
Anna datang dengan menenteng obat-obatan di tangannya, menghampiri Alex yang sedang menyenderkan tubuhnya ke sofa, dengan mata yang dipejamkan, seperti menahan sakit ditubuhnya.
ia langsung duduk di sebelah Alex dan menyiapkan kapas, alkohol, salep untuk luka di wajah tampan pria itu.
"Hadap sini ka Alex aku obati dulu" menyuruh pria itu untuk memalingkan wajah ke arahnya, namun karena wajah Alex terlalu tinggi, membuat Anna menaikan ke dua kaki nya ke atas sofa sambil setengah duduk, mensejajarkan wajahnya mereka agar mudah mengobati nya.
ia yang sedang serius mengoleskan salep pada luka alex, tak menyadari pasien nya itu memperhatikannya, dengan sangat intens tanpa berkedip, seolah terhanyut dengan wajah Anna
"kenapa kau bisa terluka ka?
...
"apa ada yang menyerang mu?"
...
"kau harus melawannya, kau tahu?"
....
"pokoknya aku tidak mau melihat mu terluka lagi!'
....
__ADS_1
" ini merusak wajah tampan kesukaan ku!" Anna tak henti-henti nya mengomel, dengan muka kesal, seperti anak kecil yang merajuk dengan alis berkerut marah
sedangkan yang dimarahinya hanya tersenyum tipis, sambil melihat ekspresi gadisnya itu, namun malah membuatnya bertambah imut,
sungguh menggemaskan batin Alex
" aw " Alex meringis pelan, saat Anna mengobati luka yang berada di sudut bibir Alex
ia sengaja menekan luka itu, agar Alex memalingkan matanya dari wajah cantiknya ini, bagaimana pun dia juga seorang wanita, bisa luluh dia kalau di tatap seperti itu!
" sakitkan makannya jangan terluka!"
Kesal Anna namun terdengar jelas nada khawatir di dalam suara itu
"maaf"
ia kesal dengan dirinya sendiri yang membuat nya khawatir, namun ia tak bisa menutupi rasa senang, dan hati nya menghangat dengan segala tingkah Anna yang memarahi ia seperti ini.
Alex ingin seperti ini setiap saat, berdua dengan Anna tanpa ada yang mengganggu mereka.
🌼🌼🌼🌼🌼
setelah selesai mengobati Alex, mereka berdua duduk di sofa sambil saling menyenderkan kepalanya satu sama lain, Anna menyenderkan kepala nya ke bahu alex sedangkan alex menyenderkan kepalanya ke atas kepala Anna
__ADS_1
"ka Alex"
"hm?" Alex memejamkan mata ia merasa sangat nyaman dan tenang saat ini, mengambil posisi ternyaman sambil menghirup dalam wangi strawberry dari rambut Anna yang menjadi favorit nya
"kau mau tahu rahasia ku tidak?" Anna dengan nada misterius nya, membuat Alex tidak sedikit pun penasaran,
ia tahu pasti gadis kecilnya itu akan mulai lagi dengan cerita absurd nya yang membuat ia tak habis pikir.
kerena ia tak mau membuat gadis nya kecewa, Alex berpura-pura penasaran dengan cerita yang akan dibawakan oleh Anna, namun ia tetap memejamkan matanya yang terasa sangat berat bila dibuka, ia sudah mengantuk
"sebenarnya aku adalah—
"apa?" suara berat namun pelan milik Alex terdengar seperti bisikan, ia sudah tak tahan lagi menjaga kesadaran nya, membuat ia tertidur sebelum mendengar jawaban dari Anna
"sebenarnya... aku adalah mermaid yang terdampar di bumi ini, aku adalah pasangan dari pangeran mermaid di tengah laut, aku diutus untuk membawa perdamaian ke dunia manusia, waktu ku tak akan lama lagi disini, semoga kalian dapat mengikhlaskan ku—
tingkah dramatis dari Anna harus terpotong ketika mendengar dengkuran halus dari atas kepala nya?
"wah hebat sekali aku" bangga Anna melihat Alex sudah tertidur
sejak dulu Alex sering sekali meminta Anna untuk berceloteh tentang apa saja untuknya, agar ia bisa cepat tertidur, bagi Alex suara Anna bagaikan lagu pengantar tidur nya, suara yang sangat menenangkan.
Anna yang tahu hal itu sengaja berbicara melantur, agar pria itu bisa tertidur cepat.
__ADS_1
satu hal yang Anna tak tahu,
Semua segala hal tentang Anna, Alex sangat menyukainya.