Little Sister

Little Sister
episode 13


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan selama setengah jam, mobil gravin itu pun berhenti di depan gerbang dengan banyak siswa-siswi yang berlalu lalang.


" terimakasi ka, hati-hati dijalan " ucap ku dengan mencium pipi ka gravin, dan di balas dengan senyum tipis sambil mengusap pelan rambutku.


Aku segera keluar dan melambaikan tangan, tidak lupa senyum manis yang diberikan untuk kaka tampan ku itu, dan masuk kedalam gerbang sekolah sebelum bel berbunyi.


sedangkan Gravin, sudah pergi menancapkan gas mobil nya dengan perlahan


ia pun berjalan kedalam sekolah, namun saat baru ingin menaiki tangga, suara pesan masuk terdengar dari ponsel ku


ting


rupanya dari ka Gravin


" jangan tersenyum manis seperti itu, banyak pria yang melihat mu tadi "


aku hanya bisa terkekeh geli melihat pesannya itu, dasar kaka pencemburu


β€”-


saat menuju kelas seseorang menghadang ku dengan kedua teman dibelakang nya, dari penampilan mereka tebakan ku pasti tukang bully di sekolah ini.


baju ketat seperti milik anak berusia 5 tahun, rok nya yang lebih pendek dari siswi yang lain, jangan lupakan make up nya yang menor seperti ondel-ondel


membuatku mual saat melihatnya


yang benar saja!

__ADS_1


ini tempat belajar bukan ajang pamer tubuh apalagi mukanya!


iuh


"hei kau, anak baru!"


panggil tante menor itu padaku


" kau berbicara pada ku?" tanya ku sambil menunjuk diriku sendiri dan celingak-celinguk memastikan pertanyaannya sekaligus memancing amarah nya xixi


muka nya terlihat merah dia pasti sangat kesal, jelek sekali


hati-hati darah tinggi mbae


" ku peringkat kan kau, jangan coba-coba mengganggu Eliot, dia adalah kekasihku, jadi kau jal*ng menjauh lah darinya " perintahnya


"baiklah" jawab ku acuh tak acuh dan langsung pergi menuju kelas, sungguh menganggu perjalananku


teriak wanita tadi kepadaku


sungguh merepotkan!


🌼🌼🌼🌼


saat memasuki kelas aku sudah di suguhkan oleh wajah Trisha yang tersenyum manis padaku, sambil melambaikan tangannya, aku membalasnya dengan senyum tipis, dan meringis pelan kala merasa perutku seperti dililit.


" Anna, ada apa dengan muka mu?" tanya Trisha dengan muka khawatir, melihat muka Anna yang terlihat agak pucat

__ADS_1


"Aku tak apa, mungkin sebentar lagi aku akan kedatangan tamu bulanan" jawab ku dan duduk di kursi dengan kepala yang langsung dibaringkan ke atas meja.


sebelum kedatangan tamu spesial itu aku pasti akan terlebih dulu merasakan sakit diperut, tidak enak badan dan pegal di seluruh tubuh, padahal saat di mobil aku masih merasa baik-baik saja.


apa ini pengaruh bertemu tante-tante menor tadi?


sungguh hati yang si*l


" istirahat lah dulu, akan ku bangunkan jika guru sudah masuk " kata trisha pelan


"baiklah, terimakasih Trisha"


🌼🌼🌼🌼🌼


bel istirahat berbunyi, sesuai kesepakatan kemarin aku dan trisha berada dikelas untuk makan, aku membawa bekal yang di siapkan pelayan dirumah, namun aku tak nafsu memakannya.


" Anna makan lah makanan mu, muka mu sudah seperti vampir saja pucat sekali, sini biar aku suapi" bujuk trisha sambil mengambil makanan Anna dan berniat menyuapi nya.


Aku menutup mulut dengan kedua tanganku menggeleng pelan, sungguh aku tak nafsu memakannya, gigi ku sungguh malas untuk mengunyahnya.


brak


tiba-tiba pintu terbuka kencang dari luar


alex?


kenapa dia datang kesini?

__ADS_1


oh tidak, semoga dia tidak akan membuat keributan disini bukan?


sungguh membuat kepala ku sudah sangat pusing!


__ADS_2