
...Selesai Aira membersihkan diri , ia duduk di meja rias sambil merias wajah nya. tiba-tiba pintu nya di ketuk oleh pelayan ....
"tok ..tok..." pintu itu di ketuk
"nona , boleh kah saya masuk?" tanya pelayan itu
"silahkan " jawab Aira sambil berdiri dari duduk nya .
"nona saya di perintahkan untuk mengobati luka nona , ini saya sudah membawa p3k nya nona" jelas pelayan itu .
"Siapa yang menyuruh mu? Naja ? bilang pada nya aku tidak mau " ucap Aira datar .
"tapi nona....." kata pelayan itu terpotong dengan ucapan Aira kembali .
"tidak ada tapi tapi , aku tidak ingin merepotkan mu , jadi kembalikan saja p3k itu kepada Naja , aku bisa membersihkan luka ku sendiri " ucap Aira dengan nada rendah dan sedikit tersenyum walau ia sangat kesal dengan Naja.
"Kalau begitu saya keluar dulu nona" kata pelayan nya sambil menutup pintu kamar Aira kembali .
"Tadi memarahi ku sekarang sok peduli" *ucap Aira kesal .
Pelayan itu mencari dimana Naja , akhirnya ia menemukan nya .Naja sekarang berada di ruang kerja nya . ia mengetuk pintu ruangan itu dan menjelaskan bahwa Aira tidak mau di obati*.
"Permisi Tuan , ini p3k nya saya kembalikan lagi" kata pelayan itu .
"Cepat sekali , apa sudah selesai?" tanya Naja.
"Nona Aira tidak mau luka nya saya obati tuan" jawab pelayan itu yang membuat Naja terkejut .
"Apa ?! dia tidak mau di obati , sekarang dia memancing keributan lagi dengan ku. sini p3k nya biar aku sendiri yang mengobati dia" ucap Naja meminta p3k nya.
pelayan itu memberikan P3K nya kembali, dan tersenyum kecil saat Naja sudah pergi mendatangi kamar Aira .
"Lucu sekali mereka berdua" *ucap pelayan itu
...----------------...
Naja berjalan dengan cepat dan memasuki kamar Aira tanpa mengetuk dahulu , dan itu mengejutkan Aira . Naja membanting pintu kamar nya dan terlihat wajah nya yang kesal* .
"Kau ? sekarang kau masuk tanpa mengetuk dulu? " ucap Aira marah .
"Kenapa kau tidak mau di obati? " tanya Naja tegas .
"Aku bisa mengobati nya sendiri , tak perlu bantuan mu " ucap Aira kesal dan memberi ekspresi cemberut .
"dengan apa kau akan mengobati nya ? dengan debu ?! . Apa kau sengaja ingin membuat ku marah hari ini Aira ? masalah tadi sudah aku lupakan , aku mengerti apa yang kau rasakan dan aku tidak akan mengungkit nya lagi" ucap Naja merendah kan suara nya .
__ADS_1
"sudah lah Naja aku bisa mengurus diri ku sendiri , lebih baik kau tinggalkan saja p3k itu dan keluar lah . aku sedang tidak ingin di ganggu" jawab Aira .
"aku tidak tau lagi bagaimana cara nya untuk berbicara dengan mu , kau sungguh keras kepala " ucap Naja meletakan p3k nya di meja.
"Apa kau bilang ? kau yang keras kepala dan tidak ingin mengalah" sambung Aira yang sangat kesal.
"aku tau kau sangat marah , tapi bisa kah kau berbicara baik dengan ku? " tanya Naja
"Apakah kau bisa saat marah tadi berbicara baik-baik dengan ku? tidak bisa kan? bahkan kau membentak ku dengan sangat keras " ucap Aira memalingkan wajah nya.
"aku marah karena aku khawatir dengan mu Aira , bisa kah kau mengerti?" tanya Naja .
"Sudah lah , aku sudah lelah , sekarang keluar , kumohon!" jawab Aira sambil berjalan dan mendorong dada suami nya itu keluar dari kamar nya . tapi tindakan itu di lawan oleh Naja. ia menarik tangan Aira , dan menggenggam nya .
"Lihat lah luka mu , jika tidak cepat di obati , ini akan infeksi , apa kau mau tangan mu infeksi dan harus di amputasi? jika iya biar aku saja yang memotong nya sekarang juga " ucap Naja . Naja menarik nya duduk di atas ranjang nya, lalu ia mengambil p3k nya dan langsung mengobati luka nya Aira . "aww itu perih Naja" ucap Aira . Naja langsung menatap mata Aira.
