Love At School (Love Yourself)

Love At School (Love Yourself)
Teman Oneng


__ADS_3

Satu minggu sudah sejak kepergian El dan Eliott ke pantai ibu kota. Selama itu pula El dan Eliott semakin akrab. Membuat sahabat dari keduanya melongo. Terlebih Dira dan Dion.


Sedangkan, hal tersebut membuat dua orang panas hatinya. Merasa kecolongan dengan langkah seorang Eliott.


"Ya yaaah mau ngapain tuh bocah?" Celetuk salah seorang remaja lelaki yang duduk di salah satu meja kantin bersama teman temannya.


Yang lain reflek menatap kepergian temannya. Mereka semua cengo menatap temannya berhenti di meja tiga gadis yang sedang makan bersama. Hal tersebut tentu saja membuat tiga orang lelaki mengkerutkan keningnya.


"BAAAAS BASUKIIII MAU NGAPAIN LO?" Teriak salah satu suara pada lelaki yang ternyata Basuki.


Semua yang ada di kantin menatap Basuki yang tengah menarik lengan seorang gadis entah kemana dengan pandangan berbeda beda.


Namun hal itu membuat salah satu gadis menatap kepergian Basuki dengan pandangan kecewa.


"Ya, jangan dulu berfikiran negative. Mending kita ikutin aja." Saran salah satu teman gadis yang sedang kecewa di angguki temannya yang lain.


"Eh eh, buruan ikutin." Di meja lain tepatnya di meja gadis yang menjadi pusat perhatian tadi pun segera beranjak dari duduknya dan menyusul sahabatnya yang di bawa pergi entah kemana.


Begitupun dengan empat lelaki yang tak lain teman dari Basuki ikut menyusul Basuki.


Mereka semakin di buat bingung, karena dua orang yang sedang mereka buntuti memasuki lab mm.

__ADS_1


"Lab mm? Ngapain?" Tanya Mira di jawab gelengan kepala oleh Dira.


"Udah kita masuk aja." Dira segera menarik lengan Mira untuk masuk ke lab MM.


"Eh tapi ada kelas x mm 1, Dir." Protes Mira berhenti.


"Kira ngintip di luar aja, buruan." Ucap Dira tak sabar. Mira pun pasrah mengikuti sahabatnya. Mau gimana lagi, sahabat satunya lagi di bawa masuk. Takut di apa apain kaaan.


"Nih lo lihat. Waktu mps sama mata cakap. Foto lo yang paling banyak di ambil dia. Lo masih gak faham?" Sarkas Basuki pada gadis yang diam saja sedari tadi.


"El." Seru dua gadis bersamaan sedikit keras di ambang pintu lab mm.


Gadis yang di panggil, yang ternyata El mengalihkan pandangannya ke arah pintu dengan tatapan terkejut. Sontak saja, dua gadis yang memanggilnya tadi langsung menghampiri El. Di susul juga oleh teman teman Basuki.


Brukk


"Awwsss... ogeeeb bo***g gue sakiittt." Umpat Basuki saat dirinya terjatuh dengan posisi duduk. Namun nyalinya langsung ciut saat melihat sepasang mata menatapnya tajam.


Basuki cengengesan sedangkan ketiga temannya yang lain menggelengkan kepalanga. Lalu bagaimana dengan ketiga gadis tadi.


"Dek, lo gak apa apa?" Sebuah suara dari lelaki menginterupsi perhatian mereka.

__ADS_1


Yang di tanya hanya menggelengkan kepalanya seraya tersenyum tipis.


"Gue balik kelas ya Bang. Permisi semuanya." Ucap Elsa yang langsung beranjak dari tempatnya berdiri dan di ikuti kedua sahabatnya.


Setelah El dkk keluar dari lab mm. Yang untungnya lagi sepi. Perhatian kedua lelaki tertuju pada dua temannya.


"Ada apa sih ini?" Tanya lelaki yang tadi bertanya pada El.


Basuki masih dengan cengirannya. "Gue gregetan nying ama tu bocil, kagak peka peka." Kesal Basuki dengan ari muka menyebal.


"Dia adek gue Bas kalo lo lupa." Ucap lelaki yang ternyata Fawwaz dengan tatapan tajamnya. Lagi lagi Basuki memberikan cengirannya.


"Sorry lah Az, abisnya gue gemes. Yaudah gue tunjukkin aja tuh dokumentasi Eugene." Ucap Basuki tanpa dosa membuat kedua temannya menggelengkan kepala tak percaya.


"Astagaaaa lo oneng banget dah. Itu privasi si Eugene ogeeeeb, apa hak lo buat buka buka privasi orang, hah." Gemas David pada satu temannya yang oneng itu.


"Udah udah, gak apa apa. Udah kejadian juga kan." Ucap Eugene pasrah dengan apa yang terjadi barusan.


"Sorry, Jin." Ucap Basuki menyesal.


...Bersambung...

__ADS_1


Dudduddududududuuu ngasal banget kan yah ceritanya astagaaaaaahhh


Gpp lah yang penting halunya uthor tersampaikan.


__ADS_2