supaya keliatan ada "actionnya", pikirku


Alhamdulilah sudah selesai mas"ucapnya setelah beres mengganti ban. Aku terkesima dengan ya wanita ini, dengan kebaikannya yang tulus mau membantuku di samping ku akui aku juga terkesima dengan kecantikannya


"gak apa apa mas, Insyaa Allah saya ikhlas. Gak usah" ucapnya halus menolak pemberianku

__ADS_1


"mohon di terima ya mba, ini sebagai tanda terimakasih saya atas bantuan mba dan permohonan maaf saya tidak bisa mengantar mba soalnya saya belum sholat" ucapku sedikit memaksa. Aku bersikeras menyerahkan uang itu padanya, sebagai tanda terimakasih ku padanya karena telah membatuku dan Alhamdulilah ia mau menerimanya


"Terimakasih ya mas, semoga tambah berkah rejeky mas dan semoga mas selamat sampai tujuan dan betah tinggal di sini. kalau mau sholat mas tinggal jalan lurus saja, tidak jauh dari sini ada masjid di sebelah kanan jalan. Saya pamit dulu mas, Assalamualaikum" ucapnya berterima kasih dan memberi petunjuk masjid terdekat untuk aku sholat magrib


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh, aamin.. Skali lagi terima kasih banyak mba, ati ati di jalan " ucapku lagi.


Ia tak membalas hanya tersenyum tipis membalas ucapanku dan tak lama angkutan umum yang sepertinya ia tunggu pun datang dan segera ia naik meninggalkan aku seorang diri di sini.


Setelah angkutan umum yang membawanya pergi hilang dari pandanganku, segera ku rapihkan semua peralatan dan ban yang kempes tadi ke dalam bagasi belakang.


Aku segera melanjutkan perjalanan menuju masjid yang tadi di beritahukan tadi. ternyata memang penyesalan selalu datang terlambat, ada sedikit penyesalan yang aku rasakan karena tadi tidak sempat menanyakan sekedar nama dan tempat tinggalnya, yah kalau sudah Taukan kali aja besok setelah acara selesai aku bisa mampir sebentar ke rumahnya sambil membawa buah tanganungkin, itung itung tanda terima kasih ku lagi, iya kan? kalau bisa mah lanjut ya ke tahap PDKT, hehe dasar ya aku. Hadeh,, mungkin belum jodoh.

__ADS_1


Ternyata benar masjid yang tadi wanita itu tunjukkan tidak jauh, segera ku parkiran mobilku dan masuk ke dalam masjid untuk melaksanakan kewajibanku yaitu sholat magrib. Alhamdulilah,, terimakasih yaa Allah atas kemudahan di balik kesusahan yang aku alami hari ini dan semoga saja aku bisa di pertemukan lagi dengannya untuk membalas kebaikannya "wanitaku" doaku setelah sholat magrib di kota ini, kota pertemuan pertama aku dengannya "wanita yang Insyaa Allah jadi jodohku" aamiin..😘


Alhamdulilah sudah masuk bagian yang happy" ya readers,, smoga kalian suka😍, jgn lupa tinggalin jejak cantiknya ya d kolom "like". Happy reading guys😘😘


__ADS_2