MANTAN POSESIF

MANTAN POSESIF
eps 12 rasa diantara rasa


__ADS_3

Tak terasa 1 Minggu pun telah berlalu,setelah mengetahui kebenaran yang sebenarnya siapa yang telah menghamili alin dan bersihnya tuduhan pada Angga yang memang dia tidak bersalah itu membuat semuanya bernafas lega.


masalah si pelaku,tak disangka Rafa malah kini telah mendekam dipenjara karena tuduhan tentang pelecehan seksual yang ia perbuat pada alin,siapa yang melaporkannya tentu saja Arta.


ingat!!siapa yang membuat rencana ini?ya.. queen lah orangnya,apakah rafa memberitahu Arta siapa yang merencanakan ini?tentu saja Rafa memberitahu dia hanya orang suruhan queen yang sengaja untuk menjebak alin.


Tapi karena bukti yang tak cukup mumpuni Arta tidak bisa begitu saja melaporkan queen dia berjanji suatu saat nanti akan mencari bukti terkait kasus ini dan angga dan para sahabatnya pun dengan senang hati juga akan membantu Arta dan itu membuat Arta sangat berterimakasih pada mereka.


masalah Angga kini ia telah pulih dari sakitnya dan mulai kembali bersekolah seperti biasanya


bagaimana dengan hubungannya dengan Clara setelah insiden kemarin?angga tidak tau harus menggambarkan nya bagaimana yang jelas kini ia dan Clara pun terlihat lebih baik dari terakhir kali mereka sempat bermusuhan,masalah dekat atau tidaknya hanya mereka yang lebih mengetahui.


kalian tanya apakah clara dan Angga masih memiliki rasa yang sama?mungkin itulah jawaban yang tepat dilihat dari sikapnya Angga yang memang akhir akhir ini mulai mendekati Clara lagi ditambah satu cecunguk yang tak lain adalah Raka yang ikut ikutan mendekati Clara hal itu membuat Angga selalu kesal dan emosi jika berhadapan dengannya.


seperti saat ini Clara yang kini tengah berada di perpustakaan ia sedang disibukkan dengan tugas dari Bu reta melihat kedua cowok yang ada didepannya ini membuat darah Clara mendidih liat saja apa yang mereka lakukan saat ini


tangan dikepala angga,kaki dibahu raka,rambut keduanya acak acakan,baju sudah tak bisa layak di bilang seragam.


"mati ..Lo mati .. "ucap Angga sambil menyelinapkan wajah raka dilipatan kakinya


"lo yang mati ..enak aja ..rasain nih .. gue masih mau hidup dan buat yayang Clara Nerima gue .."ucap Raka sambil menarik kepala Angga dan kini berbalik Angga lah yang terjepit dilipatan kakinya


tidak mau kalah Angga pun lagi lagi mendorong tubuh Raka melalui kaki depannya dan berhasil lolos lah ia karena wajah raka yang terpental kebelakang dan tubuh raka pun melemah akibat sentakan kakinya


"duh idung gue anjing ..."umpat raka sambil memegangi hidungnya yang terlihat mimisan sebelah


Angga pun tak perduli ia pun kembali menarik kepala Raka dan menyembunyikannya di keteknya


"enak aja Lo panggil Clara yayang emang mau gue bunuh Lo ..nih rasain ketek gue" ucap Angga dengan wajah puasnya


"woyyy jijik ketek Lo bau .. "ucap Raka sambil menutupi hidungnya


"rasain ...hahaha " ucap Angga puas


Dan bla bLa bla


sungguh Clara yang melihat itu pun sangat sangat kesal dibuatnya belum lagi pandangan para siswa disekeliling perpustakaan pun sudah tak terkendali menawakan tingkah absurd mereka.


cukup sudah Clara sudah tidak tahan lagi melihat ini darah nya sudah mendidih dari tadi dan sudah diujung dan kini Clara sangat sangat tidak bisa menahannya lagi beruntung kepala perpus nya kini tengah sarapan dikantin kalau tidak sudah Clara pastikan keduanya bakal dihukum berjemur seharian mungkin.


