
Run Yu menatap Permaisuri Langit , lalu melangkah untuk lebih mendekat.
Di lihat nya wajah permaisuri Langit sudah penuh dengan kemarahan.
"Saya sangat tahu Yang Mulia, anda adalah Permaisuri Langit. Tapi setidaknya, bisakah anda jangan berbuat sesuka hati anda.?"
"Sebenarnya ada masalah apa antara anda dengan ibu ku, sampai anda begitu murka. Jika ada kesalahan ibu ku. Mohon ampuni dia Yang mulia." sambung Run Yu.
Tidak ada yang menyangka, saat itu Run Yu bahkan merendahkan dirinya untuk berlutut di hadapan Permaisuri Langit.
Run Yu berpikir, jika ia tidak melakukan itu maka kemungkinan besar Permaisuri langit akan tetap menggangu ibu nya walau pun nantinya permaisuri Langit pergi dari dunia air, tapi pastinya ia akan kembali lagi. Karena Run Yu sudah sangat mengenal sifat Permaisuri Langit yang arogan dan harus selalu mendapatkan apa yang ia mau.
"Baik lah, aku akan mengampuni ibu mu dan seluruh rakyat nya dengan syarat kau harus menanggung hukuman untuk nya. Bagaimana?" Ucap permaisuri Langit tersenyum licik untuk menjebak Run Yu.
"Baiklah Yang Mulia. Tolong lepaskan ibu ku dan seluruh rakyat nya dan aku bersedia menanggung hukuman nya." jawab Run Yu.
Permaisuri Langit tertawa puas. "Kita selesaikan di istana langit. Maka segeralah kembali kesana. Aku menunggu mu di sana Pangeran Pertama." ucap Permaisuri yang akhirnya pergi meninggalkan Dunia air.
Mendengar ucapan Putra nya yang akan menanggung semua hukuman itu, Chan e menatap sedih putranya. Ia melangkah mendekati Run Yu, lalu memeluknya.
"Kau tidak harus melakukan ini Run Yu?"
Run Yu melepaskan pelukan ibu nya. Mengusap air mata Dewi ikan itu.
"Aku hanya tidak ingin melihat mu bermasalah dengan perempuan iblis itu ibu. Kau tidak usah cemas. Tidak akan terjadi apapun padaku. Dia akan menepati janji nya untuk tidak mengganggu mu lagi." sahut Run Yu.
"Tapi kau tidak tau apa yang ia ingin kan Pengeran pertama?"
"Apa Bu?" tanya Run Yu.
__ADS_1
"Ia ingin aku membatalkan perjodohan mu dengan Xing er. Permaisuri Langit menginginkan Xing er menikah dengan Putra nya." jawab Chan e.
Run Yu terkesiap dengan jawaban ibu nya. Dia sendiri tidak menyangka jika segitu rakus nya Permaisuri Langit sampai melakukan itu. Run Yu sadar jika saat ini siapapun ingin memiliki hubungan dekat dengan Dewi Api.
Run Yu menarik nafas.
"Apapun yang di lakukan nya tidak akan mungkin bisa memisahkan kami ibu. Xing er mencinta ku dengan seluruh keadaan ku. Kami saling mencintai. Percayalah, semua hanya tergantung pada Xing er sendiri." sahut Run Yu.
"Tapi bagaimana jika Xing er memilih Pangeran kedua yang jelas jelas lebih segala nya dari mu Run Yu. Kau akan merasakan sakit hati seperti ku. Aku tidak mau itu terjadi padamu." ucap Run Yun.
"Jika memang begitu, aku tidak memaksakan kehendak ibu. Apapun pilihan Xing er, jika itu yang terbaik kenapa tidak."
"Lalu bagaimana dengan perjanjian kami? Dewi bunga ingin putrinya menjadi menantu ku." ucap Chan e.
"Sekali lagi, semua tergantung Xing er." jawab Run Yu. Di akui nya hati nya saat ini terasa nyeri membayang kan itu. Run Yu memutar tubuhnya.
Chan e semakin meratap setelah melihat punggung putra nya menghilang. Ia tahu siapa Jing mi sang permaisuri Langit itu. Wanita kejam yang penuh kelicikan. Ia akan menggunakan kesempatan ini untuk menekan putra nya agar mau mengakhiri hubungan nya dengan Dewi api. Chan e tidak mau terjadi apa apa pada putra nya. Terlebih mengingat siapa Xing er.
