
sha.. jangan ngelamun, pamali kata orang tua dulu kalau ngelamun sore sore tak Kesamben,,hehehe" candaan dari kak Mirna mengagetkan ku yang sedang melamun di teras rumah sore itu
"eh kak Mirna, lagi apa kak? sibuk nih ye" balasku
"gak cuma lagi nyampu nih sha, ngeres banget lantai bekas di Ferdi main pasir ajaib tadi bareng temennya"
"kamu kenapa lagi, ngelamun aja? gak baik sha. Dede Naya masih bobo? kok gak keliatan?" tanyanya beruntun
"iya kak, masih bobo siang" jawabku singkat enggan mengumbar permasalahan rumah tanggaku tetapi pasti kak Mirna tau karena rumah kita yang berdekatan yang hanya di batasi sekat tembok pastilah bisa mendengar pertengkaran aku dan suamiku tadi siang
"sha,, kalau ada masalah yang berat yang sekiranya gak bisa di tanggung sendiri kita boleh loh untuk curhat ke orang lain yang kita percaya untuk sekedar meringankan beban masalah yang kita panggul, jangan menyiksa diri sayang, Insyaa Allah kakak bersedia kok jadi pendengar yang baik dan amanah" nasehatnya sambil mengelus punggung belakangku
air mataku tak terasa langsung rembes mendengar perkataan lembutnya, aku terharu karena kak mirna selalu saja baik dan perhatian kepadaku. "iya kak,, biasa masalah yang sama setiap bulannya" jawabku sambil menyeka air mataku yang terus menetes tanpa bisa di bendung
__ADS_1
"belum berubah juga si Arya? yaa Allah kapan tuh manusia insyafnya. sabar ya sayang Insyaa Allah akan ada jalan keluar. kamu dah bilang ke ibu mertuaku Sha?" tanyanya
"sudah capek kak mertuaku bilangin mas Arya, tapi ya gitu. lagi pula aku kasian sama ibu kalau cerita lagi takut darah tingginya kumat, kasian ibu dah baik banget sama aku dan Naya selama ini"
"ya memang seharusnya kali sha,, kan kamu menantunya dan Dede Naya cucunya juga. Trus rencana kamu bagaimana kalau gak mau bilang ke mertuamu?" tanyanya lagi
"belum tau kak, insyaallah uang yang mas Arya kasih cukup kok untuk bayar kontrakan,listrik dan kebutuhan makan kami beberapa hari ke depan. lagi pula mas Arya juga kan jarang pulang jadi aku bisa lebih hemat kalau cuma untuk makan aku sendiri aja mah" jawabku sambil mencoba tersenyum
"yang sabar ya sha, insyaallah akan ada jalan keluar yang terbaik ya. pasti akan ada pelangi setelah badai dan ada kebahagiaan setelah kesedihan ya sayang, sabar dan ikhlas kuncinya. jangan lupa berdoa terus sama Allah ya sayang dan jangan sungkan kakak akan selalu ada untuk kamu dan Naya" nasihat kak Mirna sedikit menenangkanku
"apa sih sha, jangan suka berfikiran gitu ah. lagi pula namanya tetangga ya kita harus saling bantu atuh, kita juga sama sama jauh dari orang tua jadi aku sedikit banyak bisa ngerasain apa yang kamu rasain sayang"
"umi,,,,umi,,,"suara tangis Naya dari dalam menghentikan perbincangan ku dengan kak mirna
__ADS_1
"tuh Dede Naya udah bangun sha, sudah jangan sedih terus ya, ada Naya yang masih butuh uminya yang sehat dan gembira. inget loh sha anak kita itu sensitif banget apalagi kalau masih asi dia juga bisa meresakan kesedihan ibunya. karena bonding kalian sangat erat sha."
" iya kak, Skali lagi terimakasih banyak ya kak. aku masuk dulu"pamitku
" iya aku juga mau pulang dulu ya mau masak, bentar lagi mas ikhram pulang juga"
"iya kak"
aku segera masuk kedalam, ternyata benar Naya sedang duduk dan menangis mencariku. aku segera peluk dan mengelus dan menepuk beluk pelan punggung belakanya untuk menenangkannya
"cup,,cup,, jangan nangis lagi ya sayang, kan umi dah disini Meluk Dede, umi tadi lagi di teras rumah sayang. Naya mau Mimi? yuk Mimi dulu"
aku keluarkan makanan pokok Naya saat ini yaitu sumber asinya,, dan benar saja dia langsung menyusul dengan lahap
__ADS_1
"Dede haus ya? ya udah Ayuk Mimi dulu yang kenyang, abis itu mandi sore ya pakai air hangat supaya seger dan wangi anak umi" ucapku sambil mengelus pipinya yang gembul.
aku sangat bersyukur meskipun keadaan rumah tanggaku yang kurang baik saat ini tapi masih ada nikmat amanah yang Allah yang titipkan kepada, yaitu Naya,anakku, yang harus aku jaga dan rawat ia dengan penuh rasa sayang dan perhatian. aku harus jadi ibu yang kuat, terima kasih ya Allah "my naya, my spirit" insyaallah..❤️