Love Secret

Love Secret
Bertemu Kembali


__ADS_3

~happy reading all🤗~


•


•


•


Setelah beberes dikelas, Nindya segera ke lantai dua sekolah nya, yaitu tempat perpustakaan tersebut berada. Saat di depan pintu, Nindya mendengar suara orang dari perpustakaan, saat Nindya membuka pintu perpustakaan dia melihat seorang laki-laki yang dia kenal di perpustakaan, laki-laki tersebut adalah Adit. Nindya yang melihat Adit ada di perpustakaan sekolah nya pun terkejut


"Lo ngapain ada disini? Bukannya lo harusnya ada di Semarang kan?" Tanya Nindya kepada Adit. "Ya, gue disekolah ini ada urusan, kalo lo? Jangan bilang lo murid disekolah ini?" Tanya Adit kepada Nindya. "Kalo iya kenapa? Emang masalag buat lo? Hah?" Tanya Nindya dengan nada yang mulai meninggi.

__ADS_1


Nindya pun segera mengambil buku yang ia perlukan dan meninggalkan Adit diperpustakaan. Setelah keluar dari perpustakaan, Nindya segera ke parkiran sekolah dan langsung melajukan mobilnya ke cafe tempat ia dan Ridwan akan belajar. Setelah sampai, Nindya segera mencari meja tempat duduk Ridwan dan menemukan nya.


"Lu lama banget sih? Berkarat gua nungguin lu" ucap Ridwan. "Maaf ya Rid, tadi nyari bukunya agak susah, jadi lama deh" jawab Nindya berbohong. Kemudian mereka memulai belajar nya dari pukul 13.00 dan sekarang sudah jam 17.00 WIB, mereka pun segera membereskan buku dan alat tulisnya kemudian membayar makanan yang mereka pesan. Setelah membayar makanan, mereka pun pulang ke rumah masing-masing.


Nindya di perjalanan ke rumahnya, dia memikirkan alasan Adit datang ke SMA Bina Bangsa, Nindya pun tiba-tiba kembali mengingat kejadian saat Adit meninggalkan nya demi kak Lula, tidak disadari buliran bening jatuh dari mata Nindya, dan Nindya pun segera menyekanya dengan kasar.


Saat masuk ke rumah, Nindya tidak ceria seperti biasanya, dan hal tersebut membuat ibu Nindya yaitu, mama Fitri heran.


"Nin, kok kamu murung seperti ini? Gak seperti biasanya?" Tanya mama Fitri. "Ma, dia dah kembali ma, dia dah kembali ke hidup Nindya" jawab Nindya dengan isak tangisnya. Mama Fitri pun kebingungan, dengan perkataan putrinya itu.


"Ternyata laki-laki itu berani menampakkan wajahnya dihadapan putri ku. Lihat saja apa yang akan aku lakukan pada mu Aditya Mahendra" gumam mama Fitri sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


Setelah Nindya tertidur dengan sangat pulas, dia bangun dan menatap dirinya di cermin. Nindya melihat tubuhnya yang masih terbalut seragam sekolahnya. Dia juga melihat wajahnya. Matanya sembab, hidung nya merah, dll. Nindya pun segera mandi, setelah mandi Nindya mencoba menutupi mata sembab dan hidung merahnya menggunakan make up, tetapi tidak berhasil. Nindya pun memutuskan untuk menggunakan masker saat ke sekolah. Setelah semua siap, Nindya mengambil stok masker nya di laci kamar nya dan segera turun untuk sarapan.


"Pagi ma, pa" sapa Nindya kepada kedua orang tuanya. "Jadi mama sama papa aja nich yang disapa? Kakaknya nggak?" Tanya Rafi. "Eh ada kakak ternyata, maaf ya kak gak liat, kan biasanya kak Rafi jam segini masih ngebo" jawab Nindya sambil berjalan ke arah meja makan.


"Dek, kok mata kamu bengkak sih?" Tanya Rafi khawatir. "Emm gapapa kok" jawab Nindya sambil menepis tangan Rafi dari wajahnya. Setelah sarapan, Nindya pamitan kepada kedua orang tua dan kakaknya.


"Dek, mau kakak anter gak sekolah nya?" Tawar Rafi kepada Nindya. "Gak usah kak, aku berangkat naik mobil aja" jawab Nindya. Dan Nindya pun langsung melajukan mobilnya menuju SMA Bina Bangsa.


*


*

__ADS_1


*


----------------thank you🤗--------------


__ADS_2