"KALIAN BERDUA BISA BERHENTI GAK


SIH .. "teriak Clara


Mata keduanya pun sontak kearah Clara dengan pandangan melongonya,melihat itu ingin sekali clara mencabik cabik,mengunyek ngunyek itu wajah sangat tabokable sekali permisahπŸ˜’


melihat kemarahan diwajah Clara terlihat dari matanya yang berapi-api diselangi wajahnya memerah membuat keduanya meneguk ludah mereka susah payah


matilah batin keduanya berucap


"oke diam aja .. diam gitu bagus ..bagus .. "ucap Clara garangnya


"berdiri kalian berdua .. "titah Clara sontak saja mereka pun langsung menurut


"perbaiki baju kalian" titah Clara mereka pun lagi lagi menurut,sungguh saat ini Clara tengah mendalami perannya sebagai nyai yang tak bisa dibantah anjim sa'e:^)


setelah clara lihat mereka pun cukup rapi walaupun hanya sedikit ia pun berlalu mendekati keduanya mata Clara pun melotot menatap keduanya itu


"udah marah marah nya ha .. udah absurd tannya ha..udah malu maluin nya ha..


mau tambah lagi ha .."ucap Clara


"dia yang mulai .." ucap Angga menunjuk Raka disampingnya yang tengah mengusap hidungnya yang masih mimisan itu


"Mana ada Lo yang mulai .." ucap Raka tak mau kalah


dan lagi lagi mereka pun ribut


"DIAMM.. "teriak Clara


sontak saja keduanya pun langsung minkem


"udah deh mendingan kalian pergi aja pusing gue liatnya .. " lelah Clara


"hah pusing kenapa claa .." ucap Raka tiba tiba khawatir


"claa gue pijitin yah .." ucap Angga cemas


"AAAAA lama lama bisa darah tinggi gue kalo terus dihadapin sama Lo..elo.. pada .. "tunjuk clara kesal pada wajah keduanya setelah itu ia pun langsung pergi dari hadapan mereka.


sepeninggal Clara Angga dan Raka pun langsung menatap satu sama lain dengan pandangan permusuhannya.


Angga menatap tajam Raka begitupun juga Raka


"awas Lo .. "ucap Angga dan berlalu pergi dari hadapan raka


"Yee apa an.. Lo tuh yang awas enak aja .. "ucap Raka seraya menendang pantat Angga


Angga pun langsung berbalik arah


"apa apa .. "ucap Raka


melihat itu Angga pun berdecak


"awas Lo yaa .. "ucapnya sambil menunjukan kedua jari telunjuk dan tengah dari jauh pada Raka


mendengar itu Raka pun memutar bola matanya malas sambil mengikuti gaya bicara Angga


"iwis Li ya .. "ucapnya dengan muka yang ia lebih lebihkan.


disisi lain


terlihat alin dan Arta yang kini tengah sibuk dengan urusan pernikahan mereka yang bakal diadain besok tepatnya hari Minggu besok


"ih kenapa warna nya itu ganti ganti ..." ucap alin pada mamang mamang yang tengah menggantungkan sebuah tenda disana


"eh itu miring dikit nah iya itu bagus .."


"mba jangan ditaroh disini kurang bagus nanti diliatnya iya taruh disitu aja ya .. "


Arta yang melihat betapa cerewetnya calon istrinya itu pun menggelengkan kepalanya ia pun dengan pelan berjalan menghampiri alin dan langsung memeluknya dari belakang


"kamu gak boleh capek byy.. istirahat yah .." ucap Arta tiba tiba


sontak saja alin pun membalikkan tubuhnya dan langsung memeluk arta dan menenggelamkan wajahnya didada bidang itu


Arta pun terkekeh melihat itu ia pun berlalu membalas pelukan alin


"kenapa pengen sesuatu ..?" tanya Arta


alin pun menegakan kepalanya dan mengangguk lucu disana Arta yang melihat itu pun dibuat gemas ingin sekali ia mencium alin saat ini tapi karena terlalu banyak orang disini mau tak mau ia pun harus menahan keinginannya itu.


"iya Dede bayi pengen makan cendol ..?" ujarnya


"cendol?" ulang Arta


dan alin pun mengangguk cepat,


"mmmmm mau cari sekarang .. ?"tanya Arta lagi


lagi lagi alin pun mengangguk


"yaudah ayo "ucap nya seraya menggenggam tangan mungil alin,dan segera pergi menuju tempat cendol dijual.


.....


hubungan Sandra,clara dan Mel pun juga kembali membaik buktinya kini mereka pun tengah asik menggosipkan sebuah grup terkenal saat ini


"eh liat deh ganteng kan .."ucap Sandra sambil menunjukan foto salah satu member grup korea itu disana,sontak saja Mel dan clara pun melihatnya mereka pun mengangguk membenarkan.


