
Setelah sampai, aku dan Esty istirahat sebentar untuk meregangkan otot yang pegal karena terlalu lama duduk di dalam bus. Udaranya masih segar karena mungkin masih pagi tetapi hiruk pikuk orang orang yang tinggal di sini sudah jelas terlihat, maklum ibu kota. Semua orang pasti sibuk dengan aktifitasnya Masing masing
"kita makan dulu ya sha, supaya nanti sampai kontrakan kita tinggal bersih bersih badan trus lu bisa istirahat, kalau gue nanti langsung berangkat kerja soalnya cuti gue dah habis hari ini" ucapnya menyadarkan ku dari lamunan
"oh, iya ti aku ikut aja" jawabku singkat karena sedikit terkejut
__ADS_1
kami makan bersama di warung makan yang ternyata sudah lumayan ramai untuk ukuran waktu sepagi ini. Aku yang bayar biaya makan kami berdua, uang dari mba tita kemarin "itung itung balas Budi" fikirku
ia sempat menolak tapi karena aku memaksa ia menyetujuinya tapi dengan syarat next time dia akan membalasnya. Aku hanya tersenyum saja menanggapinya, tak berkata apapun karena mungkin ini prinsip hidupnya jadi aku bisa memakluminya.
Setelah selesai makan, aku di ajak naik angkutan umum untuk menuju kontrakannya Esty. Tak perlu waktu banyak, kami sudah sudah sampai di depan gang kecil menuju kontrakan. agak sedikit tergesa Esty mengajakku berjalan karena beliau harus bekerja hari ini, setelah sampai ia segera membukakan pintu dan mempersilahkan ku untuk masuk. Aku duduk di tepi tempat tidur sambil memperhatikan keadaan ruangan, memang agak sempit karena hanya ada dua ruangan disini kamar tidur dan dapur menyatu dengan kamar mandi di belakang. Aku hanya di diam memperhatikan Esty yang sedang sibuk kesana kemari mempersiapkan diri untuk segera pergi bekerja. Setelah ia selesai, ia segera berpamitan untuk pergi bekerja. "sha sorry ya gue langsung berangkat kerja, barang barang gue biarin aja di sini tar pulang kerja gue beresin sendiri. Lu santai aja di sini, istirahat kan cape abis perjalanan jauh. kalo lu mau makan ada mie instan dan terlur di dapur sorry gue gak nyetok sayuran jadi cuma ada itu aja. Tapi kalo lu mau makan nasi, di sebrang gang yang tadi kita turun dari angkot ada warteg, lumayan enak dan murah. recommended lah wat isi perut, porsinya juga banyak,hehe. Tar gue tanyain ada lowongan gak di kantor, semoga aja ada dan lu bisa kerja bareng ma gue. Gue berangkat dulu ya udah kesiangan soalnya, tar bisa bisa di cut gue. Dah ya,, Assalamualaikum" terangnya padaku sebelum pamit
__ADS_1
"aamiin, gue cabut sha"
ia segera pergi meninggalkan aku sendiri di tempat ini, Tempat asing bagiku. Ku telisik dan perhatikan satu persatu perabot yang ada di sini. Tempat tidur Single yang hanya cukup untuk satu orang, lemari plastik Sorong dan sebuah tv berukuran 14" yang bertengger manis di ruangan ini. Bersih dan nyaman fikirku. Di dapur ada mejicom untuk memasak nasi, kompor satu tungku, sebuah wajan untuk menggoreng, beberapa piring dan gelas dan kulkas kecil yang hanya berisikan 2 butir telur saja. Cukup komplit untuk seukuran dapur yang berukuran minimalis seperti ini, terakhir kamar mandi ukuran mini, hanya ada ember kloset jongkok, ember kecil, gayung, wadah kecil untuk menyimpan sabun dan pasta gigi beserta sikat giginya. Tempat ini lebih kecil dari kontrakan aku sebelumnya, tapi jujur aku merasa lebih nyaman tinggal di sini dari pada di sana.
Setelah selesai menilisik dan mengamati sekitar aku segera bergegas untuk mandi, badanku terasa lengket dan pegal semua
__ADS_1
"gimana Esty bekerja ya? apa dia tidak cape? sebegitu kerasnya kah hidup di kota ini?" monolog ku sambil menggosok tubuh ku ini.
Setelah selesai dengan ritual mandi ku, aku merebahkan tubuhku di kasur untuk mengistirahatkan tubuh lelahku ini. Terasa segar tubuhku. Ku pejamkan mata, mencoba menyamankan diri di tempat yang baru ini. Aku harus terbiasa dengan semua perubahan ini. "istirahatlah wahai tubuh yang lelah, kelak kau harus kuat dan tak boleh mengeluh akan jalan yang kita pilih. Mari kita akan berjuang bersama, untuk hidup yang lebih baik lagi kedepannya" mungkin karena efek lelah dan nyaman pastinya dengan cepat aku tertidur lelap. Mimpi indah wanita baik, kamu pasti bisa karena kamu wanita yang hebat dan kuat. Kamu pantas untuk mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya..