KUIKHLAS KAU PERGI

KUIKHLAS KAU PERGI
Doa Untuk Sahabat


__ADS_3

" udah semua sha?" tanya Esty setelah selesai mengurus berkas kepulangan


"insyaa Allah sudah Ty, lagi pula tak banyak yang ku bawa selama di rawat di sini" jawabku setelah selesai berkemas

__ADS_1


"Yo wes lah kalo begitu kita langsung pulang ya, dah kangen kasur rumah nih"


"ok siap, ma kasih banyak ya ty kamu sudah temenin aku selama aku di rawat di sini. maafin aku selalu saja merepotkanmu" ucapku sungkan padanya

__ADS_1


Tak perlu waktu lama aku di rawat di sini, hanya butuh dua hari saja aku sudah di perbolehkan pulang. Setelah berkemas dan menandatangani berkas kepulangan, aku segera meninggalkan tempat ini. Esty lah selalu setia menemaniku, setiap pulang kerja ia pasti ke rumah sakit untuk menemaniku di sini, "sepi di kontrakan" menjadi alasannya selalu datang menemaniku. Sedangkan dua orang pria yang menabrak ku, mereka tidak lagi datang bahkan hanya untuk menjengukku. Aku tak ambil pusing dengannya toh mereka sudah bertanggung jawab penuh membiayai semua urusan administrasi rumah sakit selama aku di rawat di sini, sehingga aku mendapatkan perawatan yang sangat baik bahkan tergolong mewah.


Mungkin ini yang di sebut "the power of money" semua beres bin rebes kalau ada uang. Aku bersyukur dalam setiap keadaan dan dalam setiap ujian yang Allah berikan padaku, Allah selalu saja memberikan aku kemudahan dalam menghadapinya dan selalu saja ada orang baik yang dengan ikhlas membantu dan menemaniku, salah satunya adalah Esty, sahabat baikku.

__ADS_1


Kami segera pulang ke rumah kontrakan, kebetulan hari ini hari Minggu, Esty libur kerja jadi bisa full day kita bersama. Kami menghabiskan waktu bersama. Memasak bersama, makan bersama, mengobrol dan bersenda gurau. Esty tidak memperbolehkan aku memasak ataupun membersihkan rumah "udah lu kan masih sakit, ga usah bantuin gue. udah Sono tiduran aja, tar kalo dah Mateng gue bangunin" ucapnya ketika aku hendak membantunya menyiapkan nasi dan lauk untuk makan siang kami, tapi aku punya cara sendiri untuk melawannya sehingga ujung ujungnya dia memperbolehkan ku untuk membantunya dan kami akhirnya memasak bersama. Ini adalah kali pertama bagiku mempunyai sahabat rasa kakak, sesuatu yang sangat sangat aku syukuri " akan ada pelangi setelah badai, begitupun kesedihan pasti akan ada masanya kebahagian yang datang setelahnya" Selalu ada saja yang kami bicarakan kalau sedang berkumpul bersama, tak habis bahan obrolan jika bersamanya. Esty tipe orang yang asik lebih bisa di katakan cerewet dan selalu bisa menghidupkan suasana. Aku nyaman berada di dekatnya, dia care dan selalu dapat di andalkan. Aku menemukan sosok seorang sahabat, kakak dan keluarga pada dirinya. "Terima kasih sahabat, engkau selalu ada untukku, selalu menemaniku dan selalu berusaha menjadi yang terbaik untukku. kau selalu menghiburku dengan candaan recehmu dan aku selalu merasa bahagia bersamamu, kau selalu mau mendengarkan keluh kesah ku, membantuku dan menemaniku. Maafkan sahabatmu ini yang selalu saja merepotkan mu. Semoga Allah selalu menjagamu dalam setiap langkahmu, memberimu kesehatan dan umur yang panjang yang selalu dapat berada di sampingku bahagia bersamaku, memudahkan dan meridhoi semua usaha dan kerja kerasmu. Jangan pernah bosan untuk menjadi sahabatku dan selalu temani aku dalam suka maupun dukaku" doa yang selalu ku panjatkan untuk sahabatku ini, Terimakasih sahabatku😘


__ADS_2