
dikamar, Arisa kemudian berfikir untuk menghubungi Arya untuk meminta waktu sebulan lagi di Indonesia karena dia ingin menghabiskan waktu bersama Arham karna nanti pasti akan sangat sulit untuk mereka berdua ketemu. Dan jika dipikir mereka baru saja bersama bukankah aneh rasanya jika mereka harus LDR, yah meskipun Arham tidak menembak Arisa tapi hubungan mereka berdua kan termasuk dewasa jadi tanpa harus meminta jadi pacar kan.
Kemudian Arisa pun menelfon Arya untuk meminta agar diberikan waktu sebulan lagi di Indonesia.
Halo pa" kata Arisa "papa sibuk yah" lanjut Arisa
halo sayang, nggak kok ini papa baru aja selesai meeting ada apa sayang?"kata Arya
eh gini pa, Arisa udah tahu soal papa yang datang buat jemput Arisa buat kuliah diluar negeri" kata Arisa
bagus kalau mama kamu udah ngasih tahu kamu" kata Arya, jadi kamu nggak nolak kan buat ikut papa keluar negeri?" lanjut arya
eh Arisa mau kok pa, tapi bisa nggak ngasih waktu Arisa di Indonesia lagi selama 1 bulan"
Emm" kata Arya seraya berfikir
boleh yah pa, satu bulan aja Arisa pengen satu bulan ini buat jalan-jalan sama temen Arisa soalnya kan nanti bakal susah kalau mau ketemu pa"kata Arisa membujuk Arya
yasudah kalau seperti itu, tapi hanya satu bulan habis itu kamu sudah harus berangkat" kata Arya
beneran pa?"kata Arisa
iya sayang, tapi janji cuma satu bulan" kata Arya mengingatkan putrinya
iya janji pa, makasih pa"kata Arisa ,yaudah kalau gitu selamat beristirahat pa
Iya sayang, bye" kata Arya mematikan telfonnya
Setelah Arya mematikan telfonnya, dia pun menghubungi seseorang.
apa kamu yang meminta airsa untuk tetap tinggal di Indonesia?Kata Arya kepada seseorang dibalik telfon yang ternyata mantan istrinya
apa maksud kamu mas, aku nggak pernah meminta Arisa untuk tinggal lagi denganku selama sebulan"kata bulan kaget, karna dia sendiri baru tahu kalau Arisa masih akan tinggal selama sebulan lagi.
sudah kamu jangan berpura-pura lagi bulan, kamu pikir aku nggak tahu otak licik kamu itu" kata Arya kesal
apa maksud kamu mas, selalu saja aku yang kamu salahkan" kata bulan
memangnya kamu tidak sadar atas kesalahan kamu selama ini?"
"mas aku minta maaf, aku tahu aku salah tapi bisa nggak kamu jangan pernah mengungkit masa lalu!
haha.., tidak semudah itu bulan berapa puluh tahun pun berlalu aku nggak akan mungkin bisa lupa atas penghianatan kamu"
__ADS_1
terserah kamu mas, aku udah capek kamu salahkan"
pokoknya aku mau Arisa tetap keluar negeri Minggu depan titik, kamu tahu itu bulan!" kata Arya sambil mematikan panggilan telponnya.
ya Allah maafkan hamba" kata bulan sambil menangis
Arisa yang mendengar percakapan mamanya tadi, hanya bisa terdiam kemudian dia menghampiri mamanya yang menangis sambil memeluknya. ingin rasanya Arisa bertanya tentang apa yang terjadi kenapa papanya mengatakan hal seperti itu.
Arisa, maafkan mama nak"
mama udah yah, nggak apa-apa kok"
hiks-hiks" bulan menumpahkan segala kesedihannya kepada Arisa sambil memeluknya
maafin Arisa yah ma, gara-gara Arisa masih mau disini papa jadi marah sama mama maafin Arisa yah".kata Arisa memeluk erat ibunya
justru mama yang harus minta maaf nak, gara-gara mama kamu harus meninggalkan teman-teman kamu untuk bersekolah diluar negeri" kata bulan menatap anaknya
ini bukan salah mama kok, lagian Arisa seneng bisa sekolah diluar negeri dan Arisa udah mutusin buat keluar negeri Minggu depan" kata Arisa tersenyum
sekali lagi maafin mama yah nak" kata bulan
iya nggak apa-apa ma".
