KUIKHLAS KAU PERGI

KUIKHLAS KAU PERGI
Secepat Ini Kah Kau Berubah


__ADS_3

Aku sampai di kota ini, kota yang banyak orang datangi untuk mengadu nasib dan peruntungan. Ibu kota, aku berharap aku bisa mengukir cinta dan kebahagiaan disini. Setelah sampai di ibu kota aku di ajak tinggal di kontrakan yang sederhana, rumah petakan yang tidak besar tapi cukup untuk hidup kami berdua. Sebernarnya ibu mertuaku mengajak kami untuk tinggal bersamanya tapi mas Arya menolak halus, alasannya ia ingin mandiri dan saat itu aku salut akan keteguhannya. Awalnya pernikahan kami bahagia, mas Arya memberiku uang belanja sebesar 1,5 jt sebulan untuk aku kelola. Uang listrik dan bayar kontrakan ia yang membayarnya, tugasku hanya mengurus rumah dan mengurus semua keperluannya. Kami hidup bahagia pada saat itu, uang yang mas Arya beri cukup untuk makan kami berdua meskipun hanya dengan lauk sederhana. maklumlah di ibu kota, uang segitu termasuk kecil untuk semua harga harga yang tinggi. Tapi aku tetap bersyukur, berapapun yang mas Arya berikan itu adalah rezeki yang harus aku syukuri dan kelola dengan sebaik baiknya. Tapi setelah lima bulan usia pernikahan kami sikap dan perilaku mas Arya mulai berubah. Ia sering marah dan pulang malam bahkan tidak pulang. Uang yang tadinya hanya untuk belanja sekarang harus di bagi untuk bayar kontrakan dan listrik,sedangkan kondisiku saat itu tengah hamil 2 bulan. Hamil muda yang biasanya banyak maunya dan ingin selalu di perhatikan oleh suami dan ayah si jabang bayi. Tapi untunglah selalu ada orang baik di sekitarku, ibu mertua dan kakak ipar ku yang selalu perhatian dan membantuku dalam hal keuangan sehingga semua dapat tercukupi. Ibu mertuaku yang selalu sabar dan perhatian dengan kandunganku, beliau selalu menemaniku dan mengantarkam aku cek kandungan meskipun hanya ke bidan tidak ke rumah sakit besar, selalu membelikan ku susu hamil setiap bulannya dan menemaniku pada saat aku melahirkan anak pertamaku. gadis cantik yang ku beri nama "Naya Putri Aditama". aku berharap kelak Nayaku akan menjadi gadis yang pintar, Sholehah dan pandai bersyukur. Yang kuat dan selalu dapat menolong orang orang yang ada di sekitarnya. Kemana suamiku?

__ADS_1


kemana ia pada saat aku membutuhkannya?

__ADS_1


ia sibuk, sangat sibuk mencari kesenangannya sendiri, sibuk dengan dunianya sendiri sampai lupa akan janji dan tanggung jawabnya sebagai seorang suami dan ayah yang baik. ibu mertuaku yang baik selalu meminta maaf akan perbuatan anaknya yang tidak bertanggung jawab itu, selalu menangis dan terkadang sampai sakit karena memikirkan putra bungsu ya yang ternyata belum berubah. Ya ternyata memang seperti itulah sifat dan tabiat asli mas Arya suamiku, dari dulu ia lebih mementingkan teman teman dan dunianya sendiri. Fikir ibu mertuaku mas Arya telah berubah semenjak ia pulang membawa istrinya yaitu aku, ibu mertuaku sangat bahagia dan bersyukur ternyata aku bisa mengubahnya menjadi pribadi yang lebih baik tapi ternyata itu hanya sementara. ya sementara, dan sekarang ia telah kembali pada tabiat asalnya. Mampukah aku bertahan dengan kenyataan ini, apa yang bisa aku perbuat untuk bisa merubahnya kembali menjadi mas Aryaku yang dulu, mas Arya yang baik, yang ramah, penyabar dan perhatian. Mengapa secepat ini ia berubah, apa ia tidak sayang dengan buah cinta kami yang sangat cantik ini.. Yaa Allah aku berlindung kepadamu dari segala yang jahat dan yang buruk, lembutkanlah dan bukakanlah hati mas Arya agar ia mau kembali kejalan yang benar yang engkau ridhoi,,aamiin.

__ADS_1


__ADS_2