
Pangeran Pertama akhirnya membawa Xing er ke istana Qing Shan miliknya, dan Jiuzhie serta Lu dong ikut serta ke sana.
Run Yu membaringkan tubuh Xing er yang masih tak sadarkan diri itu di ranjang, sementara Lu dong pun langsung mencoba mengobati nya. Lu dong memang menguasai ilmu penangkal racun , khusus nya racun panah iblis yang pernah di pelajari nya dari gurunya yang tidak lain adalah Raja Iblis ayah dari Jiuzhie itu sendiri.
Run Yu terlihat menunggu dengan perasaan gelisah.
"Run Yu, bagaimana mungkin calon istri mu bisa pergi sendirian di dunia Iblis, apa kau tidak mengetahui nya.?" tanya Jiuzhie.
"Dia sedang marah padaku, dan dia juga belum tau dunia sekitar. Mungkin dia hendak kembali ke dunia Bunga tapi tersesat." jelas Run Yu.
"Marah..? Memang kau apakan dia Sampai marah dan pergi.?" tanya Jiuzhie mengoreksi.
"Aku mencium nya." jujur Run Yu tersenyum.
"Ha..haa..ha.. Seorang Pangeran Pertama mencium seorang peri, dan peri itu menolak nya.. Huhu.. hu.. sungguh lucu sekali.!!" ejek Jhiuzie terbahak bahak.
"Kau jangan menghina ku, dia calon istri ku, wajar saja kalau aku ingin mencium nya. Tapi kenyataan nya dia malah marah padaku." dengus Run Yu.
"Huh, payah..!! " Jiuzhie memukul bahu Teman nya itu.
Tak lama kemudian Lu dong keluar menghampiri mereka.
"Kakak Lu, bagaimana.?" tanya Jiuzhie, nampak raut wajah Run Yu pun langsung khawatir menunggu penjelasan dari Lu dong.
"Dia tidak apa apa, racun itu tersegel begitu saja dan tidak bisa menyebar kemana mana
!" tutur Lu dong.
"Tersegel, .. maksud mu.?" Run Yu sedikit merasa heran.
"Saya juga tidak mengerti Pangeran. Gadis ini memiliki kemampuan yang aneh. Tubuh nya mampu menyegel racun itu dengan sendiri nya. Dan saya langsung bisa mengeluarkan nya tanpa harus susah payah. Ku rasa tanpa ku keluarkan pun racun itu bisa tawar dengan sendiri nya. Tubuh nya juga mampu menawar jenis racun dengan sendirinya." jelas Lu Dong.
" Xing er memang wanita yang istimewa, Dia mempunyai banyak ke lebihan , aku pun sering merasa heran." sahut Run Yu.
"Siapa sebenar nya dia.?" tanya Jiuzhie menatap Run Yu dengan penuh selidik.
__ADS_1
"Sudah ku bilang dia calon istri ku."
"Kau menemukan nya di mana.?" kembali Jiuzhie bertanya penuh rasa penasaran.
"Dia berasal dari negri bunga. Sebenar nya dia adalah putri dari Dewi Bunga Annchi. Mengenai ayah nya, kami tidak mengetahui nya, dunia Bunga seperti nya sengaja merahasiakan nya." akhirnya Run Yu menceritakan yang sebenarnya pada Jiuzhie yang sudah berteman baik dengan nya itu.
"Pantas saja dia memiliki kelebihan." sahut Jiuzhie.
"Tapi yang lebih aneh lagi, dia memiliki unsur angin yang begitu sempurna. Jika dipikir dari mana dia mendapatkan nya , Sedang kan unsur angin itu sendiri sudah musnah ribuan tahun yang lalu. Menurut cerita yang terakhir memiliki nya hanya lah Dewi kedamaian penguasa Dunia atas awan." Run Yu makin menjelaskan identitas Xing er.
"Aneh sekali, lalu kenapa orang orang itu ingin membunuh nya, dan menggunakan panah Iblis milik kami yang hilang." sahut Lu Dong.
"Beberapa waktu yang lalu seseorang pun ingin mencoba membunuh ku dengan panah iblis juga. Beruntung Xing er menyadari nya dan bisa segera menepis nya. Jika tidak mungkin aku sudah menjadi korban panah iblis kalian." ucap Run Yu.
