Luka Diantara Jarak!

Luka Diantara Jarak!
.......


__ADS_3

HAPPY READING YAH GUYS🌹


SEMOGA KALIAN SUKA🌹🌹🌹


...Kita berjalan bersama...


...namun memilih berpisah di persimpangan...


...jalan ini...


"Gimana mungkin aku bisa berjalan bersama dengan orang yang aku cintai, dimana orang itu memiliki tangan orang lain yang digenggamnya dalam arah yang kita lewati bersama nanti"


"Hai Pa, Are you ok?" kata Risa memandang foto Arya


"I Miss pa, Risa nggak tahu lagi mau mengadu kemana. Risa benar-benar hilang arah pa"


"Risa masih sangat mencintai Arham pa, masih sangat"


sangat.


*****


"hah hari ini terasa sangat berat" kata Risa memandangi dirinya dalam cermin


"Ayo demi papa"


"Haiii Risa" kata Dira melambaikan tangan didalam mobilnya setelah menurunkan kaca mobilnya


"Ahh iya-iya" kata Risa segera mengunci rumahnya dan berlari kecil menuju mobil Dira

__ADS_1


"thanks banget yah beb, udah mau nemenin cari gaun" kata Dira tersenyum


"Lihat saja apa kamu akan sanggup untuk menemani ku Risa" kata Dira dalam hati


"nggak masalah, kamu kan udah minta izin sama Bosku" kata Risa memandang kedepan jalan


" wah, hahaha kenapa kau menyebut Arham dengan sebutan bos? sebut nama saja. Bukankah kalian berdua itu pernah dekat jadi rasanya sangat aneh bukan kalau kalian bersikap kaku seperti ini hahaha" kata Dira sambil menyetir


"Ntahlah, aku lupa" kata Risa menatap Dira


" lupa? hahha bagaimana mungkin kamu lupa sa" kata Dira tertawa dan bersikap tidak bersalah


"Bukankah hal yang telah berlalu bisa saja orang lupa? hal itu lumrah" kata Risa


"yah aku tahu, tapi takdir benar-benar tidak bisa ditebak yah, sekarang kalian bisa bekerja bersama padahal kukira kalian tidak akan bertemu lagi"


"dan yang lebih menarik lagi, kau menjadi sekretaris calon suami ku haha. Kita memang akan selalu menjadi sahabat yah"


"Ah hahaha, kau sudah lama tinggal di rumah itu?" kata Dira mengalihkan pembicaraan karena takut akan tatapan Risa


"Yah"


"rumahmu lucu juga hahaha" kata Dira kaku


"Dasar, kenapa aku seperti ini. Harusnya aku yang membuat dia tidak nyaman kenapa harus aku yang merasa tidak nyaman begini"


*****


sedangkan dikantor, Arham tidak tenang dan mondar-mandir didalam ruangannya. Dia kepikiran dengan Risa dia takut kalau-kalau Dira akan membuatnya tidak nyaman apalagi dia sangat tahu tabiatnya Dira.

__ADS_1


"Hah kenapa tidak diangkat!"


"Ayo angkat telfonnya!"


"Halo sayang?"kata seorang wanita diseberang telfon setelah beberapa kali Arham menelfon


"kau dimana?"kata Arham


"Aku di butik sayang, kenapa?apa kau kangen?"Kata Fira berpura-pura terlihat mesra ditelfon didepan Risa


"Hah, kau tahu dengan benar Dira aku tidak menyukai hal yang kau lakukan sekarang! Aku mohon pulanglah, bukankah kau memiliki asisten pribadi kenapa kau harus mengorbankan Risa?"


mendengar perkataan Arham membuat suasana hati Dira menjadi jelek.


"Ok sayang, aku juga sangat merindukan mu. Byee love you" kata Dira mengakhiri telfonnya


Dira benar-benar jengkel dengan sikap Arham yang masih mengkhawatirkan Arisa, hal itu membuat Dira sangat membenci Risa seandainya saja Risa tidak muncul kembali di kehidupan Dira dan Arham maka Arham tidak akan bersikap seperti ini padanya.


Walaupun sebenarnya Arham selalu bersikap acuh pada Dira, dia merasa tidak apa-apa karena baginya Arham adalah segalanya. Namun sekarang Risa datang membuat hati Arham goyah terhadapnya.


HAIII SEMUAAA MAAF YAH HARI INI SAYA BARU BISA UP🙏🙏🙏🙏🙏


SOALNYA SAYA BENAR-BENAR SIBUK🙏


OHIYA SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA, LANCAR YAH PUASANYA GUYSSS🌹🌹🌹🌹


MISS YOUU❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA FOLLOW IGKU YAH @srnitabrianna18

__ADS_1


THANKS


__ADS_2