Bukan karena Xing er saat ini sudah menjadi Dewi api, tapi karena Xing er adalah putri sahabat nya. Chan e memutus kan untuk menemui Xing er yang saat ini sedang berada di Dunia atas awan.
Chan e sudah bisa menduga apa yang akan terjadi pada putranya, sebab itu ia harus menemui Xing, karena menurut nya hanya Xing er lah satu satunya yang bisa menyelamatkan putra nya. Karena Chan e pun tau jika saat ini kaisar Langit sedang tidak ada di tempat nya, melainkan sedang pergi ke dunia iblis. Sungguh waktu ini pasti akan di gunakan dengan baik oleh permaisuri Langit untuk menekan Run Yu.
Sementara Di dunia Langit,
Run Yu sudah berada di hadapan Permaisuri langit. Dengan suara lantang nya benar benar menyuruh Run Yu untuk mengakhiri hubungan nya dengan Xing er.
"Jika itu permintaan Yang Mulia, saya tidak bisa melakukan nya. Kami terikat perjodohan dari ibu kami. Dan kami terikat janji setia. Hanya Xing er sendiri yang bisa memutuskan nya." jawab Run Yu membuat Permaisuri langit geram.
"Kau sedang menantang ku Dewa Malam?"
__ADS_1
Run Yu menunduk." Saya tidak pernah menantang siapa pun Yang Mulia. Mohon ampuni saya." jawab Run Yu.
Seketika tangan permaisuri Langit mengeluarkan cahaya merah yang ia arah kan pada Run Yu, cahaya itu dengan cepat membelenggu tubuh Run Yu membuat Tubuh Run Yu jatuh dalam kondisi berlutut.
"Kau pikir kau siapa, berani tidak mematuhi perintah ku. Kau kira Dewi api akan peduli padamu jika aku membunuh mu sekali pun.!!" Teriak permaisuri Langit melesatkan sebuah pukulan berupa sinar pada Run Yu, yang langsung membuat tubuh Run Yu jatuh ke lantai dengan darah segar mengucur dari mulut nya.
"Kau mengira jika Xing er akan peduli dengan mu. Kau harus sadar Run Yu, dia bukan lah Xing er lagi, melainkan Dewi Api yang hanya akan bersanding dengan Dewa Api juga.!" kembali Permaisuri jurus api ke arah Run Yu dan menghantam tubuh Run Yu berkali kali. Run Yu kali ini mencoba menahan serangan itu. Namun kekuatan permaisuri Langit memang bisa di katakan jauh di atas Run Yu karena Kaisar Langit pernah memberi nya kekuatan sihir seribu tahun padanya.
Tubuh Run Yu kembali terpental. Dan Run Yu memuntahkan darah segar.
Permaisuri tertawa terbahak. Sorot mata nya penuh kebencian pada Run Yu.
"Kali ini kau benar-benar harus ku binasakan anak sialan. Kehadiran mu dan ibu mu hanya membuat ku muak.!" Tangan permaisuri Langit kembali mengeluarkan sinar api, dan kali ini sepertinya dia sedang tidak main main lagi. Kekuatan sihir penuh yang di gunakan nya. Sinar itu kembali ia lancarkan pada Run Yu yang sudah tak berdaya di lantai.
Namun, sebuah kilatan biru tiba tiba menangkis sinar api milik Permaisuri langit hingga tidak mengenai tubuh Run Yu.
Seseorang, sudah berdiri di samping Run Yu.
"Run Yu!" teriak suara yang ternyata milik Xing er.
Xing er segera meraih tubuh Run Yu, menekan kepala Run Yu di dadanya.
"Run Yu!" panggil Xing er, mengusap darah segar yang masih mengalir di mulut kekasih nya itu.
"Xing er." suara lemah Run Yu, menyadari jika itu adalah Xing er.
"Ya. Aku ada di sini." Xing er menitik kan air mata. Mengusap wajah Run Yu dan menoleh pada Permaisuri Langit yang cukup terkejut dengan kedatangan nya. Dia tidak pernah menyangka jika Xing er akan datang dan tepat waktu melihat tindakan nya pada Run Yu.
"Kau!" Xing er menatap murka pada Permaisuri Langit.
__ADS_1