Luka Diantara Jarak!

Luka Diantara Jarak!
Awal lagi


__ADS_3

...Bagaimana pun aku berjalan jauh...


...aku dan kamu akan tetap menjadi...


...kita di ujung jalan ini....


aku takut papa ninggalin Risa sendirian"


Pa, aku takut" lanjut Risa menangis melihat keadaan Arya


lututnya terasa lemah untuk tetap berdiri, Risa jatuh tersungkur dia benar-benar lemah untuk menghadapi apa yang ada didepannya sekarang. Baginya Arya adalah segalanya, Arya adalah tempatnya untuk mengadu, berlindung dan untuk bermanja . Melihat keadaan Arya sekarang, membuat Arisa terpukul dia tidak tahu harus kemana lagi dan pada siapa untuk mengadu.


*****


sinar mentari pagi masuk menyelusup kedalam jendela, membuat seorang gadis cantik terbangun. Air matanya yang habis terkuras tadi malam membuatnya tertidur disamping tempat seorang laki-laki tua yang kini badannya penuh dengan selang, Melihat Laki-laki itu harus menggunakan alat bantu pernapasan membuat gadis cantik yang duduk disampingnya itu kembali menangis.


Pa hiks hiks" Kata Arisa menangis sambil menutup mulutnya


Arisa terus menangis, rasa khawatirnya semakin bertambah ketika ayahnya tidak menunjukkan tanda-tanda kesadarannya.


good morning Miss" Sapa perawat


Ah yah morning" Kata Arisa sambil menghapus jejak air matanya


shouldn't you go home to rest miss?" kata Perawat itu kembali


mendengar kata perawat itu pun, Arisa sadar bahwa banyak hal yang harus di lakukan hari ini. Termasuk biaya administrasi papahnya.


ah yah, can you call me when my dad wakes up?" kata Arisa


ok Miss" kata perawat


pa, aku pulang dulu yah tapi i'm promise akan secepatnya kesini" kata Risa mengecup pipi Arya lalu berlalu pergi

__ADS_1


setelah itu Risa menuju ruang administrasi untuk mengambil tagihan rumah sakit Arya, lalu melanjutkan perjalanannya menuju rumah.


*****


Sesampainya di rumah Arisa mendapatkan telfon dari manajer perusahaan papahnya, bahwa semua klien datang untuk memutuskan kontrak kerja dengan perusahaan Arya karena mengetahui bahwa Arya masuk rumah sakit.


Mereka takut akan mengalami kerugian jika harus melanjutkan kontrak kerja mereka, hal itu membuat banyak karyawan yang sudah mengundurkan diri dan meminta gaji mereka jika tidak dibayarkan maka perusahaan Arya akan mereka tuntut.


I'll be at the office soon" kata Arisa sambil mematikan telfonnya


Papa, kini Arisa benar-benar akan menghadapi ini semua sendiri? i need you pa" kata Arisa menangis


setelah Arisa bersiap-siap, dia kemudian pergi menuju kantor Arya. Mendengar kabar bahwa perusahaannya papahnya akan bangkrut membuat Risa sudah tidak bisa berfikir lagi, apalagi sekarang Arya terbaring lemah dirumah sakit yang pasti akan mendapatkan uang yang banyak untuk pengobatannya.


Sesampainya di kantor Risa hanya bisa terdiam melihat kantor papahnya yang sudah berantakan dan sepi tanpa melihat seorang pun karyawan sama sekali.


Hah" kata Arisa masih tidak percaya atas apa yang dia lihat


Nona i'm sorry, I can't do more to prevent them from leaving this company" kata Kepala manajer itu kepada Arisa


It's natural for them to be like that, after seeing my papa's condition yesterday" lanjut Risa


There are several things you should do regarding employee salaries" lanjut kepala manajer sambil mempersilahkan Arisa untuk menuju ruang Kerja Arya


ah yah, ok" kata Risa sambil berjalan didepan kepala manajer


sesampainya diruang kerja Arya, kepala manajer memberikan beberapa berkas yang harus Arisa tanda tangani dan juga kwitansi hutang perusahaan.


hah, sebanyak ini hutang perusahaan yang harus aku bayar" kata Risa dalam hati


I will continue to assist you in completing this company's business, because I am responsible for helping you. so if you need anything let me know" Kata kepala manajer


yah, thank you " kata Risa tersenyum

__ADS_1


ok, then i say goodbye" kata Kapala manajer berpamitan


yah" kata Risa tersenyum


Diruangan Arisa hanya terdiam memandangi semua berkas yang ada didepannya, dia berfikir dimana dia akan mendapatkan uang sebanyak ini untuk membayar hutang perusahaan ayahnya dan para karyawan.


Apa aku jual perusahaan ini untuk menutupi hutang perusahaan dan juga gaji para karyawan? tapi bagaimana jika papa marah? hah" kata Arisa membuang nafas kasar


" sepertinya aku harus menjual perusahaan ini, karena menjual rumah pun pasti tidak akan cukup untuk menutupi hutang perusahaan ini. lagi pula aku harus membayar biaya rumah sakit papa, dan itu pasti akan memakai biaya yang mahal" kata Risa


Sepertinya ini memang jalan terbaik" kata Risa sambil menelfon kepala manajer untuk memberitahunya untuk menjual perusahaan milik papanya.


ok miss i will find a client to buy sir arya's company" kata kepala manajer lalu mematikan telfonnya


thanks for helping so far" kata Risa diakhir telfonnya


Arisa kemudian berjalan keluar dari ruangan kerja Arya, dia kemudian berdiri mematung sambil melihat disekelilingnya. Dia tidak menyangka perusahaan yang papahnya telah bangun selama ini, akan berakhir seperti ini.


i'm sorry pa" kata Risa menangis


i'm sorry pa, maaf karena Risa tidak bisa mempertahankan perusahaan milik papa"


maaf pa...


*****


sepulang dari kantor, Risa mengendarai mobilnya menuju rumah sakit untuk membayar tagihan rumah sakit Arya. Baru 2 hari Arya dirawat dirumah sakit tagihan rumah sakitnya sudah mencapai total 1 Miliyar, bagaimana dengan hari-hari selanjutnya. Pasti membutuhkan dana yang besar, apalagi Risa tidak ingin jika Arya dirawat diruangan Biasa. Arisa ingin Arya tetap berada di ruang VIP kelas atas, dia tidak ingin melihat papahnya merasakan kasur yang tidak empuk karena selama ini Arya selalu memberikan yang terbaik untuk kehidupan Arisa. Maka dari itu Arisa pun ingin melakukan hal yang sama, walaupun Arisa harus banting tulang mulai sekarang.


Hai pa, papa mimpi apa sekarang? kok papa belum sadar? papa nggak kangen lihat wajah putri papa yang cantik ini?" kata Risa memegang tangan Arya


Pa, maafin Risa yah. Maaf karna Risa tidak bisa mempertahankan perusahaan milik papa, maaf karena mengecewakan papa" kata Risa menangis


Pa, cepat sadar dong, aku kangen denger suara papa"

__ADS_1


aku kangen pa...


tanpa Arisa sadari rasa kantuk sudah menguasai dirinya, wajahnya yang basah karna air mata membuat matanya bengkak karena seharian ini Risa selalu menangis.


__ADS_2