Luka Diantara Jarak!

Luka Diantara Jarak!
waktu


__ADS_3

dikamar, Arisa kemudian berfikir untuk menghubungi Arya untuk meminta waktu sebulan lagi di Indonesia karena dia ingin menghabiskan waktu bersama Arham karna nanti pasti akan sangat sulit untuk mereka berdua ketemu. Dan jika dipikir mereka baru saja bersama bukankah aneh rasanya jika mereka harus LDR, yah meskipun Arham tidak menembak Arisa tapi hubungan mereka berdua kan termasuk dewasa jadi tanpa harus meminta jadi pacar kan.


Kemudian Arisa pun menelfon Arya untuk meminta agar diberikan waktu sebulan lagi di Indonesia.


Halo pa" kata Arisa "papa sibuk yah" lanjut Arisa


halo sayang, nggak kok ini papa baru aja selesai meeting ada apa sayang?"kata Arya


eh gini pa, Arisa udah tahu soal papa yang datang buat jemput Arisa buat kuliah diluar negeri" kata Arisa


bagus kalau mama kamu udah ngasih tahu kamu" kata Arya, jadi kamu nggak nolak kan buat ikut papa keluar negeri?" lanjut arya


eh Arisa mau kok pa, tapi bisa nggak ngasih waktu Arisa di Indonesia lagi selama 1 bulan"


Emm" kata Arya seraya berfikir


boleh yah pa, satu bulan aja Arisa pengen satu bulan ini buat jalan-jalan sama temen Arisa soalnya kan nanti bakal susah kalau mau ketemu pa"kata Arisa membujuk Arya


yasudah kalau seperti itu, tapi hanya satu bulan habis itu kamu sudah harus berangkat" kata Arya


beneran pa?"kata Arisa


iya sayang, tapi janji cuma satu bulan" kata Arya mengingatkan putrinya


iya janji pa, makasih pa"kata Arisa ,yaudah kalau gitu selamat beristirahat pa


Iya sayang, bye" kata Arya mematikan telfonnya


Setelah Arya mematikan telfonnya, dia pun menghubungi seseorang.


apa kamu yang meminta airsa untuk tetap tinggal di Indonesia?Kata Arya kepada seseorang dibalik telfon yang ternyata mantan istrinya


apa maksud kamu mas, aku nggak pernah meminta Arisa untuk tinggal lagi denganku selama sebulan"kata bulan kaget, karna dia sendiri baru tahu kalau Arisa masih akan tinggal selama sebulan lagi.


sudah kamu jangan berpura-pura lagi bulan, kamu pikir aku nggak tahu otak licik kamu itu" kata Arya kesal


apa maksud kamu mas, selalu saja aku yang kamu salahkan" kata bulan


memangnya kamu tidak sadar atas kesalahan kamu selama ini?"


"mas aku minta maaf, aku tahu aku salah tapi bisa nggak kamu jangan pernah mengungkit masa lalu!


haha.., tidak semudah itu bulan berapa puluh tahun pun berlalu aku nggak akan mungkin bisa lupa atas penghianatan kamu"

__ADS_1


terserah kamu mas, aku udah capek kamu salahkan"


pokoknya aku mau Arisa tetap keluar negeri Minggu depan titik, kamu tahu itu bulan!" kata Arya sambil mematikan panggilan telponnya.


ya Allah maafkan hamba" kata bulan sambil menangis


Arisa yang mendengar percakapan mamanya tadi, hanya bisa terdiam kemudian dia menghampiri mamanya yang menangis sambil memeluknya. ingin rasanya Arisa bertanya tentang apa yang terjadi kenapa papanya mengatakan hal seperti itu.


Arisa, maafkan mama nak"


mama udah yah, nggak apa-apa kok"


hiks-hiks" bulan menumpahkan segala kesedihannya kepada Arisa sambil memeluknya


maafin Arisa yah ma, gara-gara Arisa masih mau disini papa jadi marah sama mama maafin Arisa yah".kata Arisa memeluk erat ibunya


justru mama yang harus minta maaf nak, gara-gara mama kamu harus meninggalkan teman-teman kamu untuk bersekolah diluar negeri" kata bulan menatap anaknya


ini bukan salah mama kok, lagian Arisa seneng bisa sekolah diluar negeri dan Arisa udah mutusin buat keluar negeri Minggu depan" kata Arisa tersenyum


sekali lagi maafin mama yah nak" kata bulan


iya nggak apa-apa ma".