Satu Minggu ini arisa benar-benar memanfaatkan waktunya dengan baik, dia tidak mau menyia-nyiakan waktunya. Hari ini adalah hari terakhir Arisa berkencan dengan Arham dan seperti biasa Arisa sudah dijemput Arham bedanya hari ini mereka doubel date, sudah ada Eko dan Dira yang menunggu mereka di cafe.
hai guys sorry yah lama" kata Arisa memeluk Dira
iya santai aja, nggak berasa kok nunggunya haha" kata Dira sambil membalas pelukan Arisa
hai Arisa" kata Eko
haii Eko, gimana apa gue berdua datangnya kecepatan yah haha" kata Arisa tertawa sambil melirik Dira
bisa aja loh Risa" kata Eko salting
Eh, Arham makin bersinar aja tuh muka" kata Eko menggoda Arham
apaan sih loh" kata Arham malu
yaelah nggak usah malu kali, Untung gue cepet bertindak yah kalau nggak tuh muka tambah kusut dah gara-gara kehilangan penyemangat hidup" kata Eko tertawa
udah deh Ko jangan godain Arham muluk, mending pesan makan yuk lapar nih" kata Dira sambil memilih menu makanan yang sudah disiapkan tadi oleh pelayan
__ADS_1
Disaat mereka sudah makan, akhirnya Arisa pun mengatakan bahwa besok dia sudah akan berangkat keluar negeri untuk melanjutkan studinya
Gue udah berangkat besok" kata Arisa
hah, loh yang benar" kata Dira
Beneran?" kata Eko kaget
sedangkan Arham hanya memilih diam dan hanya menganggukkan kepalanya
iya, soalnya bokap gue udah pesan tiket pesawat buat gue" kata Arisa
berarti ini hari terakhir kita jalan dong" kata Dira sedih
sabar yah bro" kata Eko menepuk pundak Arham
sekarang kan ada pesawat jadi gampang kalau mau ketemu" kata Arham kemudian memegang tangan Arisa dan tersenyum
Iya bener" kata Arisa membalas senyuman Arham
yaudah kalau gitu gue antar balik Arisa dulu yah, dia harus istirahat supaya nggak kecapean dipesawat nanti" kata Arham menarik tangan Arisa
eh,sampai ketemu dibandara yah guys see you" kata Arisa sambil mengikuti langkah kaki Arham
diperjalanan Arham hanya terdiam sambil memegang tangan Arisa, dia bingung harus seperti apa tanpa Arisa karena baginya Arisa adalah hidupnya.
Setiba didepan rumah Arisa, Arham pun turun untuk membukakan pintu untuk Arisa.
gue duluan yah,nanti pagi baru gue kesini buat nganterin loh kebandara" kata Arham
Arham, loh marah yah sama gue?" kata Arisa
mendengar hal itu,kemudian Arham memutar badannya dan berkata" nggak kok, lagian ini buat kebaikan loh juga kan. Tapi ada syaratnya!
apa syaratnya?" tanya Arisa
loh harus jaga kesehatan disana, kuliah yang bener dan jangan Deket sama cowok bule disana mengerti?" kata Arham tersenyum
iya mengerti, loh juga nggak boleh deket-deket sama cewek lain disini, terus loh harus telfon gue kalau ada apa-apa yah!"kata Arisa sambil menunjukkan kelingkingnya pada Arham
melihat hal itu membuat Arham tersenyum lalu menautkan jarinya juga.
janji"kata mereka berdua bersamaan sambil tersenyum
__ADS_1
yaudah masuk gih, jangan lupa istirahat" kata Arham
oke bye" kata Arisa melambaikan tangannya lalu masuk kerumahnya.