
"tok....tok....tok...." Suara ketukan pintu apartemen Aira .
Aira langsung beranjak dari tempat tidur nya .
"Siapa sih malam-malam dateng ?" tanya nya sambil berjalan menuju pintu .
"Aaaaa aku lupa , aku kan ada janji dengan si Tuan sombong itu "Gumam nya kesal .
Aira membuka pintu dengan senyuman di bibir nya .
"Silahkan masuk Tuan " mempersilahkan Naja dan Arka masuk .
"Saya siap kan minum dulu Tuan " ucap Aira
"Eh ga usah , kami juga abis dari minum . langsung bahas saja apa yang ingin kamu katakan ?"ucap Naja seperti biasa tanpa melihat langsung ke Aira .
"Ni orang kenapa si ? kalo ngomong pasti ga pernah liat ke aku! " batin Aira .
"Jadi saya mau menyaran kan , bagaimana tidak dengan cara menikah dulu " Ucap Aira dengan sedikit tersenyum .
Naja terheran-heran akan perkataan Aira yang baru saja ia katakan .
"Apa maksud mu?" tanya Naja .
" Maksud Saya , yah kita jangan langsung menikah . lagian saya juga ingin Tuan mempertimbang kan kembali apa yang Tuan katakan kemarin ,karena saya bukan Wanita berpendidikan tinggi , saya hanya wanita biasa dan mungkin akan menjadi bahan ledekan untuk Tuan " Ungkap Aira .
"Emang saya pernah bilang kalo kamu harus berpendidikan tinggi? Saya hanya ingin melaksanakan apa yang pernah saya katakan kepada ayah mu . Kenapa sih kamu selalu mempersulit apa yang saya katakan? . kalo emang kamu ga mau , ya kamu terima kompensasi yang saya berikan . Saya sudah mempertimbang kan ini , keputusan saya sudah bulat untuk menikahi kamu " Tegas Naja .
"Tapi Tuan ......" omongan Aira terpotong dengan ketukan pintu lagi .
"Tok....tok....tok...." Aira bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju pintu .
"Siapa lagi yang mengganggu pembicaraan ku?!! padahal ini sudah larut malam , tapi kenapa masih ada orang yang menggangu Aira ?!" Tanya Naja kepada Arka .
"Ya saya mana tau Tuan . mungkin itu kekasih nya ....... aaaaa mungkin itu salah satu alasan nya kenapa nona Aira tidak ingin menikah dengan tuan , ya karena nona Aira memiliki kekasih" Ucap Arka sembarangan .
"Itu sangat mungkin . tapi kenapa dia begitu lama membuka pintu? " Tanya Naja kembali .
"Saya tidak tau Tuan . " jawab Arka .
__ADS_1
Naja bangkit dari duduk nya dan berjalan menyusul Aira dari belakang . Tampak Aira sedang ketakutan di balik pintu yang terbuka sedikit .
"Kenapa ?" tanya Naja yang langsung memberhentikan langkah nya karena mendengar percakapan Aira dengan orang di balik pintu itu .
"Oh ternyata benar kamu disini .... sudah lama Saya mencari kamu setelah mendengar kabar ayah mu meninggal , tapi sayang ayah mu meninggal bukan di tangan saya" Ucap orang misterius itu yang kedengarannya dia seorang wanita .
"Mau apa kamu mencari ku? Aku sudah tidak memiliki urusan dengan mu! semua aset Ayah ku sudah di tangan mu beserta anak mu , dan ayah ku bahkan sudah meninggal karena ulah mu , lantas mengapa kamu masih mencari ku?"
Ucap Aira ketakutan .
"Aku ini ibu mu. mencari anak tiri nya itu bukan suatu kejahatan bukan? Buka pintu nya Aku ingin melihat sebesar apa apartemen yang di berikan ayah mu !" Ucap wanita itu dengan membentak dari luar .
"Engga! sekarang pergi lah , aku tak ingin berurusan dengan mu ! anggap saja tidak pernah kenal " Ucap Aira lantang dan langsung menutup pintu . Aira tampak sangat ketakutan.