"siapa namanya sand ?"tanya Clara jujur ia tidak terlalu mengetahui siapa siapa itu dari mukanya saja dia merasa semuanya mirip tak ada bedanya


"ah ini namanya seokjin .. " ucap Sandra


"oh .. "ucap clara dan Mel bersamaan


"Mel Lo gak tau mereka ..?"tanya Sandra


"kagak"ucap Mel


"gue bukan kpopers macam elo .."ucap Mel lagi dan tiba tiba langsung mengambil novelnya Dan mulai membacanya


"kebiasaan" ucap Sandra sambil menatap Mel malas


"kenapa Mel?" tanya clara heran

__ADS_1


"udah gak usah dipikirin ..nih nih liat lagi .."sambil menunjukan kembali foto foto biasnya pada Clara


"yaampun suami suami gue .." ucap Sandra dengan wajah mupengnya


"ah males ah gue.. "ucap Clara melihat betapa lebay nya temannya satu ini


tiba tiba ponsel Clara pun berdering


tertera disana nama seseorang


Angga calling ...


Clara pun menatap mel dan Sandra yang tengah sibuk sendiri itu ia pun kemudian bangkit dari duduknya dan menjauh untuk mengangkat panggilan dari angga


"halo ngga .. "ucap Clara


claa gue ada di rooftop bantuin gue pliss .. ucap angga disana


"Lo kenapa ngga .." ucap Clara sedikit cemas


gue .. pokoknya cepetan kesini bantuin gue claa .. ucap Angga lagi


sontak Clara pun langsung mengiyakan dan langsung berlari menuju rooftop sekolah,sampai Sandra yang memanggilnya pun tak dihiraukan oleh Clara.


.....


Setibanya Clara dirooftop dengan nafas ngos- ngosan sebab larinya tadi Clara pun mulai berjalan dan melihat sekelilingnya tak terlihat Angga disana


"Angga .."panggil Clara sambil mencari-cari keberadaan Angga disana


"Lo gak ngerjain gue kan .. Angga .."panggil Clara lagi dan masih tidak ada jawaban disana


tiba tiba seseorang menutupi matanya dari belakang sontak saja tubuh Clara pun menegang berbagai macam pikiran buruk pun mulai menghantui kepalanya,seperti menyadari ketegangan di diri Clara sontak saja pelaku yang tak lain Angga pun mendehemkan suaranya


"ehmmmm gak usah takut .." ucapnya dan langsung membuka tangan nya dari mata clara


Clara pun langsung membalikan tubuhnya dan kini ia dan Angga pun berhadapan


"Lo jangan nakut-nakutin gue kenapa sih .. "


kesal clara


angga pun menatap Clara merasa bersalah


"takut ya .. iya deh maafin gue ya .." ucap Angga


Clara pun menghela nafasnya pelan


"yaudah .. Lo tadi minta bantuan gue apa an.."ucap Clara


tiba tiba Angga pun tersenyum mendengar itu


"tunggu bentar .."ujarnya dan berlalu dihadapan clara terlihat Angga tengah mengambil sesuatu dibawah kursi yang tertera disana,


"Lo ngapain sih bawa karpet segala" ucap Clara


seraya melihat Angga yang tengah menghamparkan sebuah karpet dilantai


"duduk sini.." suruh Angga


Clara pun mengiyakan saja,setelah mendudukan dirinya di karpet itu ia pun kembali bertanya pada Angga


"terus apa yang harus gue bantu .. "


bukannya menjawab Angga pun malah tersenyum ia pun mengambil sebuah gitar yang memang sudah ia letakan disamping nya tadi


"Lo tadi tanya kan apa yang harus Lo bantu .. "


Clara pun mengangguk


"cukup Lo duduk tenang disamping gue..itu udah cukup buat bantu gue ..."ucap angga sambil menatap dalam Clara disampingnya


dan tak lama petikan musik indah pun terdengar ditelinga Clara


kini Angga pun mulai menyanyikan lagunya dan pandangannya pun tak pernah luput dari wajah cantik Clara.


kau begitu sempurna ..


dimataku kau begitu indah ..


di setiap langkah ku ..


ku kan selalu memikirkan dirimu ..


tak kan mampu bayangkan hidup ku tanpa cintamu ..


