
Di istana langit.
"Yang mulia permaisuri , saya melihat seorang gadis ada di istana Qing Shan dan terlihat akrab dengan Pangeran pertama." lapor Nuwa murid kesayangan Jing Mi.
"Siapa gadis itu.? Berani nya Run Yu membawa orang asing ke dalam istana Qing Shan." cetus Permaisuri Langit.
Permaisuri melangkah menuju istana Qing Shan di ikuti Nuwa di belakangnya.
Benar saja , sampai di sana Permaisuri Langit melihat Pangeran Pertama sedang mengobrol santai dengan seorang gadis dan terlihat sangat akrab.
"Run Yu..!! " Permaisuri Langit memanggil.
"Yang Mulia .!" Run Yu segera bangkit dan beri hormat.
"Berani nya kau membawa orang Asing ke dalam istana. Siapa dia.?" Permaisuri Langit menatap sinis pada Xing er.
"Nama saya Xing er Yang Mulia, saya hanya peri daun dari dunia bunga." Xing er memperkenalkan diri.
"Apa..? Bisa bisa nya makhluk dari dunia bunga berada disini...!!" Permaisuri Langit sangat marah ketika mendengar Xing er berasal dari dunia bunga.
"Maaf yang mulia, Ayahanda yang membawa Xing er kemari untuk pelayan saya." jawab Run Yu bermaksud agar permaisuri Langit tidak menyakiti Xing er.
apa..? jadi paduka dari dunia bunga..? apa yang dilakukan paduka di sana. dan kenapa dia membawa peri hina seperti ini kemari.?
"Aku tidak mau mendengar apapun.. Cepat bawa keluar gadis itu dari dunia langit. " perintah Permaisuri Langit.
"Mohon maaf kan Saya Yang Mulia, saya tidak bisa mematuhi Yang Mulia. Jika bukan Ayahanda yang menyuruh untuk mengeluarkan gadis ini, saya tidak berani." jawab Run Yu.
"Berani nya kau membantah ku, kau pikir kau siapa hah.!!" Tangan Sang Permaisuri Langit terangkat dan mengeluarkan sinar api merah dan diarahkan pada Run Yu.
Tiba tiba saja Xing er reflek menangkis serangan itu dan berbalik mengenai Sang Permaisuri hingga terpental.
"Xing er.. apa yang kau lakukan..?" Run Yu panik melihat Xing er memberi perlawanan pada Sang Permaisuri Langit.
"Kurang ngajar...!!" Sang permaisuri langsung bangkit .
"Yang mulia.!!! Anda tidak apa apa..!!!!" Nuwa menghampiri Gurunya.
"Aku harus memberi hukuman pada gadis itu." Permaisuri Langit kembali menghampiri Xing er. Ia kini mengeluarkan jurus kematian berupa sinar api tingkat tinggi untuk menghajar Xing er.
Sesaat kembali Sang Permaisuri Langit menghantamkan sinar api itu kearah Xing er yang hanya ditepis sedikit oleh Xing er ,dan Sinar api itu sama sekali tak bisa menyentuh Xing er dan mampu membuat Mereka tercengang.
Permaisuri Langit semakin kesal, ia berusaha kembali untuk menyerang Xing er.
"Jing Mi..!!! Apa yang kau lakukan..?" Beruntung Sang Kaisar Langit tiba melerai mereka.
"Paduka Yang Mulia.." Semua memberi hormat.
"Maaf kan saya Paduka, Yang Mulia Permaisuri berusaha menyerang kami. Saya hanya membela diri." ucap Xing er.
"Maafkan kesalahan Istri ku Xing er. " sahut Sang Kaisar.
"Ayo pulang.!!" Kaisar Langit mengajak istrinya pulang .
"Tapi Baginda..!!" Sang Permaisuri seperti tidak terima.
__ADS_1
"Cepat... atau aku akan marah .!" bentak nya. Mau tidak mau Permaisuri Langit mengikuti langkah Kaisar.
"Kalian tunggu pembalasan ku." Permaisuri sempat mengumpat pada Xing er dan Run Yu sebelum akhirnya meninggalkan mereka.
Didalam istana langit, terlihat Kaisar seperti murka pada Sang Permaisuri.
"Aku tidak mengerti dengan mu Jing Mi, kenapa kau selalu saja mengganggu Pangeran Pertama. Kau tau dia adalah putra Ku..!!" bentak Sang Kaisar.
"Aku tidak pernah menyukainya." jawab Permaisuri Langit ketus.
"Suka tidak suka kau harus menerima nya. Karena Run Yu akan menjadi penerus ku."
"Tidak paduka.. Aku tidak setuju. Yan Xun lah yang berhak atas Tahta mu."
"Kau tidak mengerti juga, jika tahta itu harus untuk Pangeran pertama. Bukan Pangeran kedua." jawab Kaisar.
"Apa paduka melupakan jika Pangeran pertama hanya lah Anak seorang Dewi ikan biasa. Dan Paduka hanya menikahi nya karena sebuah tuntutan. Jadi bagaimana pun juga Run Yu tidak berhak menjadi putra mahkota." ucap Permaisuri.
"Apa kau lupa, pernikahan kita juga karena sebuah perjodohan. Apa kau tau jika cinta ku bukan lah untuk mu. Melain kan untuk Annchi yang telah terkena Fitnah. Dan menyebabkan dia mati dalam keadaaan penuh penderitaan." jawab Kaisar membuat Permaisuri Langit terdiam dan hanya bisa menggeram di dalam hati.
Annchi sudah tidak ada ,tapi kau masih memikirkan nya paduka.
