
Entah sudah berapa waktu lama nya para Tetua Dewa memusatkan energi mereka untuk menyegel unsur Api dan Unsur Angin yang saat ini ada di dalam tubuh Xing er.
Tangan tangan mereka saling terlentang mengeluarkan Cahaya kebiruan yang terus menerus menyelimuti tubuh Xing er yang tetap berkobar. Sesekali cahaya biru itu terhempas namun segera kembali menerpa tubuh Xing er.
Sementara Kaisar Langit dan yang lain hanya bisa menonton dengan mengambil jarak aman.
Run Yu yang juga tidak bergeser dari tempatnya pun terus menatap tubuh Kekasih nya itu dengan penuh rasa kekhawatiran. Jika penyegelan itu gagal, tubuh Xing er akan hancur dan melebur. Kata kata tetua dewa terus saja terngiang di telinga nya.
Setelah sekian lama para tetua dewa berusaha menyatukan energi mereka untuk penyegelan itu, kobaran api di tubuh Xing er mendadak mereda dan sirna seketika tersedot ke dalam tubuh Xing er terganti sebuah sinar kebiruan yang lekat memancar dari tubuh Xing er. Namun tidak lama kemudian sinar kebiruan itu pun sirna seperti tersedot juga ke dalam tubuh Xing er.
Para Tetua Dewa menghela nafas mengakhiri konsentrasi mereka.
"Akhirnya berhasil." ucap Tetua.
"Bagaimana keadaan nya sekarang?" tanya Kaisar Langit segera melangkah maju.
"Penyegelan berhasil." jawab tetua.
__ADS_1
"Lalu? Apa yang akan terjadi pada Xing er setelah ini?" tanya Kaisar Langit kembali.
Sebelum Tetua dewa itu sempat menjawab, terlihat Xing er bergerak perlahan dan membuka mata.
Semua yang ada kembali terkejut ketika melihat kedua bola mata Xing er yang membara seperti api yang berkobar.
"Unsur Api milik Kaisar Tei Feng dan Unsur Angin milik Putri Iyar tersegel di dalam tubuh Xing er. Kami tidak bisa mengendalikan nya kecuali Xing er sendiri." ucap Tetua Dewa menjelaskan.
"Xing er." Tetua dewa memanggil Xing er yang langsung menoleh, kobaran api di bila mata Xing er perlahan meredup dan hilang. Bola mata Xing er kembali normal.
"Ini adalah kesalahan yang di luar perhitungan kami. Saat ini juga kau sebagai titisan Dewi kedamaian telah gagal bahkan sebelum melakukan reinkarnasi. Tapi, kami sudah membuat keputusan jika kau akan menjadi Dewi Api yang akan tetap memimpin dunia atas awan dengan kemampuan api dan angin mu yang akan bisa kau kendalikan sendiri nantinya. Meskipun reinkarnasi mu kami batalkan , kami akan mengembalikan seluruh ingatan Putri Iyar padamu dan kami pun tidak akan menghilangkan ingatan mu sebagai Xing er." ucap Tetua dewa menjelaskan pada Xing er dan seluruh yang ada di ruangan itu.
Sekelibatan bayangan bayangan bermunculan di pikiran Xing er, hingga perlahan membentuk suatu ingatan yang jelas. Benar saja, Xing er seperti terlahir kembali, keseluruhan ingatan Putri Iyar saat ini ada di pikiran nya. Ia menoleh, menatap orang orang di sekelilingnya.
Pertama kali yang ia tatap adalah Run Yu, untuk memastikan apakah ingatan nya sebagai Xing er masih ada, dan apa yang di ucapkan Tetua Dewa benar adanya. Ia sangat mengingat dengan jelas pria yang saat ini juga menatap nya itu. Dan setelah itu Xing er menatap yang lain nya. Sebelum akhirnya kembali menoleh pada Tetua dewa.
Hati Xing er tersenyum, meski bibirnya terpaksa menahannya. Ia senang, sungguh senang dengan keadaan nya saat ini.
__ADS_1
Reinkarnasi untuk nya benar benar gagal sesuatu keinginan nya, dan ia tetap menjadi Xing er. Meskipun ia harus tinggal di dunia atas awan, itu tidak masalah pikirnya. Yang penting saat ini, ia tidak kehilangan ingatan nya tentang Run Yu.
"Mulai saat ini juga, kau harus tinggal di dunia atas awan. Kau boleh kembali menjalani tugas mu sebagai Dewi Kedamaian. Kau boleh pergi berkunjung ke dunia Bunga tempat asal Xing er atau berkunjung ke dunia langit. Kau di bebaskan untuk berkunjung ke tujuh penjuru dunia." ucapan terakhir Tetua dewa yang di sambut bungkukan tubuh seluruh yang ada tanda penghormatan.
"Terimakasih atas anugerah ini Tetua Dewa." sahut Xing er.
Selepas itu, para Tetua Dewa meninggalkan Istana Langit untuk kembali ke asal mereka di nirwana langit ketujuh.
Hari itu juga Kaisar Langit mengumumkan tentang batalnya acara reinkarnasi Xing er dan mengumumkan tentang penobatan Xing er sebagai Dewi Api.
Kabar itu segera tersebar ke seluruh penjuru dunia, di sambut rasa bahagia yang meluap luap. Selama sejarah tujuh penjuru dunia ini tidak pernah ada Dewi Api terlahir, kecuali dewa Api yaitu sang Phoenix Putra kedua Kaisar Langit. Dan kabar kali ini tentu saja membuat mereka senang, karena Dewi Api adalah titisan Dewi Agung sang Dewi Kedamaian yang terkenal pembawa kedamaian.
Lalu, Xing er yang terlahir sebagai Dewi Api dengan kekuatan unsur Api dan Unsur Angin, seperti apa kekuatan dua unsur itu jika digabungkan. Dengan kekuatan angin milik Dewi kedamaian saja mampu menghancurkan seribu pasukan langit, apalagi di tambah kekuatan api milik nya? Itu lah yang pikirkan mereka saat ini.
Lain hal dengan sang Peri Agung dan para Dewi di Dunia bunga. Meskipun mereka senang dengan kabar terbaru tentang Xing er. Tetapi dengan ditetapkan nya Xing er sebagai pemimpin Dunia Atas Awan menggantikan Putri Iyar, lalu bagaimana nasib dunia Bunga. Apakah selamanya dunia Bunga tidak mempunyai Dewi ? Yang tadi nya berharap jika Xing er lah yang akan menjadi Dewi Bunga ketiga menggantikan Annchi.
Tapi, apa yang bisa mereka lakukan jika keputusan ini sudah mutlak di putuskan oleh Tetua Dewa, bahkan Kaisar Langit pun tidak akan mampu melawan Para Tetua dewa yang mempunyai kendali penuh mengontrol seluruh penjuru dunia termasuk Kaisar Langit sekali pun.
__ADS_1
_________________________