
Xing er masih saja menebak, siapa Pria bertanduk yang ada dalam mimpi nya.
Hingga ia tertidur kembali sampai seseorang membangunkan nya.
"Apa yang kau lakukan di kamarku.?" tanya nya , melihat Run Yu sudah duduk di samping kaki nya.
"Ayahanda mengajak kita ke dunia Bunga mu untuk menemui peri agung. Jadi bersiap lah." ucap Run Yu.
"Apa ini sudah siang.?" Xing er terlihat mengucek mata nya.
"Kau tidur terlalu lelap semalam, hingga tidak sadar jika ini sudah siang." jawab Run Yu tersenyum dan segera beranjak meninggalkan Xing er.
Run Yu, kau kah yang selalu di dalam mimpi ku itu.?
Xing er hanya menatap langkah kaki Run yu.
_________
Hari itu, Kaisar Langit mengajak Pangeran pertama dan juga Xing er ke dunia Bunga untuk menemui Peri Agung.
"Hormat kami Yang Mulia Paduka." ucap Peri Agung dan beberapa Dewi lain nya menghormati Kaisar Langit.
"Silahkan." Peri Agung mempersilahkan mereka untuk duduk. Sementara Xing er langsung berlari memeluk Pieyu dan satu teman nya lagi.
"Xing er, selama di dunia Langit apa kau baik baik saja.?" tanya Pieyu.
"Tentu saja, di sana semua penghuni nya memperlakukan aku dengan baik." jawab Xing er dengan wajah ceria nya lalu duduk di antara mereka sambil mendengar kan pembicaraan Kaisar langit dan Peri Agung.
"Tujuan ku kesini adalah untuk memastikan, jika Aku akan menikahkan Run Yu dan Xing er dalam waktu dekat ini." ucap Kaisar Langit yang sontak membuat Peri Agung terkejut.
"Mohon maaf paduka, tapi pernikahan itu tidak bisa di lanjutkan." ucap Peri Agung.
"Kenapa? Apa kau meragukan Pangeran Pertama.? Kami sudah berunding. Dan Pangeran Pertama lah yang menginginkan nya." jawab Kaisar Langit.
"Bukan begitu. Tapi.. ada hal yang Paduka belum ketahui mengenai Xing er."
"Katakan , apa sebenarnya.?"
"Xing er, .. Xing er adalah anak dari Paduka." ucap Peri Agung.
__ADS_1
"Apa..?" Kaisar Langit begitu terkejut, tak terkecuali Run Yu dan Xing er sendiri dengan ucapan Peri Agung.
"Pada masa pertapaan Dewi Bunga setelah kejadian di dunia langit itu, ternyata Dewi bunga mengandung Xing er. Bahkan Dewi Bunga sendiri mengatakan jika ia tidak pernah dekat dengan Pria manapun selain dengan Kaisar Langit. Saat itu Dewi Bunga memutuskan untuk merahasiakan kehamilan nya karena mendengar berita pernikahan Paduka dengan Putri Burung. Lalu setelah melahirkan Xing er, Dewi meminta kami untuk merahasiakan identitas Xing er yang sebenarnya." jelas Peri Agung.
"Rahasia sebesar ini, berani nya kalian menyembunyikannya dari ku.?" Kaisar Langit sudah di penuhi Amarah.
"Maafkan kami Paduka, tapi itu amanah terakhir sang Dewi. Dan kali ini kami mengingkari nya, karena kami tidak ingin pernikahan sedarah sampai terjadi." jawab Peri Agung tanpa merasa takut atas kemarahan Kaisar Langit.
"Xing er, jadi kau adalah Putri ku.?" ucap Kaisar Langit menatap Xing er, lalu menghampiri nya dan memeluk nya.
"Ayahanda.. Benarkah kau ayah ku.?" tanya Xing er, merasa kurang yakin dengan kenyataan yang kembali terungkap di luar nalar nya itu.
"Ya, bisa saja itu. Karena Ibu mu memang tidak pernah memiliki Pria lain dalam hidup nya selain aku." jawab Kaisar Langit membelai Xing er.
Sementara Run Yu hanya bisa terdiam membisu, entah apa yang di rasakan nya, bahagia mengetahui jika Xing er adalah saudaranya atau sedih karena ia tidak bisa bersama dengan wanita yang baru saja bisa mengetuk hati nya itu.
Setelah mendengar penjelasan dari Peri Agung, Kaisar Langit pun kembali ke istana nya bersama Pangeran Pertama dan tentunya dengan membawa kembali Xing er bersama mereka.
Sesampai nya Di dunia Langit , sang Kaisar segera memerintah kan seluruh perdana Mentri dan Para dewa untuk berkumpul. Ia bermaksud untuk menyiarkan kabar tentang Xing er yang ternyata adalah Putri kandung nya.
Permaisuri Langit yang mendengar kabar itu pun sangat terkejut dan marah.
"Itu tidak mungkin.!" teriak nya .
"Jika kau berani menyakiti nya, kau akan berurusan dengan ku." sambung Kaisar Langit, meninggal kan istri nya yang masih syok.
"Tidak Paduka, kau salah. Xing er tidak mungkin putri mu.!!" kembali sang Permaisuri berteriak.