"Lalu untuk apa paduka membawa peri dari dunia bunga itu kemari.?" tanya Permaisuri Langit berusaha menyembunyikan kekesalan nya.
"Aku sengaja membawa nya untuk menemani Run Yu. Dan kau harus ingat jangan mengganggu nya. Karena dia menjadi tanggung jawab ku." ucap Kaisar meninggalkan Sang Permaisuri.
"Bedebah.. Aku benar benar muak dengan mu Annchi. Kau sudah binasa tapi masih saja menjadi penghalang ku untuk mendapatkan hati Paduka. Atau aku harus melenyapkan Dunia bunga agar bisa menguasai Paduka." Permaisuri Langit berbicara pada dirinya sendiri.
"Nuwa..!!!"
"Cari tau siapa Xing er sebenarnya. Tidak mungkin jika dia hanya seorang peri. Kekuatan nya melebihi seorang Dewi. Bahkan ia mampu menghindari serangan ku dan dengan mudah mengembalikan nya. Selama ini tidak ada yang pernah mampu menghindari sinar api kematian dari ku." Ucap Sang Permaisuri Langit.
"Siap Yang Mulia." Jawab singkat Sang murid.
____________
Di istana Qing Shan.
"Xing er.. dari mana kau mendapatkan kekuatan mu itu." tanya Run Yu.
"Aku juga tidak tau Pangeran Pertama. Aku mempunyai nya sejak aku kecil. Maaf jika tindakan ku membuat permaisuri Langit murka." jawab Xing er.
"Bukan itu, tapi untuk ukuran seorang peri , kekuatan mu itu melebihi batas. Aku tidak yakin jika kau hanya seorang peri daun."
"Tapi itu kenyataan , bahkan aku tidak pernah tau siapa orang tua ku." jawab Xing er menunduk kan wajahnya.
"Kau tidak perlu bersedih. Bagaimana kalau aku mengajak mu pergi ke suatu tempat?." ucap Run Yu menatap wajah Xing er yang bagi nya begitu cantik dan mempesona itu.
"Kau akan mengajak ku kemana Pangeran.?" tanya Xing er dengan semangat.
"Dunia Air. Aku merindukan seseorang di sana. " jawab Run Yu.
Run Yu melangkah di ikuti oleh Xing er.
Kini Run Yu membawa Xing er ke Dunia Air menuju sebuah istana di sebuah Telaga.
__ADS_1
"Run Yu.. kenapa kau mengunjungi ku. Apa Ayahanda mu tidak murka jika tau kau kemari.?" Seorang putri menyambut kedatangan nya.
"Ibu.. aku sudah lama tidak melihat mu, aku merindukan mu." Sahut Run Yu memeluk Putri itu.
"Apa ibu baik baik saja.?"
"Ibu baik baik saja Anak ku..? Kau tidak perlu mengkhawatirkan ibu." ucap Sang Putri yang ternyata ibu kandung Run Yu. Dewi ikan yang bernama Chan,e .
"Siapa yang kau bawa itu , apa kau sudah menemukan gadis yang telah memikat hatimu.?" tanya Dewi ikan pada Putra nya.
Run Yu tersenyum dan menghampiri Xing er yang masih berdiri di sana.
"Xing er." Run Yu menuntun nya untuk lebih mendekat pada ibu nya.
"Ibu, dia bernama Xing er. Ayahanda membawa nya dari Dunia Bunga. Dan Xing er perkenalkan wanita ini adalah Dewi ikan , wanita yang telah melahirkan aku." ucap Run Yu, sedikit membuat Xing er bingung. Pantas saja Permaisuri Langit membenci Pangeran Pertama , ternyata dia bukan anak kandung nya.
"Xing er.. wajah nya begitu mirip dengan sahabat ku.. Atau jangan jangan kau..??" Chan,e menyentuh wajah Xing er yang menurutnya mirip dengan Annchi sahabat nya.
"Tidak.. itu tidak mungkin." Chan,e menarik tangan nya kembali.
_____________
Sementara di Dunia Langit .
"Yang Mulia Permaisuri, saya melihat Pangeran pertama meninggalkan Qing Shan menuju Dunia Air ." seorang mata mata melapor.
"Bagus.. ini kesempatan kalian. Habisi dia." ucap Permaisuri Langit tersenyum sinis.
"Baik Yang Mulia." jawab mata mata itu langsung pergi dari hadapan Sang Permaisuri.
"Yang Mulia , apa ini bukan tindakan gegabah. Bagaimana jika Paduka mengetahui nya.?" Nuwa menghampiri Sang Permaisuri.
"Selama dia bisa mati di luar Dunia langit, Maka tidak akan jadi Masalah untuk ku. Nuwa kau perlu mengawasi mereka." ucap Sang Permaisuri.
"Baik Yang Mulia." Jawab Nuwa langsung pergi untuk memantau mata mata yang di perintahkan Sang Permaisuri untuk membunuh Pangeran Pertama.
Sementara di dunia Air, Run Yu melangkah menyusuri tepian telaga itu bersama Xing er.
"Pangeran..!!"
"Panggil aku Run Yu."
"Ah Baik lah. Run Yu.. Aku belum mengerti dengan mu. Bagaimana mungkin kau adalah anak dari Dewi ikan , sementara ayah mu Seorang Kaisar langit. Dan siapa yang di maksud ibu mu sebagai sahabat nya yang mirip dengan ku.?" tanya Xing er.
"Kau mau mendengar cerita hidup ku.?" ucap Run Yu.
"Ya.. aku tertarik sekali..!!"
Run Yu ,
Xing er
__ADS_1