"Tapi.. saat itu, mata anak panah itu hancur. Jika Xing er terluka karena panah iblis juga, laku ada berapa panah iblis kalian yang hilang.?" Run Yu tiba tiba merasa janggal.
"Apa..? Sudah ku duga, mereka membuat tiruan panah iblis. Bisa jadi panah iblis yang asli masih di tangan mereka. Dan yang mereka gunakan untuk menyerang mu dan Xing er adalah panah iblis buatan mereka. Kakak Lu, kita harus segera menemukan panah itu sebelum mereka semakin menjadi." ucap Jiuzhie.
Lu Dong mengangguk.
"Bagaimana kakak Lu.?" Jiuzhie meminta pendapat Lu Dong.
"Terserah putri saja bagaimana baik nya."
"Baik lah, jika kau tidak merasa direpotkan, kami akan merasa sangat senang dengan bantuan mu." ucap Jiuzhie.
Akhir nya mereka sepakat untuk menunggu Xing er sadar untuk kemudian menyelidiki siapa sebenar nya yang sudah mencuri mata panah iblis milik istana dunia Iblis.
Mereka memperkirakan jika orang yang ingin membunuh Run Yu sama dengan orang yang menginginkan kematian Xing er dan tentunya orang itu juga lah yang telah menjadi musuh diam diam dan menghianati Raja iblis.
Setelah sekian lama menunggu, terdengar Xing er terbatuk-batuk.
"Xing er, kau sudah sadar .?" Run Yu segera menghampiri nya.
"Run Yu, di mana aku.? "
__ADS_1
"Kau di istana Qing Shan, bagaimana keadaan mu. Apa masih terasa sakit.?"
"Tidak, aku hanya merasa lemas. Apa yang terjadi padaku.?" tanya Xing er seperti masih bingung.
"Kau terkena racun panah iblis, beruntung ada mereka yang menolong mu." jawab Run Yu memperkenalkan mereka berdua.
"Ya, aku ingat. Aku bertemu mereka sebelum akhirnya aku tak sadar kan diri." ucap Xing er.
"Siapa mereka..?" sambung nya.
"Dia adalah putri raja iblis, Jiuzhie namanya, dia juga sahabat ku. Dan laki laki itu Lu Dong, kakak seperguruan nya yang telah mengeluarkan racun dari tubuh mu. Apa kau tua, aku mencari mu, dan menemukan mu sudah bersama mereka." jelas Run Yu.
"Maaf kan aku Run Yu. Aku sudah membuatmu khawatir." ucap Xing er. menyesal.
"Tidak apa apa Xing er, semua salah ku." sahut Run Yu memeluk Xing er.
Xing er tak berontak saat Pangeran Pertama memeluk nya. Ia merasakan kekhawatiran yang mendalam dari Pria itu.
"Terimakasih, kalian sudah menolong ku. " ucap Xing er pada Jiuzhie dan Lu Dong ketika Run Yu sudah melepaskan pelukan nya.
"Sama sama.. Kami tidak sengaja melihat mu dan ternyata kau adalah calon istri Teman baik ku." sahut Jiuzhie.
Xing er hanya tersenyum getir menanggapi ucapan Jiuzhie dan melirik sinis pada Run Yu seperti memberi kode keras ,kenapa menyinggung masalah calon istri sih., itulah ucapan Xing er yang bisa di tangkap oleh Run Yu.
"Oh, baik Lah. Lalu bagaimana rencana kita selanjut nya.?" Run Yu segera mengalihkan perbicaraan, tak ingin Xing er terus melirik nya sinis.
"Xing er, apa kau mau ikut kami.? Kami akan menyelidiki tentang Panah iblis yang hampir saja membunuh kita itu. Panah iblis itu milik mereka yang telah di curi seseorang yang sengaja menggunakan nya untuk memfitnah istana Iblis. Jika kau mau kau boleh ikut kami. Karena musuh kita seperti nya sama dengan musuh mereka." ucap Run Yu.
"Aku ikut.!" jawab Xing er segera.
"Baik lah kalau begitu kita berangkat, kita akan pergi ke dunia Iblis dahulu menemui Ayah ku. Di sana kita bisa memulai penyelidikan. Karena ku rasa tersangka ini adalah orang dalam istana, kita harus waspada dan harus lebih berhati hati, jangan sampai mereka curiga." jelas Jiuzhie.
Mereka setuju, dan akhirnya mereka berangkat menuju Dunia iblis.
___________________
__ADS_1