
Elsa melanjutkan jalannya kembali menuju kelasnya. Tidak jauh sebenarnya dari tempat ramai tadi. Karena masih kawasan mm dan mb. Dan taman tadi yang ada gazebonya, merupakan taman yang memeisahkan antara kelas mb dan mm.
Karena waktu masih menunjukkan pukul 6.40 pagi, jadilah setiap lorong jurusan akan ramai, bahkan kantin pun menjadi tempat teramai di pagi hari selain di dua waktu istirahat jam pelajaran tiap harinya.
"Dorrrr." Elsa tersentak karena seseorang mengagetkannya.
"Ayam monyong." Latah Elsa membuat gadis cantik yang baru menjadi sahabatnya kurang dari seminggu tertawa ngakak.
"Hahahahaa iyalah ayam monyong, kalo datar noh Kak Eugene, kikikikikk." Gadis tadi terkikik sendiri saat mengatai kakak kelas mantan osis itu.
Elsa di buat cemberut oleh temannya ini, karena membuatnya latah di depan orang banyak. Dan di sekolah pula.
Ntah sejak kapan dirinya latah begitu. Apa jangan jangan karena suka mengagetkan tantenya? Oh God, kualat sepertinya dia. huhuhu
Sedangkan di sebrang dua gadis yang beda air muka, tepatnya di teras depan kelas 12 mm 1. Lantai dua. Beberapa remaja lelaki tampan sedang menatap dua gadis di bawah.
Lebih tepatnya, salah satu dari mereka yang terkenal playboy, sedang meneriaki adek adek kelas, siswi tentuya. Karena dia cowok haha masa iyah teyong mamam teyong kikikikikkk
Dan karena keributan sebab latah Elsa dan tawa dari teman Elsa, membuat perhatian remaja lelaki di atas tertuju pada dua gadis tersebut.
"Bhuaccimm." Elsa dan temannya tersentak akan suara bersin orang.
"Ayam ayam." Latah keduanya membuat gadis yang tadi bersin, dengan sengaja. Tertawa ngakak karena latah keduanya.
"Aishhh kalian ini hobi banget sih ngagetin gue, kalo jantung gue copot gimana?" Sebal El pada dua sahabatnya.
"Lo lagi, kualat kan lo hobi ngagetin gue, ikut latah sekarang." Lanjut El pada gadis pertama.
"Kikikikikkk gapapa jantung copot, ntar di tangkep iya gak?" Tanya sahabat El yang baru saja datang.
Sahabat satunya menganggukkan kepalanya setuju. "Sesuju. Ntar Kak Eugene tangkap, gapapa kok, ikhlas katanya. IYA GAK KAAAAK?" Ucap gadis satunya seraya mendongakkan kepalanya ke atas dengan senyum menyebalkan menurut salah seorang remaja lelaki di atas.
Elsa melotot sedangkan sahabat satunya makin terkikik seraya mengacungkan jempolnya.
"Dedek emeshhh, Mira tayaaang. Abang juga ikhlas koook tangkep jantung dedeeeekk." Ucap remaja lelaki terkonyol di circle remaja tampan di atas membuat teman temannya geleng geleng kepala sedangkan gadis yang di maksud di bawah memeragakan orang muntah.
Buahahahahaaa
Tawa teman teman remaja lelaki tadi tertawa ngakak. Kecuali dua remaja lelaki yang hanya tersenyum tipis melihat kelakuan temannya.
"Enak aja, Mira ogah. Wleeee. KAK SORAYAAAA, BANG BABAS ADA NIAT SELINGKUH NIIIH." Ucap sahabat El yang ternyata, Amira atau Mira panggilnya pada remaja lelaki konyol tadi yang ternyata ialah Babas. Dan dengan teriakan di kalimat akhir hanya untuk mengompori saja hahaha.
"BABAAAAAS AWAS YA LOOOH GAK ADA MALMINGAAAAAN."
Buahahahahahaa
Tawa tiga gadis dan empat remaja lelaki di atas tentunya. Dan ada juga yang ikut ngakak sebab kelakuan seorang Babas.
__ADS_1
"Parah sih lo, hubungan orang putus, lo yang di salahin oneng." Ucap gadis yang agaj tomboy, sahabat El juga.
"Hust, gak boleh gitu Dir. Ucapan itu do'a tau." Ralat El yang membuat sahabatnya, Dira cengengesan seraya menaruh tasnya di kursi miliknya.
"Issshhh becanda kali, Mira juga. Oh iyah, mau pada ke kantin dulu gak?" Tanya Mira setelah dirinya menundukkan b*kongnya di kursi miliknya.
El dan Dira kompak menggeleng dan Mira mengangguk tanda 'ok'.
Waktu bergulir cepat. Iyalaah cuman 10 menit dari saat ketiga gadis ini bercanda di lorong mb.
ting tong ting tong
(anggap ajah bel sekolah, bebas mau kaya gimana seterah kalia yah hehe peace)
Seluruh siswa siswi yang masih berada di luar kelas langsung saja berhamburan memasuki kelas masing masing. Dan yang sudah berada di dalam kelas pun sama rusuhnya, kembali ke meja masing masing yang tadinya mereka sedang bercanda, mengobrol, gosip dsb.