"Yang Mulia, kenapa Yang Mulia begitu yakin.? " tanya Nuwa.
"Karena kejadian malam itu adalah perbuatan ku. Jadi tidak mungkin Paduka tidur dengan Dewi Bunga dan menghasil kan Xing er. Ini pasti ulah para penghuni Alam Bunga yang ingin menjebak Paduka." ucap Permaisuri Langit tanpa Nuwa mengerti maksud nya.
"Tidak, aku tidak akan membiarkan Paduka terjebak." sambung nya, lalu Permaisuri Langit pun menyusul Sang Kaisar ke Aula pertemuan.
Di sana sudah berkumpul seluruh para dewa dan perdana Mentri Dunia Langit, juga Xing er dan Pangeran Pertama serta Sang Phonix pun terlihat menghadiri.
"Seluruh para Dewa dan Mentri Langit, Aku sengaja mengumpulkan kalian di sini untuk memberi tahu sesuatu pada kalian tentang peri kecil dari dunia Bunga ini." Ucap Kaisar Langit memperkenalkan Xing er yang berdiri di samping nya ,membuat semua para dewa dan Mentri merasa bingung, kenapa tiba tiba Kaisar langit membahas tentang peri dari dunia Bunga itu.
"Nama nya Xing er, dia adalah putri dari Dewi Bunga Annchi yang ternyata adalah Putri kandung ku sendiri." Sambung Kaisar Langit membuat semua yang ada terperangah.
__ADS_1
"Bagaimana mungkin Paduka..?" tanya salah satu dari sang Dewa.
"Itu kenyataan nya." Jawab Sang Kaisar.
"Karena Itu aku berniat mengangkat nya menjadi Dewi Bunga Ketiga untuk menggantikan Annchi sebagai pemimpin Dunia Bunga yang sudah lama tidak mempunyai pemimpin." Titah sang Kaisar.
"Jika memang begitu kenyataannya, kami akan sangat senang Yang Mulia, Dunia Bunga akan mempunyai seorang Dewi, dan Tujuh penjuru dunia akan kembali berwarna." ucap mereka setuju dengan niat Kaisar Langit.
"Tidak Yang Mulia Paduka, Anda salah besar !!" teriak Permaisuri Langit yang baru saja memasuki Aula.
Semua memandang ke arah nya.
"Jing Mi, apa maksud mu.?" Kaisar Langit langsung menatap tajam ke arahnya.
"Paduka hanya di jebak oleh Para penghuni Alam Bunga yang membenci Paduka. Xing er, bukan lah Anak Paduka.!" ucap Permaisuri.
"Tutup mulut mu Jing Mi, kenapa kau mengatakan demikian? Apa Kau bisa membuktikan ucapan omong kosong mu itu.?" hardik Sang Kaisar.
"Aku bisa membuktikan nya. Karena malam kejadian itu adalah ulah ku. Dan ku pastikan tidak terjadi apa apa antara Paduka dan Dewi Bunga." mau tidak mau Permaisuri langit harus jujur karena ia merasa jika ia tidak mengatakan yang sebenar nya, maka Kaisar Langit akan terjebak selamanya.
Dan Permaisuri langit tentu nya membenci Xing er, dan tidak mungkin bisa menerima jika Xing er adalah darah daging Kaisar Langit tentu nya.
"Apa yang kau kata kan Jing Mi...!!?" ucap Kaisar Langit.
"Aku berani bersumpah Paduka, Aku yang memasukkan ramuan tidur untuk kalian berdua, dan yang membawa kalian berdua di atas ranjang. Bahkan aku sendiri yang menanggalkan baju kalian dan mengatur posisi kalian. Karena aku menginginkan Dewi Bunga di usir dari istana. Aku membenci nya, dan Aku hanya ingin Paduka hanya menikahi ku saja bukan Dewi Bunga. " penjelasan Permaisuri Langit membuat semua nya terkejut.
Mereka mengingat kejadian sekitar empat ribu tahun yang silam , ketika istana Langit di heboh kan tentang kasus perzinahan Kaisar langit dan Dewi bunga , dan ternyata semua itu adalah ulah Permaisuri langit.
"Kau sungguh keterlaluan Jing Mi.!" teriak Sang Kaisar Langit sangat murka dengan pengakuan Permaisuri Langit.
"Ampuni Aku Paduka. Semua itu aku lakukan karena aku mencintai mu." sahut Sang Permaisuri , tanpa menggubris rasa malu nya, ia berlutut di hadapan Suami nya.
"Lalu Xing er..??" Kaisar Langit menoleh ke arah Xing er yang makin merasa bingung dan tersudut.
"Mereka hanya ingin menjebak mu Paduka. Percaya lah padaku. Mereka hanya ingin memanfaatkan mu." ucap permaisuri Langit melirik sadis kearah Xing er yang semakin membuat Xing er teriris hati nya.
"Jing Mi, kau keterlaluan, kau yang telah menjebak ku. "
"Ampuni aku Yang Mulia, tapi percaya lah, kali ini aku tidak ingin kau terjebak."
__ADS_1
Tiba tiba sang kaisar Langit jatuh terduduk lemas dengan memegangi dada nya terasa seperti terbakar.
Bersambung..!!