Luka Diantara Jarak!

Luka Diantara Jarak!
Welcome Paris


__ADS_3

jam 07:00 Arisa telah selesai bersiap-siap sekarang dia menunggu Arham untuk mengantarnya dan Bulan ke bandara, tidak lama menunggu Arham pun datang.


assalamualaikum Tante" kata Arham lalu bersalaman dengan bulan


waalikumsalam nak" jawab bulan


hai"kata Arham setelah melihat Arisa yang tampak sangat cantik hari ini


hai" balas Arisa kaku, dia merasa tidak PD diperhatikan seperti itu oleh Arham


berangkat sekarang yuk, keburu siang nanti macet dijalan" kata Bulan


eh iya Tante" kata Arham gelagapan


diperjalanan Arisa dan Arham saling memandang, rasanya sangat berat harus menjalani hubungan jarak jauh seperti ini.


sesampainya di bandara, kedatangan mereka bertiga telah disambut oleh dua sepasang sejoli siapa lagi kalau bukan Dira dan Eko


assalamualaikum Tante" kata Dira dan Eko lalu bersalaman dengan bulan


waalaikumsalam anak-anak" kata Bulan


Selamat pagi semuanya, untuk penerbangan menuju Paris akan dimulai pukul 9:00 jadi diharapkan penumpang yang masih diruang tunggu untuk segera ke pesawat!


mendengar pemberitahuan itu, seketika Arisa langsung memeluk bulan berat rasanya untuk berpisah karena sebelumnya Arisa tidak pernah berpisah dengan bulan. dan sekarang Arisa akan berpisah dengan bulan selama 4 tahun.

__ADS_1


udah nak, jangan nangis nanti kamu diketawain orang loh"kata bulan berusaha menenangkan Arisa


Risa nggak mau pisah sama mama" kata Risa


Kan sekarang udah ada pesawat nak, jadi gampang kalau kamu kangen pasti mama langsung datang"


mama janji yah, datang jengukin Risa" kata Risa sambil menghapus air matanya


iya mama janji" kata bulan


Safe light yah Risa"kata Dira memeluk Sahabatnya itu


iya Dira, makasih yah loh sering-sering yah kerumah jengukin mama gue"


iya tenang aja


makasih Eko",


safe light yah, kabarin gue kalau loh udah sampai disana kata Arham memegang tangan Arisa


iya, hiks hiks" kata Arisa menangis


udah jangan nangis, Indonesia ke Paris Deket kok tenang aja" kata Arham menjitak dahi Risa


Auh,sakit tahu" kata Arisa mengelus dahinya

__ADS_1


yah biar loh nggak nangis" kata Arham tertawa


yaudah gue berangkat sekarang yah,kalian baik-baik yah disini" kata Arisa


iya pasti" sahut Eko, Dira, dan Arham sedangkan bulan menganggukkan kepalanya


assalamualaikum" kata Arisa


belum jauh Arisa melangkah bulan langsung memanggil Arisa


Arisa baik-baik yah nak" kata bulan sambil melambaikan tangannya


iya ma" balas Arisa sambil melambaikan tangannya


Arisa pun melangkah sampai bayangannya menghilang dibalik pintu.


kemudian mereka semua meninggalkan bandara, Arham mengantar bulan lalu kemudian Arham kembali kerumahnya untuk beristirahat.


Sa, gue kangen sama loh berat rasanya ditinggal seperti ini tapi gue bisa apa. gue nggak mungkin nahan loh disini" kata Arham yang memejamkan matanya ditempat tidurnya.


dipesawat Arisa masih saja meneteskan air matanya, dia tiba-tiba merindukan Arham dia takut kalau Arham akan depresi lagi, dia takut kalau Arham terluka lalu tidak ada yang membantu dirinya untuk membalut luka itu.


maklum jika hal itu terus berputar-putar dipikiran Risa karna Arham adalah cinta pertama dan pacar pertamanya.


gini amat sih percintaan gue, gue pikir bakal kuliah sambil ngejalanin hari-hari gue dengan ngadate bareng Arham kek difilm romantis yang biasa gue nonton eh ini nggak" kata Arisa menghela nafas dengan kasar

__ADS_1


setelah mengerutut panjang, akhirnya Arisa pun tertidur karna kelelahan.


__ADS_2