"Pagi anak anak." Sapa Bu Elis memasuki kelas x mb 1.
"Pagi Bu." Jawab seluruh murid x mb 1.
"Oke, pertama tama perkenalkan, nama ibu Elis, panggil saja Bu Lis, saya guru agama kelas ini. Ada yang non muslim?" Tanya Bu Lis setelah memperkenalkan nama dan mapel yang di ampungnya (gak tahu apa istilah buat mapel yang di pegang guru haha).
Di lihatnya gak ada tangan yang terangkat. Bu Lis manggut manggut. Artinya semua murid di kelas pertamanya muslim berarti. Meski tak sediki siswi yang memakai seragam pendek. Namun aturan sekolah tidak boleh di atas lutut dan tidak boleh press body seragamnya.
"Baik, kita mulai kalau gitu pelajarannya. Keluarkan buku paketnya, dan buka bab pertama." Ucap Bu Lis memberi arahan pada anak anak muridnya.
Saat sedang mengerjakan tugas, El merasa ada benda yang menyentuh punggungnya. Tepatnya sebuah lemparan. El melirik ke bawah kursi samping kanannya. Terdapat kertas bulatan kecil di samping kursinya.
El mengambil kertas tersebut lalu membukanya dan terdapat tulisan yang lumayan rapih.
El, kamu ikut ekskul apa?
Adit
El pun membalasnya dengan menorehkan tinta di atas lembar kertas itu.
Pluk
Hap
El kembali mengerjakan tugas yang ada di buku paket mapel agama. Saat baru saja menyelesaikan semua soal. El merasakan lemparan sebuah kertas kembali.
Sama dong, gue juga. Sama club basket sih hehe oya ntar ngantin bareng yak!
Baru saja El akan membalasnya lagi, namun kalah cepat dengan tangan Bu Lis yang mengambil kertas tersebut.
Bu Lis nampak geleng geleng kepala setelah membaca isi kertas tersebut. Sedangkan si pelaku sedang tegang dengan susah payahnya menelan ludahnya kasar.
__ADS_1
"Yang bernama Adit. Maju ke depan." Seru Bu Lis terlihat garang.
"Dan kamu juga." Ucapnya lagi seraya menatap seorang gadis tajam.
Si gadis sudah pasrah saja jika akan kena tegur dan hukuman. Begitupun Adit.
Si gadis dan Adit berdiri di depan kelas. Di depan semua teman temannya. Bu Lis berdiri di samping El menatap keduanya garang.
Astagaaa keliatannya kalem tadi, ternyata garang macam kak ros
Batin Adit seraya tersenyum kikuk menatap Bu Lis.
Ya ampuuun, moga aja gak di hukum
Batin El yang malah berdo'a agar tak kena hukuman.
"Kalian ini, baru pertama ikut pelajaran saya sudah memberikan kesan buruk. Dan kalian juga sebagai ketua kelas dan sekretaris seharusnya memberikan contoh baik pada teman temannya." Ucap tegas Bu Lis membuat kedua remaja beda gendre itu menundukkan kepalanya.
"Kalian Saya hukum. Berdiri di pojok sana sampai waktu mengajar Saya habis. Paham?" Ucap Bu Lis membuat keduanya mengangguk patuh.
"Paham Bu." Ucap keduanya pasrah lalu berdiri di pojok samping pintu kelas.
"Dan untuk kalian semua. Tidak boleh ada yang meniru perbuatan dua teman kalian itu. Mengerti? Bisa kan nanti di jam istirahat untuk mengobrolnya. Ada ada saja anak jaman sekarang." Gerutu Bu Lis setelah memberikan titah pada anak didiknya yang lain.
Malu sungguh ini memalukan untuk seorang El. Baru pertama kalinya di hukum. Sebelumnya dia tak pernah kena hukum sekecil apapun di sekolah dulu.
El menghela nafasnya pelan. Tak apa, ini memang diperlukan untuk mendidik akhlak siswa sekolah. Gpp El gpp. Batin El seraya menautkan kedua tangannya dengan pandangan menunduk.
"El, sorry ya gara gara gue lo kena hukum." Ucap Adit berbisik membuat El tersenyum seraya menggelengkan kepalanya pelan.
"Nope, it's okey no problem. Pengalaman juga buat gue hehe." Ucap El yang memang tak marah pada Adit. Membuat Adit tersenyum pada El.
"Ekhem. Kalau mau mojok, jangan di sini anak anak." Sindir Bu Lis membuat Adit dan El menatap langsung Bu Lis dan semua anak kelas x mb 1 terkikik pelan.
"Bu, kan Ibu yang nyuruh mereka mojok di depan." Seru salah seorang siswa yang di kenal dengan Asep. Memang itu namanya hahahaa
Semua anak kelas tersebut makin terkikik sedangkan Bu Lis di buat kicep oleh pernyataan Asep.
...Bersambung ......
Yok yok yoooook like komen votenyaa sayaaaaaang. Favoritin kalo perluuuu biar akuh semangat ngetiknya iniiiiihhhh dan semangat mikir juga hahahaaa
Selow aja yah ceritanyaaaaa. Gak serius juga sih, gaj ada konflik yang berarti juga hahahaa
Uthor meski belajar yang rajin.
Sippp
__ADS_1
Cut dulu yaaaah. SEE YAAA