"Hei Kurang Ajar ! Dasar anak tak tau Diri!! Buka pintu mu!. Lihat lah besok aku akan membawa mu pulang dan memberi mu Hadiah atas perlakuan buruk mu ini kepada ibu mu! " Ucap wanita itu teriak .
Tanpa mendengarkan Aira langsung mengunci pintu itu , Aira langsung bergegas mengelap air mata nya dan kembali menemui Naja . tapi dia melihat Naja sudah berdiri di belakang nya .
"Apakah Tuan mendengar nya?" ucap Aira sedikit gugup dan menunduk.
" Apakah kamu takut? Dia ibu tiri mu itu kan?" tanya Naja .
"Iya dia Ibu tiri ku , maaf sudah membuat Tuan menunggu " Ucap Aira .
"Saya masih bingung Tuan ,karena pernikahan bukan permainan jadi saya Takut untuk mengambil keputusan " ucap Aira seakan memberikan jawaban tak pasti .
"Tapi besok Dia akan kembali , dia pasti akan menyakiti mu . Tapi ya sudah lah , aku menerima keputusan mu " ucap Naja .
"Arka ayo kita pulang " Panggil Naja .
"Baik tuan " Jawab Arka kebingungan .
Naja langsung berjalan keluar dari apartemen itu .
"Tuan! Saya ...... Saya menerima Ajakan Tuan !" Ucap Aira tegas .
Naja berhenti dari jalan nya .
"Baiklah , besok Arka akan menjemput mu" *Ucap Naja dan langsung berjalan kembali .
__ADS_1
Aira menutup pintu nya kembali* .
"oke ini keputusan kamu sendiri , dan percaya sama Naja oke . dia pasti akan menjaga mu . soal cinta atau tidak nya , kamu pasti bahagia.
Tenang Aira , Ayah pasti senang mendengar keputusan ku bukan?" *batin Aira dengan sedikit ketakutan .
...----------------...
Di dalam mobil Naja dan Arka bergegas untuk pulang* .
"Eh dia Nerima keputusan Lu!" ucap Arka .
"Gua tau dia ketakutan dalam ambil keputusan tadi karena ibu tiri nya "jawab Naja .
"Yang Dateng tadi ibu tirinya ? pantes sih dia ketakutan " Jawab Arka .
"Gua ga peduli . Gua harap setelah menikah semua hal yang menghantui Gua bakal hilang "
Jawab Naja .
"Jadi soal Publik gimana? " tanya Arka .
"Yaudah kasih tau aja , Gua udah nikah . beres kan ? tapi jangan sampe Lu sebut nama Aira kalo ditanya wartawan Gua nikah sama siapa "
ketus Naja .
"Kenapa? Lu takut Lu di hujat?" Tanya Arka kembali .
"Bukan gitu bro . Gua ga takut di hujat , tapi Gua takut si Aira bakal risih soal publik yang pake berita tentang Gua sama dia . lagian pasti publik atau musuh-musuh Gua bakal cari tau tentang si Aira , mungkin sampe si Aira bakal di teror " jawab Naja .
"Lu suka yah sama Aira ?" tanya Arka yang membuat Naja langsung mengelak .
"Ga mungkin lah , gila Lu! ya kali Gua langsung suka sama tu anak ! dah jangan ngaco dah Lu! Lu fokus nyetir aja . jangan nanya Gua lagi !" Jawab Naja dengan nada meninggi.
"Jadi Lu nikah tanpa ada rasa ? kasian Aira bego . kalo dia tau gimana? " tanya Arka lagi .
"Lah lu kan tau , ini semua mau nya Ayah nya . Sebenernya Gua nikahi dia karena Kasihan sama dia . dah lah intinya Gua ikuti apa kata ayah nya aja dulu " Ucap Naja kembali .
"Terserah Lu Bro . Gua mah apa atuh? cuma bisa dukung lu aja " Ucap Arka .
__ADS_1
"Jangan bikin Gua banyak berpikir malam ini . Gua mau tenang !" Ucap Naja .
...----------------...