jangan lah kau tinggalkan diriku ..


takkan mampu menghadapi semua ..


hanya bersamamu ..


ku akan bisa ..


kau adalah darahku ...


kau adalah jantungku ...


kau adalah hidupku ..


lengkapi diriku ..


oh sayang ku kau begitu ..


sempurnaa ...


setelah menyelesaikan lagunya mata Angga pun tak pernah lepas dari wajah Clara begitu juga Clara ia pun dari tadi tak hentinya menatap Angga


entah kenapa tiba tiba air mata Clara pun jatuh dengan sendirinya sontak saja Angga pun langsung menghapuskan air mata itu dengan pandangan yang masih tak lepas dari Clara


"nggaa.. "lirih Clara


"iya claa .." jawab Angga


"ngapain Lo nyanyi kek gitu sama gue sih .."ucap Clara


"hikh ..hikh .. gue .. hikh .. gue .."


"gue kenapa claa .. " ucap Angga ia jadi penasaran apa kelanjutan dari ucapan Clara kali aja gitu Clara mau ngungkapin perasaanya pikir Angga


"gue .." ucap Clara sungguh angga sangat dibuat penasaran ia pun menegakan tubuhnya agar jelas mendengar ucapan Clara


"huwaaa guee ..terharu keinget drama yang gue tonton kemarin lagu nya kek gitu juga .." ucap Clara sambil mengusapi air matanya dengan pikiran yang tertuju pada drama yang ia tonton


bagaiman perasaan Angga saat ini?


tak retak retak tekakak itulah gambaran hatinya


bagai kaca dibelah dua bagai hati dibelah tiga bagai duren dibelah lima.


kini Angga menatap gadis didepannya ini dengan pandangan datarnya dibilang kesal ya tapi cinta dibilang marah tapi nggak tega juga


akhirnya iya pun membuat keputusan bahwa pernyataan cintanya hari ini gagal


Angga pun bangkit dari duduknya


"gue pergi makasih bantuannya .."ucap Angga dengan datarnya dan berlalu dari hadapan clara


tapi lagi lagi Angga memundurkan langkahnya dan kembali menatap Clara


"dasar gak pekaaa .. "ucapnya lagi dan langsung berlari dari sana


Clara pun dibuat heran dengan tingkah Angga


"ngapain sih dia apa an yg gak peka .."


"au ah mending gue kekelas aja .."ucapnya dan langsung bangkit dan melangkahkan kakinya menuju kelasnya.


.....


kini jam menunjukan pukul 9 pagi bertepatan hari Minggu pernikahan alin


terlihat dari tadi Clara mondar mandir dikamarnya mencari sesuatu yang amat penting baginya apa lagi kalau bukan smartphone kesayangannya itu


"aduh dimana sih gue taro .. "ucap Clara pada dirinya sendiri

__ADS_1


pintu kamar pun diketok


tok tok tok


"clara udah gak sih dandannya.." ucap papa Arya


Clara pun langsung membuka pintu kamarnya


"pah liat ponsel Clara gak ..?" tanya Clara


"ponsel?" ulang papa Arya


Clara pun mengangguk


"gak tau emang kamu dimana narohnya ..?"


"itu dia pah Clara lupa terakhir kali naroh nya sih ditas tapi tadi udah Clara cari kok emang gak ada .. "keluh Clara


papa Arya pun berpikir sebentar kemudian ia pun melirik jam ditangannya


"yaudah beli lagi aja .. "ucap papa Arya gamblangnya


mendengar itu Clara pun melongo bukan masalah duitnya yang Clara cemaskan tapi isinya ada banyak kenangan yang tersimpan diponselnya itu.


"cepetan deh nanti telat lagi .."ucap papa Arya yang melihat Clara yang tiba tiba melamun itu


"pah pokoknya Clara gak mau tau papa harus cari tu ponsel clara .. "ucap Clara dan langsung mendahului papa Arya .


papa Arya melihat anaknya itu pun menggelengkan kepalanya takjub


mirip banget sama mamanya batin papa Arya berucap


"duh gimana aku nyarinya yah ..udahlah yang penting berangkat dulu.." ujar papa Arya pada diri sendiri.


ditengah perjalanan menuju gedung pernikahan Arta dan alin tepatnya didalam mobil keluarga Clara


"sayang mukanya kenapa cemberut gitu?" tanya mama Mia sambil menolehkan kepalanya kebelakang menatap sang anak


clara mendengar itu pun menghela nafasnya lelah


"ponsel Clara ilang mah .."keluh Clara


"kamu naroh nya dimana sih sayang .. "ucap mama Mia lagi


"itu dia Clara lupa mah .. "sedih Clara


"yaudah nih pake ponsel mama aja dulu nanti beli yang baru .. "ucap mama Mia sambil menyerahkan ponselnya pada sang anak


Clara pun mengangguk pasrah dan mengambil ponsel itu dari tangan mamanya lalu ia pun menghubungi nomornya disana


drrttt .. drrttt..


