Little Sister

Little Sister
episode 10


__ADS_3

krik


krik


tidak ada jawaban yang keluar dari lelaki di depan nya itu, ia hanya memandangku dengan tatapan intens nya,


teman-temannya pun menunggu jawaban dari lelaki itu, namun mereka terlihat sedikit khawatir?


lelaki itu mendesah pelan sebelum menjawab pertanyaan ku tadi


"Elliot" dengan suara beratnya yang sangat pelan


"hah? lio?"


oh maafkan kupingku yang tidak bisa mendengarnya dengan baik, namun bukan salah ku juga, suaranya lah yang terlalu kecil, berbanding terbalik dengan penampilannya yang terlihat garang, mungkin dia seorang lelaki pemalu?


"ck"


dengan raut wajah kesal dia pergi meninggalkan aku dan trisha, sedangkan teman-teman dari lelaki itu langsung mengejarnya


"aneh sekali" gumam ku pelan


sudah lah lebih baik ku habiskan makanan ku dulu, sebelum bel masuk berbunyi


"kau jangan terlalu dekat dengannya" bisik trisha pelan, membuatku sedikit kaget


"ada apa? dia tidak terlihat seperti orang jahat ?"


tanya ku, ya walaupun lio lio tadi berpenampilan berantakan, tapi bukan berarti dia orang jahat kan


ada kata- kata begini


Don't judge a book by its cover


asek


bisa jadi ia mempunyai wajah segarang harimau ganas tapi hatinya seimut anak kucing xixi

__ADS_1


"ada rumor yang bilang dia adalah ketua geng motor malam yang sangat menyeramkan dan tidak tersentuh" kata trisha lagi


hei mana mungkin orang seperti itu memiliki teman? itu rumor yang tidak logis


aku hanya mengangguk an kepala pura-pura meng iya kan


drt


drt


ka gerald? ada apa dia tumben sekali menelfon ku


"sayang?"


"yaa?"


"kau sudah makan?"


"yaa"


"guru mu baik disana?"


"bagus, apa kau lelah belajar?"


"tidak juga"


"apa maksud mu tidak juga? ada yang menganggu mu disana? apa kau baik?


" aku baik-baik saja, tubuhku sehat wal afiat, tidak lecet dan tidak kekurangan apapun, berhenti lah menganggu ku kaa!"


jawab ku kesal, dasar lelaki cerewet


"hahaha syukurlah kau baik-baik saja, nanti aku akan menjemputmu ke sekolah, tunggu aku oke?" perintahnya mutlak, kalau begini siapa yang bisa melarang bukan?


"ya, baiklah" setelah itu aku langsung mematikan telfonnya


sungguh membuat kesal saja, umur nya itu sudah remaja kenapa diperlakukan seperti anak kecil yang baru masuk sd!

__ADS_1


"anna ayo masuk kelas, sebentar lagi bel akan berbunyi", ajak trisha yang membuyarkan lamunan ku


"baiklah ayo"


——


kring


kring


kring


bel pulang sekolah berbunyi, aku dan trisha jalan bersama keluar kelas, saat sampai di gerbang sekolah aku dapat melihat kerumunan siswi mengerumuni lelaki narsis yang sedang menyandarkan badan di motor sport hitamnya itu


sayang nya dia adalah kaka kandung ku—


sungguh memalukan!


"anna aku pergi lebih dulu" pamit trisha yang sudah dijemput oleh supir nya, yang dibales anggukan dan senyum tipis dari ku


aku menghela nafas keras, kenapa dareen harus tebar pesona disana? bagaimana ia bisa melewati kerumunan siswi-siswi itu?


baiklah aku akan pulang dengan taxi saja,


siapa suruh tebar pesona dan melupakan adik cantiknya ini


dareen yang melihat anna pergi panik menghampirinya, anna malah menyelonong pergi sambil melambaikan tangan kearah taxi yang lewat


"ANNA TUNGGU!" teriak gerald


dareen berlari ke arah Anna yang ingin membuka pintu taxi sambil membawa helm pink Anna


"maaf pak, tidak jadi" ucap Gerald sambil menutup pintu taxi itu


"Anna kenapa kau jahat sekali kepada ku, kau mau meninggalkan kaka tampan mu disini sendiri?" rengek gerald


"kau lama ka, aku malas menunggu mu, lagipula kau malah asik mengobrol dengan siswi-siswi disana!" kesal ku

__ADS_1


" hehe baiklah jangan marah, pake helm ini kita akan pergi membeli ice cream kesukaan mu, oke?" bujuk Gerald


"hm"


__ADS_2