
Sang permaisuri Langit terus curiga pada Xing er, ia yakin jika Xing er bukan peri daun biasa. Ia kemudian menyuruh mata mata nya untuk menyelidiki Xing er.
Sementara di Dunia bunga, Dewi Fen terlihat gelisah. Ia terus memikirkan Xing er, dan mencari jalan agar bisa kembali membawa Xing er tanpa ada yang curiga jika Xing er adalah putri Dewi bunga.
Lalu ia pun memutuskan untuk ke dunia langit menemui Pangeran pertama di temani oleh Baoyu dan Feng Yin.
Mereka akhir nya pergi ke istana Qing Shan.
"Pangeran pertama, maaf mengganggu mu." ucap Dewi Fen ketika sudah di hadapan Run Yu.
"Peri agung, ada keperluan apa? Sampai kau berkunjung ke istana ku. Apakah ini berkaitan dengan Xing er.?" Run Yu langsung menebak.
"Benar pangeran, jika di ijinkan kami ingin membawa kembali Xing er kembali ke rumah kami. Xing er masih dalam masa belajar. Jika Pangeran menginginkan pengganti nya, kami bersedia menyiapkan sebanyak mungkin yang pangeran mau." ucap Dewi Fen.
"Sebenarnya, aku tidak pernah menganggap Xing er pelayan ku, aku menyukai nya dan sudah menjadikan nya sahabat ku. Jika masalah nya hanya karena Xing er masih dalam masa pendidikan, bagaimana kalau kalian menganggap Xing er sedang belajar disini. Dan aku sendiri yang akan mengajari nya."
"Tapi pangeran, bukan hanya itu masalah nya."
"Lalu apa.? Apa ada yang kalian sembunyikan..? "
Dewi Fen hanya menggeleng.
"Peri Agung,. aku tau ada sesuatu tentang Xing er yang kalian sembunyikan. Jika tidak keberatan, kalian bisa mempercayai ku. Dan aku akan menjaga Xing er dengan nyawa ku sendiri."
Dewi Fen terdiam, ia lalu berpikir. Jika ia berbohong itu hanya akan menyulitkan posisi Xing er. Tapi jika tidak, bisa kah .?
"Apa pangeran bisa memegang janji.?"
"Aku rasa kau sangat mengenal siapa ibu ku dan ayah ku. Dari keturunan ku saja tidak ada di antara mereka yang menyukai ingkar janji." jawab Run Yu.
"Sebelum nya, di mana Xing er.? Kenapa aku tidak melihat nya.?"
"Dia sedang menyelesaikan tugas nya, ia sedang belajar meningkat kan sihir nya dan merajut sutra bersama Pamanku Dewa Rubah di rumah pendidikan. Itu salah satu kegiatan nya disini selain menemani ku berbincang ." jawab Run Yu.
__ADS_1
Dewi Fen menarik nafas.
"Xing er, adalah putri Dewi bunga. Dan kami harus merahasiakan kelahiran nya demi menjaga amanat dari Dewi kami.?"
Run Yu tersenyum.
" Jika hanya itu, untuk apa khawatir. Aku tidak mengetahui apa apa tentang kehidupan sebelum aku lahir, jadi aku tidak perlu tau alasan apapun Kenapa kalian merahasiakan kelahiran Xing er. Tapi percaya lah, aku bisa menjaga keamanan nya." ucap Run Yu.
"Peri Agung..!!" Pekik seseorang di belakang mereka.
Semua yang ada terkejut dan menoleh bersamaan.
Kaisar langit telah berdiri di sana.
"Yang mulia..!!" Mereka semua menunduk hormat.
"Selama ini kau telah menyembunyikan hal besar ini dari ku.? " Kaisar langit mendekat.
"Maaf kan kami yang mulia..! Semua ini perintah Dewi kami." jawab Dewi Fen, ia tidak menyangka jika rahasia ini harus terkuak juga.
"Yang mulia, Dewi bunga melahirkan setelah bertapa . Kami juga tidak mengerti yang terjadi. Dewi bunga sendiri yang menginginkan agar kami merahasiakan kelahirannya putri nya. maaf kan kami, kami hanya menjalan kan perintah."
"Lalu , siapa Ayah Xing er. ?" Sang kaisar menatap.
" Saya tidak bisa menceritakan nya. Saya kemari untuk menjemput Xing er. Tolong ijin kan kami untuk membawa nya kembali ke dunia kami. Karena Xing er adalah tanggung jawab kami." jawab Dewi Fen.