"Ya aku akan mengolesnya pelan pelan " jawab Naja .
"Soal aku membentak mu tadi , aku minta maaf. jika aku marah pada mu aku tidak akan memarahi mu kembali walaupun kau salah . aku janji ! mau kan kau memaafkan ku" kata Naja yang melihat ke wajah Aira langsung .
"Aku yang minta maaf , karena aku sudah nekad keluar dan membuat mu kerepotan " ucap Aira menunduk .
"ya aku juga sudah memaafkan mu , sekarang jika kau ingin keluar , katakan pada ku dan aku akan mengantar mu" ucap Naja .
"benarkah? kalau begitu ayo kita keluar , aku ingin sekali pergi jalan-jalan " ucap Aira kesenangan sambut tersenyum lebar .
"Iya , apa kau tidak mau mengantar ku? " tanya Aira .
"Besok saja bisa kan ? hari ini sudah senja , lebih baik kau istirahat dulu" ucap Naja dengan pelan.
"yahhh .... yasudah kalau begitu " ucap nya muram kembali .
"Aku janji besok aku akan mengantar mu. kau tau kan aku tidak pernah melanggar janji? " tanya Naja.
"Benarkah? aku tidak tahu kau orang yang seperti itu" ketus Aira .
"Aku sudah berjanji dan aku akan menepati nya , jadi tenang lah aku tidak mungkin berbohong pada mu" jelas Naja
"Tringgg....." handphone Aira berbunyi .
"Ada yang menelpon mu? siapa?" tanya Naja
"Aku belum melihat nya jadi aku belum tahu" jawab Aira sambil berdiri dan mengambil ponsel nya . ia melihat nomor tidak di kenal dan
langsung menjawab nya .
__ADS_1
"Hallo? dengan siapa?" tanya Aira
"Hallo Aira " jawab penelpon itu dan terdengar suara pria .
Naja yang mendengar nya langsung melotot ke arah Aira . Aira panik melihat ekspresi Naja. baru saja ia berbaikan dengan Naja , dan sekarang memancing keributan kembali.
"Siapa itu? saudara tiri mu? " tanya Naja.
"dia belum menjawab nya " jawab Aira.
"Hallo Aira ? aku Rey . maaf aku langsung menghubungi mu secara tiba-tiba " jawab pria itu .
"Rey bisa kah kau menelpon ku nanti? aku sedang sibuk " jawab Aira .
"owh , kau sangat sibuk yah , maaf ya aku sudah mengganggu mu" jawab Rey .
"Iya tidak apa-apa aku akan menghubungi mu Kembali nanti" *jawab Aira .
Penggilan terputus dan Naja segera menanyakan siapa itu* ."Siapa itu ? kenapa kau cepat mematikan telpon nya ? apa itu pacar mu? dia belum tau kau sudah menikah ?" tanya Naja
"Bisa kah kau menanyakan satu-satu tuan Naja ? " tanya Aira .
"yasudah yang pertama katakan siapa dia ? " tanya Naja .
"Dia sahabat lama ku dan bukan pacar ku , dia baru saja kembali dari Korea " jawab Aira .
" Terus ? apa dia menyukai mu? tanya Naja kembali .
" bisa menanyakan hal yang logis ? tidak mungkin dia menyukai ku!" tegas Aira .
"Kalau begitu bagaimana dia bisa menghubungi mu?" tanya Naja.
"Kau sudah janji tidak akan memarahi ku walau aku salah , jadi aku akan jelas kan , saat aku ke makan ayah ku , aku melihat ada pria juga yang mengunjungi ayah ku , jadi aku menghampiri nya , dan ternyata itu Rey , dia sengaja mencari makam ayah ku karena dulu dia memang sangat dekat dengan ayah ku jadi wajar dia mengunjungi ayah ku saat tau ayah ku sudah meninggal. dan tadi kami bertemu kembali , lalu dia meminta nomor ku " jawab Aira
..."seperti nya dia menyukai mu" lanjut Naja...
...kembali ....
"hei! berhenti mengatakan itu !! itu tidak mungkin " ketus Aira
"berarti kau yang suka dia?" tanya Naja
"hentikan omong kosong ini !" tegas Aira .
"baiklah aku keluar dulu" .....
__ADS_1
...----------------...