Lastri Kembang Desa

Lastri Kembang Desa
Ekspor alam


__ADS_3

Hutan itu begitu sejuk dan adem, terdengar suara kicauan burung di Atas pohon saling bersahutan satu sama lain, suara pohon saling berbisikan. bahkan hewan saling berlarian kesana kemari seakan menyambut tamu yang sudah datang ke tempat mereka.


Alam liar itu begitu mempesona, pemandangan yang sangat estetik dan alami. mereka sangat menikmati pemandangan alam itu tak lupa juga mereka merekam alam itu.


Dari kejauhan terlihat pohon cabang dan ranting di panjat oleh binatang liar seperti semut besar dan monyet serta berbagai jenis hewan lainnnya.


Alam telah menunjukkan keramahan nya kepada penghuni baru itu, bahkan bukan cuma satu hewan saja yang mengintip mereka. rusa bahkan ikutan datang berlarian saling kejar-kejaran untuk menyambut penghuni yang datang di tempat itu. Mereka begitu senang melihat anak rusa sedang bermain bersama sekelompok kawanan mereka.


"Wah keren banget pasti bakalan ku pose lagi." ujar Renata salah satu YouTuber yang memiliki banyak follower karena sukanya dia touring ke berbagai tempat.


"Dapat cuan lagi dong." ucap lani.


"Bagi dong," ucap seila iseng.


"Nanti deh kalau banyak yang tonton bakalan ku traktir kalian." ucap Renata.


"Aku gimana?" canda Doni


Hahhaha, mendengar Doni semua tertawa lalu saling bersahutan.


"Boleh dong," Renata tak lupa juga merekam mereka satu persatu sambil memperkenal nya ke follower nya.


"Hi guys ini temen gue, kami sekarang mengespor hutan. Nih aku kenalin satu persatu, kalau yang di samping saya namanya mas Dion, ini Daniel bule tengil, yang ini Moli paling manis nih, ini lani si paling imut, ini Dinda cakep kan, ini... Dani nih yang paling cakep diantara yang lainnya bucin nya si Ono" sambil menunjuk seila.


"Yeh lu, guys dia jomblo gak ada bucin." ledek seila balik.


"Hahahaha," Suara tawa teman-teman mereka menimpali Renata.


"Nih aku kenalin lain nya ini Rendi bucin nya si Moli, ini Rio bucin si Dinda, ini Daniel bucin si lani." ucap renata iseng.


"Yee bucin sih kuda mah Ogah aku." Lani ngambek.


"Ihh siapa juga yang mau sama si Ndut." ledek Daniel.

__ADS_1


"Bercanda Guys si kuda tuh si Ono ini lagi jomblo sama dengan si lani, menurut kali Coco nggak sih kalau cocok tulis di bawah di kolom komentar okey." sambil mengangkat jempol nya.


"Eh satu lagi mas Dion nya kita tanya jomblo nggak sih?" Tanya Renata.


"Udah mau tunangan." ucap Dion.


"Wish mas Dion udah mau tunangan guys gimana kalau nikah nanti aku ekspor di YouTube." ucap renata.


"Boleh, kan tunangan nya sama Renata." iseng mas Dion.


"Cie cie....." ledek yang lain nya.


" Eh eh Renata yang mana nih, nanti anak orang baper yang di lamar Renata yang lain canda lamar..." ujar Moli. terlihat mas Dion hanya senyum-senyum saja.


"Aduuh aku jadi Malu guys, okey sampai situ dulu yah guys nanti kita lanjut lagi. ohh iya masalah tunangan tadi bercanda yah bye." Renata lalu mematikan rekaman itu lalu mulai merekam pemandangan lagi.


"Habis ini istirahat yuk," ajak Lani.


"Ya udah nanti di depan situ kita istirahat cuacanya juga bagus." ucap mas Dion memberi usulan. yang lain hanya bisa nurut karena mereka tidak tau tentang alam liar yang mereka sedang jelajahi ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Eh kalau ada yang mau istirahat sambil tiduran kayak cewek nya nggak papa, nanti masi Dion yang jaga." Mereka semua yang sudah membuat 3 kemah lalu masuk untuk tiduran. Kali ini mas Dion sendirian dia lalu membuka YouTube. jaringan di hutan tidak ada jadi dia menonton film yang sudah di download olehnya.


sedangkan yang lain udah pada tepar di dalam, karena mereka juga kecapean jadi dia sengaja menyuruh yang lain bikin tenda sambil tiduran.


Jam telah menunjukkan pukul 11:00 siang mas Dion malah ikutan tertidur di bawah pohon yang sangat rimbun itu. Terdengar suara nyanyian pepohonan yang saling menyahut. Mereka semua tertidur di siang bolong.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jam telah menunjukkan pukul 01:00 dini hari Seila terbangun dari mimpinya. dia melihat teman nya masih pada tidur, dia lalu membangunkan teman nya satu persatu.


"Bangun dong kita sarapan dulu," ujar seila membangunkan Moli. Moli langsung terbangun dan memegang kepalanya.

__ADS_1


"Ini udah jam berapa?" Tanya Moli.


"Udah jam 01:00 siang bantuin bangunin mereka." pinta nya kepada Moli.


"Sayang bangun dong, Moli membangunkan zaka yang ada di tenda sebelah bersama teman yang lainnya. Terlihat mereka sudah pada bangun dan keluar dari tenda. mas Doni menyapa merek di luar tenda.


"Wah udah pada bangun, gak ada yang bawah nasgor kan?" Tanya Dion kepada mereka.


"Iya nggak ada mas, ada apa?" Tanya Dani.


"Nggak papa di khawatirkan nanti malah basi, nih nasi mas keringet padahal di bungkus tadi pas kita mau berangkat sekitaran jam sembilan lewat lah." Doni menunjukkan bekal yang dia bawah ke para anak-anak itu.


"Iya sih kalau nasi goreng mah emang cepat basi, kadang bungkus pagi beli di warteg siang nya tuh udah kayak keringatan gitu nasinya jadi basah." lani menceritakan pengalaman nya.


"Tapi gak basi kan mas nasinya?" Tanya Moli


"Nggak sih masih enak malah," sambil nunjukin nasi goreng yang ada di kotak Tupperware." dia lalu mengajak yang lain makan bersama.


"Haus aku," ucap Renata.


"Sekalian ayo ambil bekal masing-masing makan bareng di sini enak nih." ajak mas Doni. Daniel lalu mengambil tikar yang bisa muat buat mereka semua dari dalam tasnya.


"Hah tikar itu muat dalam tas?" Tanya lani kaget saat Daniel mengeluarkan tikar yang berukuran panjang dari dalam tas.


"Iya dong kan cuma tukar biasa, lagian kainnya tipis."


"Banyak akal lu bro," zaka menepuk pundak Daniel padahal tidak ada instruksi untuk bawahan tikar.


Mereka semua lalu duduk di atas tikar itu, dan membuka bekal mereka masing-masing.


"Sebelum makan siang yok kita baca doa masing-masing." Ajak mas Doni kepada Dani dan teman-teman nya. Mereka lalu berdoa sesuai keyakinan mereka masing-masing.


Setelah berdoa mereka lalu melahap bekal nya masing-masing tanpa ada nasi yang tersisa sedikit pun. Habis makan mereka duduk-duduk dulu setengah jam kemudian baru melanjutkan perjalanan kembali.

__ADS_1


Setelah merapikan barang-barang itu mereka semua lalu berangkat kembali, kali ini mereka melewati banyak pohon yang lebih rimbun lagi dari sebelumnya semakin masuk ke dalam hutan maka semakin gelap juga.


...****************...


__ADS_2