"Baik lah, kalau kau tidak mau menceritakan nya, aku akan menghargai nya. Mengetahui jika Xing er putri Annchi pun aku sudah sangat senang.Tapi..!"
"Peri Agung..!! Yang Mulia..!" Xing er sudah muncul di belakang mereka.
"Xing er, ayo kita pulang.!" ucap Dewi Fen.
Xing er tidak bisa menjawab selain hanya mengangguk. Dan mereka pun segera melangkah.
__ADS_1
"Tunggu." Ucap Kaisar Langit, membuat langkah mereka terhenti.
" Jika Xing er adalah putri Dewi Bunga, seharusnya ia berhak tinggal disini."
"Apa maksud Yang Mulia.!" Peri Agung tersentak, mungkin kah Kaisar mengetahui jika Xing er juga putri nya. Itu pemikiran Peri agung dan mereka.
"Apa kau lupa dengan perjanjian Annchi dan Chan e, Mereka akan menjodohkan Putra Putri mereka. Berarti Xing er harus menikah dengan Run Yu. Dan Kalian tidak bisa membawa nya ke dunia Bunga." ucap Sang Kaisar.
"Yang Mulia Paduka, Saya tidak bisa memutuskan hal ini, karena semua keputusan itu ada di tangan Xing er dan Pangeran Pertama."
"Peri Agung, apa maksud dari pembicaraan kalian.? Benar kah ibu ku Dewi bunga. Kenapa kalian membohongi ku.?" Tanya Xing er menatap tajam ke arah mereka.
"Xing er, semua ini kami lakukan karena perintah sang Dewi, kami hanya bisa mematuhi nya."
"Tetap saja. Selama ini aku selalu mengutuk ibu ku yang telah tega membuang ku. Dan kenyataan nya ibu ku sudah mati dan dia adalah Dewi Bunga yang hampir setiap hari makam nya aku jaga. Aku benci kalian..!!" Xing er berlari meninggal kan mereka dengan keadaan kecewa, selama hidup nya ia mengutuk orang tua nya yang telah mencampakkan nya seperti sampah yang tak berguna. Tapi ternyata Ibu kandung nya adalah Sang Dewi bunga yang teramat di cintai dan di hormati mereka. Bahkan ternyata ibu nya telah tiada dan hampir setiap hari ia merawat dan menjaga makan Sang Dewi yang ternyata ibu kandung yang selama ini di pikirkan nya.
"Xing er..!!!" Dewi Fang Yin hendak menyusul.
"Biar kan dulu, Xing er butuh waktu untuk menerima semua ini." Dewi Fen segera mencegah.
"Sebaik nya kalian pulang dulu, masalah Xing er, biar aku yang akan menangani nya. Kalian tidak perlu khawatir. Keselamatan Xing er menjadi tanggung jawab ku." ucap Sang Kaisar yang tidak bisa di bantah lagi oleh mereka.
Akhir nya Dewi Fen pun mengajak pulang Fang Yin dan Baoyu ke dunia mereka kembali tanpa Xing er.
Dalam hati Dewi Fen merasa sangat menyesal telah membongkar satu rahasia Xing er yang seharusnya di tutup nya itu, namun mau bagaimana lagi, semua sudah terlanjur. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, adalah perjodohan antara Xing er dan Pangeran pertama yang telah dijanji kan oleh Dewi Bunga dan Putri Chan e, dan tak satu pun dari mereka yang mengetahui jika Xing er adalah darah daging Kaisar Langit.
Lalu bagaimana jika mereka benar benar harus menikah memenuhi janji ibu mereka, sedang kan status mereka adalah kakak beradik satu Ayah.
Dewi Fen bimbang, jika ia mengatakan yang sebenarnya tentang ayah Xing er, maka keselamatan Xing er pun terancam . Karena Dewi Fen tau betul jika Permaisuri Langit tidak pernah menyukai Dewi bunga dan pastinya akan merembet kepada Xing er juga, lalu hal kedua adalah , jika ia mengatakan yang sebenar nya ,dua kali ia telah melanggar perintah Dewi bunga.
Sementara Run Yu yang menyimak dengan jelas pembicaraan mereka pun hanya bisa tersenyum. Ada sebuah kebahagiaan tersendiri di hati nya saat mengetahui jika Xing er ternyata adalah wanita yang di jodohkan ibu nya dengan nya.
Apakah ini takdir pikirnya..!
__ADS_1
___________________