Little Sister

Little Sister
episode 14


__ADS_3

"pulang"


perintah alex dengan nada tegas dan dingin namun tak menghilangkan raut mukanya yang terlihat khawatir


"apa yang kaka lakukan disini?belum waktunya aku pulang sekolah ka alex"


tolak ku menatap heran kepadanya


"baiklah, kalau kau menolak"


Alex menghampiri ku, menelusup kan tangan ke kedua kaki ku dan tangan satunya memegang punggung ku, dia menggendong ku ala bridal style, sungguh memalukan.


aku menyembunyikan kepalaku di dadanya, menghilangkan muka ku yang memerah seperti tomat karna malu.


"aku bisa jalan sendiri ka" kata ku pelan pada alex


"diam lah Anna!" geram Alex


oke, aku mulai takut dengannya, lebih baik aku bersikap menjadi anak yang baik dan penurut dari pada mengahadapi kemarahan dari beruang kutub ini.


dia memasukan ku kedalam mobil dengan perlahan dibangku penumpang, dan menyusul masuk duduk di sampingku, rupanya alex membawa supir pribadinya yang bernama louis.


"louis kita pergi ke apartemen ku" perintah alex pada supir nya


kenapa ke apartemen nya? kenapa tidak langsung ke rumah ku saja? dasar pria kutub!


seenaknya saja membuat keputusan!

__ADS_1


"sudah ku bilang jangan kuncir rambut mu" ucap alex, sambil melepaskan kunciran rambut yang dikenakan anna


"sekarang sudah musim panas ka, aku bisa mandi keringat jika tidak memakai itu, sini kembalikan!" jawab ku kesal


"diam Anna"


"ck, lagi pula kenapa harus ke apartemen mu sih ka? kenapa tidak langsung ke rumah ku saja? kita juga tidak boleh berduaan di apartemen, itu berbahaya ketiga nya setan!" kesal ku panjang lebar


"ada bibi Ella"


dia benar-benar sangat menyebalkan!


"ini minum"


alex menyodorkan sebotol minuman obat pereda sakit haid, sambil memalingkan mukanya yang memerah menahan malu.


--


Aku memasuki apartemen itu, mendahului alex yang sedang membelikan snack untuk cemilan ku, memencet bel dan melihat ella—pelayan paruh baya yang sudah menjadi pelayan alex dari kecil.


"Wah Hai anna, kau terlihat semakin cantik" sapa wanita paruh baya itu dengan senyum tulus menghiasi wajahnya.


Aku mencium tangan nya dan memeluk ella yang sudah lama tidak bertemu


"kau juga semakin terlihat bugar ella" jawab ku dengan sambil mengedipkan sebelah mata ku.


memasuki apartemen alex yang terlihat rapih, aku duduk di sofa sambil memainkan ponsel membuka aplikasi chat, sedangkan Ella sudah pamit untuk pulang setelah berbincang sebentar, ia berdalih cucu-cucunya sudang menunggu ia dirumah

__ADS_1


aku melihat pesan masuk dari satu satunya teman ku trisa


Trisha


apa kau baik-baik saja anna?


ya aku baik trisha, jangan terlalu mencemaskan ku xixi


balasku dan menyenderkan kepalaku di sofa, tak lama benda dingin menyentuh pipiku, wah ice cream! langsung ku ambil ice cream itu dan melahap nya.


Author Pov


"makanlah perlahan anna, aku tidak akan meminta punya mu"


tersenyum geli sambil menggelengkan kepala alex melihat tingkah anna


" hehe, terimakasih ice cream nya ka ini enak sekali" jawab anna


alex mengambil tisu dan mengelap bibir anna yang belepotan itu, seperti anak kecil saja. namun alex tidak berhenti tersenyum


lucu sekali gadis nya ini


eh?


gadisnya?


ya harus, karena setiap alex menginginkan sesuatu, maka pasti dia akan memastikannya menjadi miliknya.

__ADS_1


bukan suatu yang mustahil bagi alex si pebisnis keluarga Javier, dan seorang mafia yang mewariskan bisnis papanya itu.


__ADS_2