"lah terhubung kok .. eh eh kok tiba tiba mati .." ucap Clara


"kenapa sayang .. ?"tanya mama Mia


"mah ponsel Clara masih aktif mah .."


"pah pokoknya cari ya ponsel clara gak mau tau pokoknya ..."


papah arya pun menunjukan jari ok nya pada clara disela menyetirnya.


....


Setibanya diacara pernikahan Arta dan arlin


terlihat juga banyak para tamu yang berdatangan disana termasuk para teman teman Clara


"Clara .."panggil Sandra sambil melambai kearah Clara


sontak saja mata clara pun menuju kearah sang empu suara


"Hay .. "ucap Clara sambil melambai kearah sandra


"mah pah clara nyamperin temen clara dulu yaa.."ucap Clara


Papah arya Dan Mama Mia pun mengangguk


Baru Clara ingin menghampiri Sandra tiba tiba seseorang pun menarik tangannya cukup kuat hal itu mengakibatkan tubuh Clara pun tertarik kepelukan seseorang mata clara dan orang itu pun bertemu


"cantik banget hari ini .." ujarnya dengan senyum manisnya pada Clara


melihat senyum itu entah kenapa pipi Clara jadi memerah


"a..apa an sih .."ucap Clara malu-malu dan langsung menjauhkan dirinya dari orang itu


"ciyee baper yaa .. "goda orang itu yang tak lain adalah Angga


"a..apa an sih enggak ya .. "


"lo ngapain sih tarik-tarik gue .. "ujar Clara


"Yee bukannya makasih juga .."cemberut angga


"makasih buat apa an .. "ucap Clara


"ya nolongin Lo lah .."ujarnya


"oh .." ucap Clara


"oh doang ..?" tanya Angga


"terus gimana .. ?" tanya Clara


angga pun mendengar itu pun tersenyum pada Clara,Clara pun dibuat bingung dengan angga


"ikut gue .."ujarnya dan langsung menarik Clara


"ta..tapi kan .."ucap Clara sambil menatap Sandra yang tengah berbincang dengan seseorang


"udah ikut aja .." ucap Angga


disisi lain


terlihat Mel yang menatap Angga dan Clara disana tengah bergandengan tangan dengan tatapan tajamnya,disebelah tangannya pun juga terdapat sebuah ponsel yang tak lain adalah punya Clara


"Lo liatin apa an sih.." ucap Raka tiba tiba sudah berada disamping mel


Mel pun menunjuk Clara dan Angga dengan dagunya pada Raka


raka yang melihat itu pun sontak mengepalkan kedua tangannya


"tunggu aja .. "ucap Raka tajam sambil menatap Angga dan Clara yang tengah tertawa disana .


next capter ..


.


.


.


.gimana gimana ..ceritanya seru gak


maaf sih kalo ngebosenin ..πŸ₯Ί


oke seperti biasa aku bakal tetep ngasih bonus visual tiap capternya


kali ini aku gak banyak ngomong ya


bingung juga ngomong sendiri ya kan


kalo ada yang mau ngasih Saran ke aku boleh banget ... lagian aku penulis baru juga disini masih banyak kekurangannya ..siapa tau kalian yang baca ini banyak pengalamannya gitu kan di dunia novelis jadi aku butuh saran yang bagus gimana cara buat bikin novel nya jadi seru gitu ..


okeh maaf katanya gak banyak ngomong malah banyak ngomong maklumin aja kan author emang suka gitu..πŸ€“


hehe ini deh kali ini aku kasih visualnya Mel



nah ini dia .. gak rela deh kalo Mel nanti jadi peran jahat disini ..tapi mau gimana lagi liat aja kelanjutannya ya ..


jangan lupa like coment nya ya ..


see you papay ..πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2