KUIKHLAS KAU PERGI

KUIKHLAS KAU PERGI
Tuan Baik Hati


__ADS_3

"Sha, udah nyampe. Turun yuk" ajak Esty padaku untuk segera turun dari taksi online setelah kami sampai tempat tujuan dan Esty menyelesaikan pembayaran


Aku tak banyak bicara saat sampai di sini, aku tercengang dan merasa takjub melihat gedung perusahaan yang akan menjadi tempatku mengais rejeki ternyata sangat megah dan gagah berdiri kokoh di antara gedung gedung pencakar langit lainnya.


"sha, kok malah diem. cepetan yuk masuk lu udah di tungguin sama tuan Frans di dalam" ucap Esty padaku lagi


"Masyaa Allah Ty, ini beneran tempat kerja kamu? kita gak salah tempat kan?" tanyaku bingung masih takjub pada bangunan yang berdiri kokoh tepat di hadapanku ini


"ya enggaklah, masa salah. orang gue Senin sampai Jum'at stay di sini dari pagi ke sore. Napa lu? kok malah jadi ogep gini? lu gak Kesambet kan?" tanya Esty heran melihatku


"ih apaan sih, enak aja aku Kesambet. gak lah, aku takjub aja sama gedung ini, keren banget ya. ih senengnya sampe mau nangis rasanya ty, doain aku ya semoga aku di terima di sini. ibu sama ayah di kampung pasti bangga sama aku kalo aku bisa kerja di sini, yah meskipun cuma jadi petugas cleaning servis, hehe"


"iya gue doain, nah kalau elu beneran mau kerja di sini makanya yuk kita cepetan masuk ke dalem tar pak Fransnya keburu bosen nungguin elu dan ujung ujungnya lu gagal kerja di sini, mau lu?"


"ih jangan dong, Ayuk atuh kita masuk kalo gitu, kamu bikin aku tambah takut tau"


"hehe,, santai bestie, santai. tarik nafas yang dalam trus lu buang pelan pelan dan jangan lupa baca bismillah, Insyaa Allah rasa takut dan grogi lu bisa berkurang deh"


Aku menuruti untuk melakukan apa yang disarankan sahabat baikku ini, tarik nafas yang dalam,,tahan sebentar trus di keluarin pelan pelan,,tiga kali aku melakukannya. Setelah ku rasa agak baikan aku tersenyum padanya


"udah enakan kan sekarang, yuk ah cuss, Bismillah yess!" ucapnya menyemangati ku

__ADS_1


"iya ty, Alhamdulilah.. Bismillahirrahmanirrahim" ucapku dengan penuh semangat memasuki gedung perusahaan yang Insyaa Allah nantinya akan menjadi tempatku mengais rejeky Ku halal "Insyaa Allah"


"permisi mba, saya Esty karyawan bagian marketing. saya ke sini ada perlu dengan pak Frans, pak fans tadi meminta saya untuk mengantarkan calon karyawan baru untuk di interview langsung olehnya mba" Esty berbicara pada seorang wanita cantik yang ada di hadapannya


"oh iya mba, bapak sudah menunggu di dalam. Mari saya antarkan ke dalam " ucapnya ramah pada kami


" tok.. tok.. kreyot,," suara pintu di ketuk dan di buka dari luar


"permisi pak, ini nona Esty dan sahabatnya sudah sampai" ucapnya ramah dan sopan pada seseorang yang ada di dalam ruangan yang belum nampak wajahnya, yang pastinya beliau adalah bosnya.


"Wanita ini mungkin sekretarisnya sepertinya, kayak di film film atau sinetron yang suka aku tonton bersama kak Mirna dulu. Wanita yang cantik, anggun, sopan dan pastinya terpelajar. kapan yah aku bisa kayak dia? pasti enak banget ya kerja di sini, adem, bersih, wangi lagi. hehe, betah aku mah kalo kerja di sini, gak pulang juga gak apa apa, enak soalnya" monolog ku dalam hati sambil memperhatikan wanita cantik yang ada di hadapan kami


tak ada suara sambutan dari dalam


" nona Esty dan nona Alesha mari silahkan masuk" ucapnya ramah mempersilahkan kami untuk masuk ke ruangan, setelahnya ia segera keluar dan menutup kembali pintu ruangan


"Masyaa Allah, ruangannya rapih banget dan wangi pula" monolog ku lagi


"Silahkan duduk nona Esty dan nona alesha, maaf ya saya jadi merepotkan Noni Esty harus bolak balik menjemput nona Alesha" ucap seorang pria datang menghampiri kami


"tidak mengapa pak, saya tidak keberatan. Apa masih ada yang bisa saya bantu pak?" ucap Esty padanya. Aku masih menunduk diam, bingung harus berbuat apa, ini adalah pengalaman pertamaku

__ADS_1


"tidak ada, tugas anda sudah selesai dan anda bisa kembali ke ruangan untuk melanjutkan pekerjaan anda, sedangkan untuk nona Alesha tolong tetap berada di sini, karena masih ada beberapa hal yang harus saya sampaikan pada beliau" ucapnya lagi pada Esty


"baik pak, saya pamit kembali keruangan saya"


"sha, aku balik ke ruangan aku dulu ya, kamu di sini sebentar untuk interview sama pak Frans, ok"


"kok kamu gak nemuin aku ty?" ucapku memelas padanya


"iya, aku harus kerja lagi kan. gak apa apa, kamu yang rileks ya, smangat!" ucapnya menyemangati ku


"Insyaa Allah, terima kasih banyak ya"


"iya, aku pamit ya sha"


"permisi pak" ucapnya lagi dan segera pergi dari ruangan


Aku masih diam, menunduk dan tak tau harus berbuat apa. rasanya canggung sekali hanya berduaan di ruangan dengan seorang pria asing.


"nona Alesha, apa kabar? Anda masih ingat pada saya?" ucapnya padaku


Secara spontan aku mengangkat kepala, memberanikan diri untuk melihatnya.

__ADS_1


Wajah yang tak tak asing bagiku, baru beberapa hari yang lalu aku berbicara dengannya di rumah sakit. Ya,, dia adalah tuan baik hati yang tak ku kenal namanya yang membantu dan membiayai perawatan ku selama di rumah sakit. Pria asing yang ramah dan baik hati.


__ADS_2