
Assalamualaikum" ucap Risa mengetuk pintu.
Waalaikumsalam sayang, akhirnya putri cantik mama udah pulang" kata bulan setelah membukakan pintu dan mengulurkan tangannya saat Risa mengulurkan tangannya terlebih dahulu untuk mencium tangan Ibunya, dan menyuruh Risa masuk kedalam rumah.
Setelah masuk, Risa melihat seorang pria bule yang tengah duduk diruang tamu berumur 40an, tampak beribawa dengan menggunakan jas berwarna biru navy dengan rambut pirang dan kulit putih, disaat umurnya telah mencapai 40 tahun style pakaiannya membuat orang-orang mengira bahwa dirinya masih berumur 30 tahun yah, dialah Arya Kusuma Ariwibowo Ayah dari Arisha Zayda Ariwibowo
Papa?" kata Risa sambil mendekati pria tersebut yang telah membuka tangannya tanda agar gadis didepannya itu memeluknya, tanpa menunggu lama Risa Langsung berlari memeluk pria tersebut.
Oh my darling, How are you honey" kata Arya sambil menciumi putri tunggalnya itu sambil memeluknya dengan erat.
Baik kok pa, papa kok baru datang sih, nggak tau apa kalau disini ada anak papa yang rinduu banget sama papa" ucap risa manyun sambil melepaskan pelukannya dari Arya.
iya sayang i'm sorry, papa sibuk banget banyak kerjaan, lagian kan papa juga kerja buat Risa juga kan" ucap Arya menjelaskan pada putrinya itu.
emang papa nggak pernah sibuk, Risa udah paham deh dan udah hafal banget alasan papa kalau Risa minta papa ke Indonesia" kata Risa
haha oke deh, hari ini papa janji bakal selalu ada sama Risa, bakal nemenin Risa jalan-jalan kemanapun Risa mau dan apa anak papa yang cantik ini bebas mau apa aja papa kabulkan oke?" kata Arya berusaha membujuk anaknya itu.
Risa tuh nggak butuh uang, atau apapun pa, yang Risa mau itu cuma waktu papa buat Risa, udah itu aja kok" ucap Risa sambil memeluk kembali Arya.
Uhh anak papa, haha okedeh" ucap arya sambil tertawa.
Mas, Risa makan dulu yuk" kata Bulan sambil menghampiri mereka berdua diruang tamu.
__ADS_1
Setelah mereka makan, akhirnya Arya berpamitan untuk pulang ke hotelnya.
Sedangkan Risa Yang kembali ke kamarnya untuk beristirahat dihampiri oleh Bulan.
Sayang, nggak kerasa yah kamu udah selesai aja nak" kata Bulan sambil mengelus tangan Risa.
iya ma, aku juga nggak nyangka udah selesai padahal kayaknya baru kemarin deh Risa sekolahnya hehe" kata Risa
Iya nak, berarti Risa udah tahu kan kenapa papa datang kesini? "kata Bulan
Risa hanya terdiam tidak menjawab perkataan mamanya itu.
Mama tahu, pasti ini berat buat Risa ninggalin mama sendiri disini tapi kan ini buat kebaikan Risa juga kan nak? Risa lupa yah sama janji Risa sama papa?" kata Bulan kembali
Kan Risa udah janji sama papa, kalau kuliah nanti Risa mau ikut sama papa ke luar negeri buat kuliah iyakan? kata Bulan berbicara kembali untuk mengingatkan Risa atas janjinya dulu.
ini kan demi kebaikan kamu juga nak, nggak apa-apa kok lagian kan sekarang Zaman udah canggih, ada pesawat jadi kalau mama kangen sama Risa mama bisa kesana sekalian jalan-jalan kan" kata Bulan.
tapi Ma, " kata Risa
udah nggak ada alasan, mama tuh seneng banget kalau Risa kuliah diluar negeri karna mama bisa ceritain ke temen-temen mama dengan bangga kalau Risa putrinya mama kuliah diluar negeri dikampus terbaik dunia iya kan, coba deh pikir Risa" kata Bulan memberikan semangat sama Anaknya.
Emm, bener mama bahagia kalau Risa kuliah diluar negeri?" kata Risa menatap mata ibunya.
__ADS_1
iya sayang, seneng banget karena anak mama ini akan membanggakan mama dan Negara Indonesia juga dengan Risa kuliah diluar negeri " ucap Bulan sambil memeluk anaknya. Dilain sisi Bulan memang sangat sedih dia tidak bisa berpisah dari putri semata wayangnya itu yang telah menemaninya dari dulu sampai umur Risa 17 tahun, tapi ini semua karena persetujuan yang telah Bulan dan Arya katakan dulu.
kalau itu yang buat mama bangga dan seneng sama Risa, aku mau kuliah diluar negeri ma" ucap Risa tersenyum.
iya sayang, yaudah kalau gitu mama bantu bereskan barang-barang kamu yah nak" kata Bulan sambil beranjak dari tempat tidur
hah? emang sekarang ma perginya? kan ijazah Risa juga belum keluar ma! " kata Risa terkejut mendengar perkataan Bulan.
Bukan sekarang sayang, tapi lusa jadi mendingan packing sekarang, supaya lusa nanti kamu nggak perlu buru-buru siapkan segala sesuatunya karena kan udah selesai semua disiapin.
Dan masalah ijazah kamu, itu gampang sayang, nanti mama yang kirim, terus kenapa kamu udah harus berangkat lusa karna, supaya kamu disana bisa beradaptasi dulu sama lingkungan jadi kalau kamu mau ke kampus nggak harus ngerepotin papa kamu antar jemput kamu ke kampus sayang." ucap Bulan melanjutkan ucapannya panjang lebar menjawab pertanyaan putrinya itu.
Tapi ma," jawab Risa
udah jangan kebanyakan tapi- tapi mendingan sekarang kamu bantu mama yuk," kata Bulan
Mama aja deh, Risa malas" kata Risa beranjaky meninggalkan bulan dikamar sendirian.
Kemudian Risa memilih pergi ke taman dekat kompleks rumahnya, ditaman iya terlihat termenung diatas ayunan sambil memakan es krim dimana tanpa dia sadari sudah duduk disampingnya laki-laki yang telah membuatnya kesal tadi disekolah.
Ehem," kata Arham berdehem untuk menarik perhatian Risa.
Arham? ngapain loh disini? Dan sejak kapan loh disini?" kata Risa terkejut melihat Arham sudah ada disampingnya sambil menatapnya.
__ADS_1
tanpa menjawab, Arham mengangkat tangannya ke wajah Risa untuk membersihkan es krim yang ada di bibirnya. Kemudian tangan Arham yang dia gunakan untuk membersihkan es krim tersebut dia jilat sambil berkata" Es krimnya manis!
melihat kelakuan Arham itu sontak membuat Risa kaget