Satu Minggu ini arisa benar-benar memanfaatkan waktunya dengan baik, dia tidak mau menyia-nyiakan waktunya. Hari ini adalah hari terakhir Arisa berkencan dengan Arham dan seperti biasa Arisa sudah dijemput Arham bedanya hari ini mereka doubel date, sudah ada Eko dan Dira yang menunggu mereka di cafe.


hai guys sorry yah lama" kata Arisa memeluk Dira


iya santai aja, nggak berasa kok nunggunya haha" kata Dira sambil membalas pelukan Arisa


hai Arisa" kata Eko


haii Eko, gimana apa gue berdua datangnya kecepatan yah haha" kata Arisa tertawa sambil melirik Dira


bisa aja loh Risa" kata Eko salting


Eh, Arham makin bersinar aja tuh muka" kata Eko menggoda Arham


apaan sih loh" kata Arham malu


yaelah nggak usah malu kali, Untung gue cepet bertindak yah kalau nggak tuh muka tambah kusut dah gara-gara kehilangan penyemangat hidup" kata Eko tertawa


udah deh Ko jangan godain Arham muluk, mending pesan makan yuk lapar nih" kata Dira sambil memilih menu makanan yang sudah disiapkan tadi oleh pelayan

__ADS_1


Disaat mereka sudah makan, akhirnya Arisa pun mengatakan bahwa besok dia sudah akan berangkat keluar negeri untuk melanjutkan studinya


Gue udah berangkat besok" kata Arisa


hah, loh yang benar" kata Dira


Beneran?" kata Eko kaget


sedangkan Arham hanya memilih diam dan hanya menganggukkan kepalanya


iya, soalnya bokap gue udah pesan tiket pesawat buat gue" kata Arisa


berarti ini hari terakhir kita jalan dong" kata Dira sedih


sabar yah bro" kata Eko menepuk pundak Arham


sekarang kan ada pesawat jadi gampang kalau mau ketemu" kata Arham kemudian memegang tangan Arisa dan tersenyum


Iya bener" kata Arisa membalas senyuman Arham


yaudah kalau gitu gue antar balik Arisa dulu yah, dia harus istirahat supaya nggak kecapean dipesawat nanti" kata Arham menarik tangan Arisa


eh,sampai ketemu dibandara yah guys see you" kata Arisa sambil mengikuti langkah kaki Arham


diperjalanan Arham hanya terdiam sambil memegang tangan Arisa, dia bingung harus seperti apa tanpa Arisa karena baginya Arisa adalah hidupnya.


Setiba didepan rumah Arisa, Arham pun turun untuk membukakan pintu untuk Arisa.


gue duluan yah,nanti pagi baru gue kesini buat nganterin loh kebandara" kata Arham


Arham, loh marah yah sama gue?" kata Arisa


mendengar hal itu,kemudian Arham memutar badannya dan berkata" nggak kok, lagian ini buat kebaikan loh juga kan. Tapi ada syaratnya!


apa syaratnya?" tanya Arisa


loh harus jaga kesehatan disana, kuliah yang bener dan jangan Deket sama cowok bule disana mengerti?" kata Arham tersenyum


iya mengerti, loh juga nggak boleh deket-deket sama cewek lain disini, terus loh harus telfon gue kalau ada apa-apa yah!"kata Arisa sambil menunjukkan kelingkingnya pada Arham


melihat hal itu membuat Arham tersenyum lalu menautkan jarinya juga.


janji"kata mereka berdua bersamaan sambil tersenyum

__ADS_1


yaudah masuk gih, jangan lupa istirahat" kata Arham


oke bye" kata Arisa melambaikan tangannya lalu masuk kerumahnya.


__ADS_2