Love At School (Love Yourself)

Love At School (Love Yourself)
Kacau


__ADS_3

Tak


Tak


Tak


Sekali pun kau tak pernah perdulikan rasa ku


Ku takkan acuhkan dirimu


Tapi kuharap suatu saat nanti kau tahu


Sendiri ku berharap


Memberi kasih walau tak kembali


I maybe not yours and you're not mine


But I'll be there for you when you need me


It is only me


Believe me boy it's only me


Yeah it's only me


Seorang gadis baru saja melewati koridor sekolah dengan earphone merah yang terhubung dengan benda pipih yang menggantung dengan rantai kecil hitam ke leher.


Sreetttt


"Astagaaa." Kagetnya gadis itu saat lengannya di tarik dan di seret seseorang ke taman belakang.


"Din, ada apa ini?" Tanyanya pada orang yang menariknya itu.


"Lo diem dulu, El. Gue perlu ngomong sama Lo." Ucap Dinda pada gadis yang di tariknya ke taman belakang yang tak lain ialah Elsa.


Sesampainya di taman belakang yang bersisian dengan lapangan outdoor. Dinda berhenti di belakang pohon beringin besar lalu di hempaskannya lengan Elsa sedikit keras.


"Awss, Ll kenapa sih, gue ada salah sama Lo?" Tanya Elsa seraya meringis perih merasakan pergelangan tangannya lecet. Sepertinya tercakar kuku Dinda yang sengaja di buat agak panjang dengan kutek pink. Pikir Elsa.


"Lo. Iya, Lo salah. Semua salah Lo." Ucap Dinda penuh dengan penekanan dan nada kebencian?


Elsa menatap bingung dengan dahi mengkerut. "Gue gak pernah berurusan sama Lo, terus kenapa jadi salah g..." Ucapan Elsa terpotong karena suara lantang Dinda yang seketika membuat Elsa mematung.


"ELIOTT PERGI GARA GARA LOO." Ucap Dinda keras yang menimbulkan banyak perhatian warga sekolah di sekitar koridor taman dan lapangan.


Elsa masih diam mematung. Mencerna ucapan Dinda. Eliott pergi. Gara gara gue. Gumam Elsa dalam hati. Di benaknya sungguh dirinya tak mengerti maksud ucapan Dinda.


Belum mendapat titik terang, mata El terbelalak lebar. Mendengar ucapan Dinda selanjutnya dan kabar tentang Eliott.


Hal tersebut juga terdengar di beberapa pasang telinga. Bahkan ada yang menyebarkan berita mengejutkan itu lewat grup anak SMK PeHa.


Elsa berjalan pelan dengan tatapannya yang kosong. Namun kakinya tetap melangkah ke kelasnya yang berada di lantai dua.


Sampai dirinya mendudukkan tubuhnya di kursi meja depan. Pikirannya masih melayang. Iyah, gue harus ketemu sama Kak Ayu. Secepatnya. Batin El seraya berdiri berjalan keluar kelas hingga tak menghiraukan seruan dua sahabatnya.

__ADS_1


"Dia kenapa sih?" Tanya Dira di jawab kendikkan bahu Mira.


"Lo pada belom baca kabar terbaru di grup anak peha?" Tanya salah satu teman kelas El pada Dira dan Mira.


"Emang apaan sih, De?" Tanya Mira penasaran pada temannya itu, Dea.


Dea menyuruh kedua sahabat El itu untuk membuka grup wa anak peha. Dan


Boom


Di dalam grup, banyak sekali yang membicarakan tentang Elsa dan Eliott. Lalu di scroll ke atas chat grup tersebut, penasaran apa inti beritanya.


Mata Dira dan Mira terbelalak sempurna dan saling pandang.


^^^Anak PeHa^^^


^^^Jeny^^^


^^^Video^^^


^^^Reta^^^


^^^Apaan ini, Jen. Beneran Eliott donorin jantungnya buat si El?^^^


^^^Tessa^^^


^^^Parah sih, Lo cewek apaan sih, kok bisa bisanya minta jantung Eliott?^^^


^^^Gina^^^


^^^Ini beneran? Eliott berjiwa besar banget^^^


^^^Semoga Eliott di ampuni segala dosanya dan di terima segala amal ibadahnya. Aamiin^^^


^^^Ogi^^^


^^^Aamiin^^^


^^^Odi^^^


^^^Aamiin (2)^^^


^^^Farah^^^


^^^Aamiin (3)^^^


^^^Qia^^^


^^^Aamiin (4)^^^


^^^Della ^^^


^^^Aamiin (5)^^^


^^^Doni^^^

__ADS_1


^^^Gak usah suudzon sama orang lain lu, Din^^^


^^^Eugene^^^


^^^Kalo gak tau apa yang terjadi, mending diem^^^


^^^left^^^


^^^left^^^


^^^left^^^


^^^left^^^


Tok


Tok


"Maaf, ada Kak Ayu?"


"Ay, ada rival Lo noh." Seru salah satu anak kelas 12 MM 2.


Ayu mengalihkan pandangannya ke arah pintu kelas. Saat melihat siapa yang mencarinya. Ayu segera beranjak dan berjalan cepat ke arah tersebut.


"Kak, a-apa benar.."


Grep


Belum sempat orang tersebut menyelesaikan pertanyannya, Ayu tiba tiba memeluknya erat.


"Sorry Els." Ayu berucap lirih.


Kalimat yang ambigu namun menghantam kuat dada seorang Elsa. Tak ada lagi tubuhnya yang bergetar hebat kesakitan pada jantungnya saat sedang syok.


Saat ini yang ada hanyalah tubuhnya yang bergetar sebab tangisan pilunya hingga membuat bahunya naik turun dengan dada bergemuruh hebat.


Yah, orang yang mencari Ayu ke kelasnya ialag Elsa. Elsa sudah tahu sejak lama jika Ayu adalah kakak dari Eliott. Meski kakak tiri.


Elsa segera melepaskan rengkuhan tangan Ayu dan secepat kilat dirinya berlari. Tak dihiraukannya orang orang yang terjatuh atau mengaduh sakit akibat dirinya yang tak melihat jelas jalan di depan sehingga menabrak orang orang yang berlalu lalang.


Ceklek


Sebuah pintu ruangan terbuka. Ruangan yang lengang dan hening. Tak ada meja dan ruangan sangat luas. Hanya ada kursi panjang tanpa sandaran. Spicker, angklung, kecapi, gamelan lainnya. Ada mic, gitar, drum, keyboard, ada juga piano hitam.


Kelas Musik


Itu yang tertulis di papan gantung depan ruangan yang Elsa masuki.


Hanya duduk terdiam di kursi depan piano dengan pandangan kosong. Ditelungkupkan kepalanya ke atas lipatan tangan di atas piano. Terlihat bahunya bergetar kembali dan keluar isakan kecil dari bibirnya.


"Hiks hiks, kenapa El kenapa? Kenapa kamu suka banget ninggalin aku hiks hiks hiks." Ucapnya seraya sesenggukkan.


"Sedalam itu ternyata perasaan kamu buatnya."


...💜💜💜...

__ADS_1


...Berasambung...


Ea eaaaaa gak dapet yah feelnya? hahaaaiii makannya komen buruan, kasih saraaaaaaan


__ADS_2